6 Band dengan Vokalis Perempuan yang Lagu-lagunya Wajib Masuk Playlist!

Ellena Azisia 27 Aug 2026

Tak bisa dipungkiri, kehadiran vokalis perempuan dalam sebuah band selalu membawa warna tersendiri. Mulai dari vokal yang powerful, karakter suara yang dreamy, hingga harmonisasi yang membuat lagu terasa hidup. Ya, suara perempuan dalam sebuah band kerap kali menjadi elemen yang membuat musik di band semakin berkarakter. Cosmo akan berikan sederet daftar band yang memiliki vokalis perempuan. Lagu-lagunya tentu patut masuk ke dalam playlist kamu. So, keep reading, dear!

1. Paramore

Warna suaranya yang powerful dan aksi panggung yang energik menjadi daya tarik seorang Hayley Williams, sang vokalis dari band pop punk, Paramore. Gaya fashion-nya yang ikonis dengan rambut berwarna-warni juga menjadi hal yang paling lekat dengan dirinya. Paramore dibentuk pada tahun 2004 di Tennessee, Amerika Serikat. Awalnya memang Paramore dikenal sebagai band pop punk atau emo punk. Namun seiring berjalannya waktu, Paramore semakin bereksplorasi dalam musiknya sehingga belakangan band ini memiliki lagu-lagu bergenre new wave. Sebanyak enam album studio telah dirilis oleh Paramore. Lewat lagu Misery Business, Ignorance, The Only Exception, Still Into You, dan berbagai lagu lainnya, band ini terus berjaya hingga saat ini. Pada tahun 2012 dan 2018 lalu, Paramore sempat menggelar konser di Jakarta. Hopefully, band yang digawangi oleh Hayley Williams, Taylor York, dan Zac Farro ini bisa kembali ke Jakarta lagi.

2. The Cranberries

Meski telah dibentuk sejak 37 tahun silam, lagu-lagunya masih kerap didengarkan hingga saat ini. Yes, The Cranberries merupakan salah satu band asal Irlandia yang punya pengaruh besar dalam skena musik alternative-rock. Lewat vokal Dolores O’Riordan yang berkarakter, band ini mampu dikenal secara global dan lagu-lagunya dinikmati oleh berbagai generasi. But sadly, setelah merilis berbagai hits seperti Linger, Zombie, dan Dreams, The Cranberries memutuskan untuk bubar pada tahun 2019 lalu, satu tahun setelah Dolores meninggal. Para anggota tersisa menyatakan bahwa mereka tak bisa melanjutkan band tanpa Dolores. Untungnya, band ini sempat bertandang ke Jakarta sebanyak dua kali yaitu pada tahun 2002 dan 2011, sebelum akhirnya Dolores berpulang dan The Cranberries bubar. Maka, penggemar The Cranberries di Indonesia sudah sempat menyaksikan penampilan live dari band tersebut meski hanya dua kali.

3. Wolf Alice

Band alternative-rock asal London yang satu ini dibentuk sejak tahun 2010. Beranggotakan Ellie Rowsell pada vokal dan gitar, Joff Odie sebagai gitaris, Joel Amey sebagai penggebuk drum, dan Theo Ellis sang pembetot bass, Wolf Alice berhasil merilis berbagai musik yang menjadi favorit banyak orang seperti Don’t Delete the Kisses, Bros, White Horses, dan Lipstick On The Glass. Warna suara Ellie yang terkesan dreamy dan smooth sangat menyatu dengan karakter musik Wolf Alice yang indie-rock dan dream-pop, dan inilah yang menjadi daya tarik band tersebut. Wolf Alice sempat mampir ke Jakarta pada awal tahun ini yaitu 13 Januari 2026. Siapa yang ikut meramaikan konser Wolf Alice?

4. The xx

Lagi-lagi dari London, kali ini Cosmo akan membahas The xx. Dikenal dengan suara musiknya yang minimalis, band ini beranggotakan Romy Madley Croft, Oliver Sim, dan Jamie xx. Romy dan Oliver menjadi vokalis utama secara bergantian maupun bersamaan untuk mengisi lagu-lagu dari The xx. Suara Romy yang lembut menjadi pemanis di setiap lagu The xx. Lewat lagu-lagu seperti Crystalized, VCR, dan Angels, The xx memperkenalkan musik dengan bunyi-bunyian yang sederhana, namun tetap emosional. Berkat lagu-lagunya, band ini disebut-sebut sebagai salah satu band indie paling berpengaruh di Inggris. Sama seperti ketiga band yang sudah Cosmo sebutkan, The xx sudah pernah tampil di Jakarta yaitu pada 23 Januari 2018 lalu. Ini membuktikan bahwa penikmat musiknya mampu menggaet pendengar musik dari seluruh dunia.

5. The Marías

Jika kamu sedang mencari musik dengan nuansa dreamy, The Marías bisa jadi jawabannya. Perpaduan musik indie-pop, jazz, dan psychedelic dari The Marías berhasil memikat para pencinta musik lewat suara María Zardoya yang lembut dan nyaman didengar. María sendiri kerap menyanyikan lagu-lagunya dalam bahasa Spanyol lewat lagu-lagunya seperti Hush, I Don’t Know You, Lejos de Ti, dan No One Noticed (Extended Spanish), ini pula yang menjadi daya tarik The Marías. Album terakhirnya yang bertajuk Submarine dan rilis pada tahun 2024 ini mampu membawa The Marías ke panggung yang lebih luas

6. HAIM

Berbeda dengan band-band rekomendasi Cosmo di atas yang hanya beranggotakan satu perempuan sebagai vokalis, ketiga member HAIM merupakan perempuan, dan menariknya mereka semua kakak beradik. Beranggotakan Danielle Sari sebagai vokalis, Este Arielle sebagai bassist, dan Alana Mychal pada gitar, HAIM mulanya dikenal lewat EP-nya yang bertajuk Forever dan rilis pada tahun 2012 lalu. Kemudian, nama HAIM semakin dikenal sejak mereka tampil di SXSW pada tahun 2012 lalu. Pada tahun 2015 lalu, penggemar HAIM semakin meluas karena HAIM sempat menjadi opener di konser Taylor Swift, The 1989 World Tour. Musiknya yang bergenre soft rock ini berhasil memikat para pencinta musik di seluruh penjuru dunia. Lagu-lagunya seperti Falling, Don’t Save Me, The Wire, dan Summer Girl cocok untuk masuk ke playlist-mu, babes.