Dari First Love hingga Heartbreak, Ini 5 Film Romance Indonesia yang Wajib Ditonton
Ketika menonton film romance, kita bukan hanya sekadar ingin melihat dua insan yang sedang jatuh cinta, tetapi terkadang kita juga ikut merasakan bagaimana sebuah hubungan bertumbuh, mengalami ujian, bahkan berakhir. Mulai dari cinta yang datang dari masa depan, pertemuan yang tak diduga-duga, higga hubungan yang harus berhadapan dengan kehilangan atau pilihan sulit.
Film romance dari sinema tanah air punya banyak cerita yang terasa dekat dengan kehidupan nyata. Jika kamu sedang mencari tontonan yang menyentuh hati, membuat tersenyum sendiri, atau bahkan sedikit mengingat seseoarng dari masa lalu, lima film Indonesia berikut bisa masuk ke watchlist kamu. Go grab your popcorn and tissue, babes!
1. Sore: Istri dari Masa Depan (2025)
Jika kamu pernah mendengar kalimat, “Kalau aku harus hidup seribu tahun lagi, aku akan tetap memilih kamu,” itu merupakan kalimat yang disampaikan Sore (Sheila Dara) untuk Jonathan (Dion Wiyoko). Dan kalimat tersebut cukup ikonis dan masih diingat para penonton film Sore: Istri dari Masa Depan (2025) hingga saat ini. Jonathan merupakan seorang laki-laki yang menjalani hidup tanpa memikirkan masa depan. Suatu hari, hidupnya berubah ketika Sore muncul secara tiba-tiba dan megaku sebagai istrinya dari masa depan. Dan ternyata, Sore datang bukan sekadar untuk bertemu Jonathan, tetapi untuk mengubah kebiasaan buruk Jonathan, agar ia terhindar dari penyakit yang menyerangnya di masa depan. Di tengah hubungan yang terasa tidak masuk akal, Jonathan perahan mulai mempertanyakan arti cinta.
2. Rangga & Cinta (2025)
Versi musikal dari Ada Apa dengan Cinta? (2002) ini kembali hadir dengan memperkenalkan Cinta (Leya Princy) dan Rangga (El Putra Sarira) generasi baru. Sama seperti film terdahulunya, menceritakan tentang Cinta, seorang siswi populer di sekolahnya. Cinta yang periang dan ekspresif bertemu dengan Rangga, laki-laki yang kaku dan pendiam. Kepribadiannya yang berbeda awalnya membuat Rangga dan Cinta kerap berseteru. Namun akhirnya keduanya sama-sama menyimpan rasa. Dengan format musikal, kisah Cinta dan Rangga hadir kembali dengan lagu-lagu ikonis yang sebelumnya muncul di Ada Apa dengan Cinta?. Dan lagu-lagu tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan mereka.
3. The Architecture of Love (2024)
Raia (Putri Marino) adalah seorang penulis yang bertolak ke New York lantaran dikhianati oleh suaminya, juga mengalami writer’s block. Tujuan utama Raia pergi ke New York adalah untuk mengembalikan kemampuan menulisnya dan menulis cerita-cerita baru. Di kota tersebut, ia bertemu River (Nicholas Saputra), seorang arsitek yang juga menyimpan luka dari masa lalu. Seiring berjalannya waktu, keduanya semakin dekat. Namun, akibat trauma yang ditinggalkan oleh mantan suami Raia, ia masih mengalami trauma. Meski Raia dan River saling tertarik satu sama lain, mereka masih tetap menjaga jarak sebab keduanya masih belum siap untuk membuka hati. Lantas, apakah Raia dan River akhirnya bersama?
4. Heartbreak Motel (2024)
Diangkat dari buku dengan judul sama karya Ika Natassa, film garapan Angga Dwimas Sasongko ini mengisahkan tentang Ava (Laura Basuki) yaitu seorang aktris yang hidup dalam sorotan kamera, namun juga menyimpan luka yang dalam. Demi “mengembalikan dirinya”, Ava kerap menghabiskan waktu di sebuah motel agar dirinya lebih tenang. Di motel tersebut, ia bertemu Raga (Chicco Jerikho) yang merupakan pekerja di motel itu. Suatu saat, seseorang yang membuat Ava trauma yakni mantan kekasihnya, Reza (Reza Rahadian) kembali ke hidup Ava. Di tengah kedekatan Ava dengan Raga, ia dihadapkan dengan dilema antara memilih Raga yang menawarkan ketulusan, atau kembali ke Reza dengan segala kenangan pahit, namun cinta yang belum pudar.
5. Critical Eleven (2017)
Ale (Reza Rahadian) dan Anya (Adinia Wirasti) bertemu dalam penerbangan Jakarta–Sydney dan langsung merasakan koneksi yang kuat. Setelah pertemuan tersebut, hubungan mereka berkembang hingga akhirnya membawa keduanya ke jenjang pernikahan. Namun, kehidupan setelah menikah ternyata tidak selalu berjalan seperti yang mereka bayangkan. Sebuah tragedi besar membuat hubungan Ale dan Anya berada di titik terendah, memaksa mereka menghadapi rasa kehilangan, kemarahan, dan luka yang selama ini sulit dibicarakan. Keduanya kemudian harus menentukan apakah cinta mereka masih cukup kuat untuk mempertahankan pernikahan.