Penyebab Jerawat di Rahang
Jerawat memang salah satu skin concern yang bisa membuat siapa saja merasa panik dan khawatir saat mengalaminya.
Namun, bukan berarti jerawat tidak bisa disembuhkan, Babes. Kamu bisa mengatasi berbagai tipe jerawat di manapun letaknya selama mengetahui penyebab dan cara penanganan yang tepat!
Berbicara mengenai jerawat, kali ini Cosmo akan membahas salah satu letak jerawat yang mungkin jarang dibahas: jerawat di rahang. Yes, area ini sebenarnya cukup sering ditumbuhi jerawat, namun tidak semua orang aware mengenai penyebab hingga cara mengatasinya.
Jika saat ini kamu tengah mengalami skin concern serupa, pastikan kamu simak artikel Cosmo berikut ini, Dear~
Ketahui Penyebab Jerawat di Rahang

First thing first, ketahui bahwa jerawat berkembang ketika kelenjar minyak di kulit yang disebut kelenjar sebaceous, bereaksi berlebihan terhadap kadar hormon yang disebut androgen.
Kelenjar sebaceous menghasilkan zat yang disebut sebum yang melumasi rambut dan mencegah kulit menjadi kering.
Ketika kelenjar menghasilkan terlalu banyak sebum, zat tersebut bercampur dengan sel-sel kulit mati, menyumbat folikel dan menyebabkan jerawat, Babes. Selain itu, ada beberapa faktor lain yang menjadi penyebab jerawat muncul di area rahang sebagai berikut:
Fluktuasi kadar hormon
Beberapa orang mungkin mengalami peningkatan jerawat sebelum menstruasi dan selama 3 bulan pertama kehamilan.
Ketidakseimbangan hormon
Suatu kondisi yang disebut sindrom ovarium metabolik poliendokrin (PMOS) dapat menyebabkan jerawat di wajah, dada, dan punggung atas. PMOS adalah kondisi di mana terjadi ketidakseimbangan hormon reproduksi.
Produk kosmetik
Beberapa produk kosmetik, seperti riasan, mengandung bahan-bahan yang dapat menyebabkan jerawat. Orang juga mungkin merasa bermanfaat untuk membersihkan alat-alat yang digunakan untuk mengaplikasikan kosmetik secara teratur, seperti kuas dan spons.
Penyebab potensial lainnya
Hal-hal ini meliputi mengenakan barang-barang yang menutupi garis rahang, seperti tali dagu memainkan instrumen yang bersentuhan dengan garis rahang, seperti biola obat-obatan, seperti litium, steroid, dan antikonvulsan paparan sinar matahari yang berlebihan menggosok wajah dengan sabun dan deterjen resistensi insulin, yaitu ketika tubuh tidak bereaksi terhadap insulin sebagaimana mestinya.
Stres
Stres dapat memperburuk jerawat di garis rahang dengan meningkatkan peradangan dan produksi minyak. Saat stres, tubuhmu memproduksi lebih banyak kortisol dan androgen yang dapat meningkatkan produksi minyak dan memperlambat penyembuhan.
Mengelola stres melalui tidur, gerakan, atau teknik relaksasi dapat membantu mendukung kulit yang lebih bersih.
Faktor lingkungan
Faktor lingkungan seperti polusi, kelembapan tinggi, paparan sinar matahari yang kuat, merokok, atau paparan asap rokok pasif dapat menyebabkan pori-pori tersumbat dan kulit meradang.
Cara Mengatasi Jerawat di Rahang
So, bagaimana cara mengatasi jerawat di rahang? Well, kamu bisa mengambil langkah-langkah untuk mengobati dan membersihkan jerawat dengan perawatan yang tepat sasaran.
Mulailah dengan perawatan di rumah, dan bicarakan dengan penyedia layanan kesehatan jika jerawat tidak membaik setelah beberapa bulan atau meninggalkan bekas luka. Perawatan di rumah untuk jerawat di garis rahang meliputi hal-hal berikut:
- Gunakan krim atau gel yang dijual bebas dengan benzoil peroksida untuk membunuh bakteri. Cobalah produk dengan asam salisilat untuk membersihkan pori-pori dan mengurangi penumpukan minyak.
- Gunakan retinoid yang dijual bebas untuk membantu pengelupasan dan penyembuhan kulit lebih cepat.
- Pilih pelembap lembut dan non-comedogenic untuk mendukung penyembuhan tanpa menyumbat pori-pori.
- Gunakan makeup secukupnya saat berjerawat, cari produk yang berlabel non-comedogenic, dan bersihkan secara menyeluruh hingga benar-benar bersih di malam hari.
Hope it helps, Cosmo Babes!