Fakta Menarik tentang Serial The Shards! Drama Remaja Era 80an Menghadapi Teror Pembunuh Berantai

Rayoga Akbar 28 Aug 2026

We’re heading to Ryan Murphy’s universe again! Setelah mengeksplorasi drama lewat Love Story, produser kenamaan di balik Glee dan American Horror Story ini kembali dengan serial terbarunya, The Shards. Kali ini, Ryan Murphy membawa penonton ke genre thriller yang dipenuhi misteri, ketegangan, dan sedikit drama khas kehidupan remaja.

Berlatar Los Angeles pada era 1980-an, The Shards mengikuti kehidupan sekelompok remaja dari keluarga berada yang harus berhadapan dengan kemunculan seorang pembunuh berantai. Di tengah ancaman tersebut, cerita juga membawa tema tentang pencarian identitas, persahabatan, dan percintaan yang mewarnai masa remaja.

Yang membuat The Shards semakin menarik, kisahnya berangkat dari novel The Shards karya Bret Easton Ellis yang memadukan pengalaman personal dengan fiksi. Bahkan, Ellis turut terlibat langsung dalam proses adaptasinya bersama Ryan Murphy.

Dari cerita hingga deretan pemainnya, berikut sejumlah fakta menarik tentang The Shards yang perlu kamu tahu.

Terinspirasi dari Novel Bret Easton Ellis

The Shards

The Shards diadaptasi dari novel berjudul sama karya Bret Easton Ellis, penulis yang juga dikenal lewat American Psycho, novel kontroversial yang kemudian diangkat menjadi film pada 2000 dan dibintangi Christian Bale.

Berbeda dari American Psycho, The Shards lebih dekat dengan pengalaman personal Ellis. Novel ini merupakan karya autofiction yang mengambil inspirasi dari kehidupan sang penulis ketika masih remaja di Los Angeles pada era 1980-an, kemudian menggabungkannya dengan elemen fiksi dan thriller.

Hal menarik lainnya, karakter utama dalam cerita bernama Bret Easton Ellis, sama seperti sang penulis. Dalam versi serialnya, Ellis tak hanya menjadi sumber cerita, tetapi juga ikut terlibat di balik layar sebagai penulis dan executive producer.

Ketika Kehidupan Remaja Bertemu Teror Pembunuh Berantai

The Shards

Cerita berpusat pada Bret Easton Ellis, seorang siswa sekolah menengah di Los Angeles, dan kehidupan sosialnya bersama teman-temannya. Rutinitas remaja dari lingkungan elite tersebut mulai berubah ketika seorang siswa baru dan misterius bernama Robert Mallory muncul di sekolah.

Di waktu yang hampir bersamaan, Los Angeles juga dihantui oleh sosok pembunuh berantai yang dikenal dengan nama The Trawler.

Kehadiran Mallory membuat Bret mulai curiga bahwa siswa baru tersebut mungkin memiliki hubungan dengan serangkaian pembunuhan yang terjadi di sekitar mereka. Dari sini, cerita berkembang menjadi permainan antara rasa penasaran, paranoia, dan ketakutan ketika Bret berusaha mencari tahu siapa sebenarnya The Trawler.

Bertabur Pemain Muda

The Shards

Untuk menghidupkan karakter-karakter remaja dalam cerita, The Shards menghadirkan deretan aktor muda. Igby Rigney dipercaya memerankan Bret Easton Ellis, sementara Kaia Gerber tampil sebagai Susan Reynolds, sahabat Bret yang digambarkan sebagai siswi berprestasi.

Hayes Warner berperan sebagai Debbie Schaffer, kekasih Bret. Sementara itu, Graham Campbell memerankan Thom Wright, salah satu teman dekat Bret sekaligus kekasih Susan. Homer Gere, yang penampilannya mencuri perhatian di Euphoria season 3, didaulat menjadi siswa baru misterius Robert Mallory.

Serial ini juga melibatkan sejumlah nama yang lebih senior, termasuk Evan Rachel Wood, Wes Bentley, dan Jordan Roth.

Kaia Gerber Kembali ke Era 1980-an

The Shards

Salah satu daya tarik The Shards tentu saja ada pada kostumnya. Latar Los Angeles era 1980-an membuat serial ini menghadirkan gaya khas dekade tersebut, mulai dari  preppy hingga gaya glamor khas era tersebut.

Kaia Gerber pun menjadi salah satu wajah yang mencuri perhatian lewat penampilannya sebagai Susan Reynolds. Dengan latar cerita yang mengambil tempat di lingkungan sekolah elite Los Angeles, fashion menjadi bagian penting dalam membangun atmosfer dan karakter para tokohnya.

Troye Sivan Ikut Mengisi Soundtrack

The Shards

Tak hanya visual dan cerita yang membawa penonton kembali ke era 1980-an. Musik juga menjadi bagian penting dalam membangun atmosfer The Shards.

Troye Sivan bersama kolaboratornya, Leland, menciptakan lagu khusus untuk serial ini. Keterlibatan keduanya semakin memperkuat nuansa dramatis sekaligus nostalgia.

Terdiri dari Sembilan Episode

The Shards

The Shards hadir dalam sembilan episode. Serial ini bisa kamu saksikan melalui Disney+ Hotstar.

Jadi, siap kembali ke Los Angeles era 1980-an dan ikut memecahkan misteri di balik The Trawler?