ENHYPEN Rilis ‘THE SIN : BLISS’, Album Pertama dengan 6 Member
ENHYPEN resmi membuka lembaran baru! Pada Jumat, 21 Agustus 2026, grup besutan BELIFT LAB ini merilis mini album kedelapan mereka yang bertajuk ‘THE SIN : BLISS’. Rilisan ini menjadi momen yang paling dinantikan oleh para ENGENE, karena menjadi penanda era baru mereka dengan formasi 6 member.
Lewat album ini, ENHYPEN membuktikan bahwa kualitas vokal dan performa mereka justru melesat semakin tajam dan solid.
Babak Baru dengan Formasi yang Semakin Solid

Tahun 2026 memang menjadi momen yang cukup emosional sekaligus transformatif bagi ENHYPEN maupun ENGENE. Setelah Heeseung memutuskan untuk mengambil jalan berbeda dan berpisah dari grup pada bulan Maret lalu demi mengejar karir solonya (we absolutely love seeing everyone thrive in their own path!), Jungwon, Jay, Jake, Sunghoon, Sunoo, dan Ni-ki kembali merapatkan barisan.
Merilis karya setelah melewati masa transisi tentu bukan hal yang mudah. Namun, proses ini sama sekali tidak menyurutkan ambisi mereka. Dalam sebuah wawancara, Jungwon sang leader sempat mengungkapkan bahwa mereka memilih untuk fokus penuh pada kualitas musik dan hasil performa di atas panggung.
Bukti kerja keras itu pun terlihat nyata! Kehadiran formasi berenam ini terasa jauh lebih solid, powerful, dan semakin matang secara artistik, membuktikan bahwa ENHYPEN siap menaklukkan rintangan apa pun dengan energi yang fresh.
Euforia Cinta Terlarang di "Bloody Paradise"
Kalau kamu mengikuti alur cerita alias lore universe ENHYPEN dari awal debut, kamu pasti tahu kalau mereka adalah rajanya dark fantasy concepts. Mini album ke-8 ini merupakan kelanjutan langsung dari narasi album awal tahun ini, yakni ‘THE SIN : VANISH’.
Jika di era ‘VANISH’ kita diajak menyelami penderitaan dan angst meninggalkan kehidupan sosial demi cinta yang tabu antara manusia dan entitas vampir, ‘BLISS’ mengambil angle emosi yang jauh lebih meledak-ledak. Album ini mengeksplorasi rasa euforia saat mereka berani mendobrak batasan dan kabur bersama.
Namun, di balik euforia kebebasan dan pesona dunia baru itu, ada bayang-bayang kehancuran yang terus mengintai. Kombinasi emosi yang kontras inilah yang memberi nyawa pada konsep supernatural mereka kali ini.
Tema yang addictive tersebut dirangkum sempurna dalam title track mereka, "Bloody Paradise". Lagu ini ibarat racun manis yang merasuki telinga sejak detik pertama. Dengan lirik chorus yang menggoda, "Come touch me, party-arty / In our bloody paradise," lagu ini memancarkan aura seksi, reckless, dan keberanian absolut.
10 Track yang Mengalir Bagaikan Sebuah "Mystery Show"

‘THE SIN : BLISS’ menyajikan 10 track yang lirik dan musikalitasnya terhubung erat bagaikan sebuah "mystery show". Kesepuluh lagu ini menceritakan narasi perjalanan sepasang kekasih yang nekat mendobrak tabu:
Babak Awal: Dibuka dengan keyakinan cinta di "Two Fools", mereka lalu berhadapan dengan berbagai konflik pelarian lewat "Breaking News", "Stuck", dan "Bad For You".
Puncak Romansa: Lagu "Remnants of Love" membawa kita menuju title track andalan, "Bloody Paradise". Masterpiece ini menjadi inti cerita yang menggambarkan romansa paradoks; pesona cinta yang justru mekar membara di tengah krisis dan kejaran bahaya.
Akhir Dramatis: Ketegangan pertarungan terakhir memuncak di "The Last Moment" dan "Checkmate". Cerita lalu ditutup dengan penerimaan emosional di "Highlight" dan teka-teki yang meninggalkan rasa penasaran di track penutup, "Hidden Truth".
Pecahkan Rekor Penjualan di Hari Pertama

Kekuatan cinta dari ENGENE di seluruh penjuru dunia memang nggak ada tandingannya! Begitu album ini resmi dirilis, rekor demi rekor langsung mereka raih. Menurut data Hanteo Chart, album ini sukses terjual secara fantastis sebanyak 1.774.829 kopi hanya dalam waktu satu hari. Insane, right?!
Pencapaian ini menobatkan ‘THE SIN : BLISS’ sebagai album ketujuh dari ENHYPEN yang sukses menembus 1 juta kopi di hari pertama perilisannya.
Kejayaan mereka juga merajai tangga lagu digital global. Berdasarkan pernyataan BELIFT LAB, keesokan paginya mini album ini langsung meroket ke posisi No. 1 iTunes Top Albums di 23 wilayah, termasuk Jepang, Brasil, dan Malaysia. Sementara itu, "Bloody Paradise" sukses mengamankan posisi No. 1 iTunes Top Songs di 13 negara.
What's Next for ENHYPEN?
Era ‘THE SIN : BLISS’ benar-benar baru saja dimulai. Dengan koreografi memukau yang menyatukan seni tari dan misteri, jadwal promosi ENHYPEN di berbagai program siaran musik menjadi hal yang paling dinanti. Visual sinematik mereka juga terus mengukuhkan fakta bahwa BELIFT LAB selalu sukses mengeksekusi ide fantasi gelap dengan sempurna.