Lizzy McAlpine Kembali dengan ‘Angel’, Album Baru tentang Cinta dan Menemukan Diri

Ellena Azisia 02 Sep 2026

Setelah dua tahun sejak merilis Older, Lizzy McAlpine akan kembali dengan album studio terbarunya yang bertajuk Angel. Penyanyi kelahiran Philadelphia, Amerika Serikat ini dijadwalkan merilis album keempatnya pada 18 September 2026. Berdasarkan listing di Spotify, akan ada 14 lagu yang hadir di album Angel. Usai kesuksesan Older yang rilis pada tahun 2024 lalu, album Angel akan membawa Lizzy ke kepiawaiannya sebagai seorang songwriter yaitu menuangkan kisah personalnya melalui lagu-lagu yang emosional.

Menelusuri Cinta, Patah Hati, hingga Proses Menemukan Diri

Angel ditulis dalam masa-masa self-discovery Lizzy. Album ini mengeksplorasi berbagai sisi kehidupan mulai dari cinta, patah hati, hingga arti persahabatan. Dalam proses produksinya, Lizzy bekerja sama dengan kolaborator lamanya, Mason Stoops dan Taylor Mackall. Proses produksi dilaksanakan selama hampir dua tahun, di Los Angeles.

Dari sisi musik, Angel juga disebut sebagai langkah yang lebih luas dari karya-karya Lizzy sebelumnya. Album ini merupakan perpaduan musik folk era 1970-an, khususnya Laurel Canyon, dengan sound indie kontemporer. Maka, hasil produksi dari album ini terasa lebih terbuka, tetapi tetap mempertahankan gaya penulisan lagu Lizzy yang dikenal personal dan apa adanya.

Lizzy telah memperkenalkan album ini lewat dua single yang telah dirilis yaitu, The light in the painting yang rilis pada 23 Juli lalu, dan Ugly things yang rilis pada 21 Agustus lalu. The light in the painting menjadi lagu pertama yang ditulis Lizzy dalam album ini sekaligus menjadi pembuka album. Yup, lagu tersebut hadir sebagai track pertama. Lagu ini menggambarkan perasaan ketika menemukan koneksi baru pada seseorang dan menghadirkan sisi cinta yang penuh kehangatan dan rasa tenang.

Berbeda dengan The light in the painting, Ugly things membawa suasana yang lebih berat. Lagu ini membahas tentang rasa kehilangan dan patah hati ketika melihat seseorang yang pernah kita kenal berubah menjadi sosok yang terasa asing. Bahkan, music video dari lagu tersebut dibuat sendiri oleh Lizzy menggunakan camcorder dan berlatar di rumah untuk menangkap nuansa kesepian dan patah hati yang menjadi inti dari lagu tersebut.

Dua lagu tersebut memperlihatkan emosi berbeda yang dibawa di album Angel. Jika The light in the painting berbicara tentang keindahan ketika sebuah hubungan yang baru dimulai, Ugly things justru melihat sisi hubungan yang tidak selalu indah. Keduanya menjadi gambaran bahwa album ini tak hanya berbicara soal romantisasi cinta, tetapi juga berbagai perasaan yang muncul ketika hubungan mulai berubah.

'..'

Lizzy sendiri sudah membagikan tracklist album terbarunya melalui unggahannya di akun Instagram pribadinya. Berdasarkan foto yang diposting Lizzy, selain The light in the painting dan Ugly things, hadir Anybody’s fool, A car wash and a new pair of pants, I have a friend, The moon, Soldier of the road (berkolaborasi dengan Fleet Foxes), Peach, Over country, Two elevens, Our strange ways, Mason’s song, The crowd, dan Angel.

Kini, Angel menjadi kesempatan bagi Lizzy untuk kembali menuangkan berbagai pengalaman tersebut ke dalam musik. Dengan sound yang lebih luas dan tema dekat dengan kehidupan sehari-hari, album ini menawarkan perjalanan emosional dari rasa jatuh cinta, kehilangan, hingga proses kembali menemukan diri. So, be ready, babes