Segala Hal Tentang Series ‘Four Hands, Two Sonatas’ yang Dibintangi Song Kang dan Lee Jun Young
Melihat Song Kang kembali mengenakan seragam sekolah setelah masa wajib militernya usai tentu saja menjadi agenda tontonan wajib kita semua. Tapi bagaimana jika ia beradu akting dengan Lee Jun Young sebagai rival di sekolah seni elit? A total feast for the eyes!
Resmi tayang perdana pada 29 Agustus kemarin, series ‘Four Hands, Two Sonatas’ langsung sukses menyita perhatian para pecinta K-drama. Yuk, kita bahas segala hal tentang drama persaingan musisi jenius ini, yang pastinya bikin kamu tidak sabar menunggu episode terbaru setiap minggunya!
Comeback Drama Song Kang Setelah Wamil

‘Four Hands, Two Sonatas’ menjadi proyek comeback resmi Song Kang ke layar kaca setelah merampungkan tugas wajib militernya. Memilih karakter yang sangat intens, emosional, dan menuntut keahlian teknis (bermain piano) sebagai proyek pertamanya pasca-wamil tentu menjadi pembuktian dedikasinya dalam berakting.
Apalagi, melihatnya kembali mengenakan seragam sekolah, namun kali ini dengan memancarkan aura pria dewasa yang jauh lebih matang dan berkarisma, sukses membuat para penggemar antusias.
Persembahan Terakhir Lee Jun Young Sebelum Wamil

Jika bagi Song Kang ini adalah proyek comeback, sebaliknya bagi Lee Jun Young, drama ini menjadi karya perpisahan sementaranya dengan para penggemar. Yup, sang aktor telah resmi memulai masa tugas wajib militernya sebagai tentara aktif Angkatan Darat pada tanggal 21 Juli 2026 lalu.
‘Four Hands, Two Sonatas’ adalah proyek drama terakhir yang syutingnya ia selesaikan tepat sebelum berangkat wajib militer. Mengetahui bahwa kita tidak akan melihat proyek terbarunya lagi hingga tahun 2028 mendatang, tentu saja drama ini menjadi tayangan yang sangat berharga dan tidak boleh dilewatkan oleh para penggemar setianya.
Sinopsis ‘Four Hands, Two Sonatas’
Berlatar Korea Arts High School yang sangat prestisius, drama ini membawa kita menyelami dunia para prodigy musik yang penuh dengan ambisi, tekanan, dan keringat. Alur ceritanya berpusat pada kehidupan tiga anak muda yang nasibnya saling berkaitan karena dedikasi mereka pada musik. Di usia belia yang seharusnya dihabiskan dengan bersenang-senang, mereka justru dihadapkan pada kerasnya kompetisi untuk mendominasi dunia musik klasik.
Sutradara Park Hyun Seok dan penulis Shin Yi Won meracik sebuah melodrama coming-of-age yang menceritakan perjalanan karakternya melintasi rentang waktu yang cukup panjang, mulai dari usia 17 hingga 27 tahun. Kita diundang untuk melihat bagaimana persahabatan, cinta, kecemburuan, dan luka masa lalu secara perlahan membentuk mereka menjadi musisi dewasa.
Mengenal Trio Jenius Musik
Daya tarik utama drama ini terletak pada ketiga karakter utamanya yang memiliki latar belakang dan kepribadian yang sangat bertolak belakang, menciptakan percikan konflik yang brilian.

Kang Pi-o (Song Kang): Sang prodigy piano yang selalu menempati peringkat pertama, baik dalam nilai akademis maupun performa panggung. Ia digadang-gadang sebagai ikon masa depan musik klasik dunia. Pi-o adalah definisi kesempurnaan yang dingin, namun memikul beban ekspektasi yang luar biasa berat. Kehidupannya yang terencana secara absolut itu mulai goyah ketika rival lamanya kembali muncul.

Choi Jeong-yo (Lee Jun Young): Berbeda drastis dengan Pi-o yang terstruktur, Jeong-yo adalah sosok yang emosional dan menyimpan trauma masa kecil. Ia memiliki bakat alami yang luar biasa, namun sempat membuang bakat tersebut jauh-jauh. Keputusannya untuk tiba-tiba mendaftar di Korea Arts High School mempertemukannya kembali dengan Pi-o, satu-satunya orang yang membantunya menemukan kembali hasrat bermain piano.

Hong Jae-in (Jang Gyuri): Sebagai siswi jurusan biola dengan pendengaran yang amat sensitif, Jae-in mampu menangkap detail melodi dan emosi terkecil sekalipun. Ia merupakan teman masa kecil Pi-o yang selalu mendukungnya, namun seiring berjalannya waktu, ia juga menyadari dan mengapresiasi bakat liar milik Jeong-yo.
Didukung Jajaran Aktor Veteran
Selain ketiga bintang utama di atas, serial ini turut dibintangi oleh deretan aktor pendukung yang kualitas aktingnya tidak perlu diragukan lagi.
Aktor Kim Joo Heon bergabung sebagai Do Hyeon Su, seorang pianis yang juga menjadi guru bagi Pi-o dan Jeong-yo. Sementara itu, aktris veteran Yoon Se Ah dan aktor kawakan Jung Jin Young hadir memerankan karakter ibu dan kakek dari Kang Pi-o. Kehadiran para senior ini menambah tensi tersendiri dalam cerita, terutama saat menyoroti tekanan internal keluarga yang sering kali dialami oleh para jenius musik.
Bromance Epik Song Kang dan Lee Jun Young

Netflix secara resmi mengategorikan serial ini dalam tema "Brotherhood" dan "Rivalry". Judul "Four Hands" sendiri merupakan istilah musikal di mana dua orang memainkan satu piano yang sama secara bersamaan, berbagi tuts dan bangku piano, yang secara alami menuntut kedekatan fisik.
Hubungan Pi-o dan Jeong-yo adalah bromance epik yang penuh dengan kebanggaan, kompetisi, dan kekaguman yang terbangun selama satu dekade. Chemistry kuat antara Song Kang dan Lee Jun Young menjadi motor penggerak drama ini, menampilkan intimasi emosional yang mendalam antara dua orang musisi yang saling menghormati sekaligus ingin saling mengalahkan.
Jadwal dan Platform Tayang

'Four Hands, Two Sonatas' dikemas secara padat dalam 12 episode. Drama ini tayang rutin setiap hari Sabtu dan Minggu malam di Netflix. Episode terakhir dari serial ini dijadwalkan akan tayang pada awal Oktober mendatang.