Retrospektif Sejarah dan Budaya Indonesia dalam Pameran Seni Tyra Kleen

Rayoga Akbar 17 Sep 2026

Seni bisa menjadi sebuah bahasa yang meleburkan perbedaan latar budaya dan bahasa. Seni mengundang rasa ingin tahu untuk mengenal sesama. Seni menjadi cara Tyra Kleen untuk memahami budaya Jawa dan Bali,

Seniman legendaris asal Swedia tersebut melakukan kunjungan ke Indonesia, tepatnya pulau Jawa dan Bali, pada tahun 1919. Semangat untuk mempelajari budaya dan spiritualitas di negara Asia menjadi alasan utamanya mengunjungi Indonesia. Rasa ingin tahunya yang besar membuat karya seninya tak ubahnya seperti sebuah dokumentasi sejarah. 

Tyra Kleen

Adanya keterikatan sejarah Indonesia pada sejumlah karya Tyra Kleen membuat Daniel Blockert, Duta Besar Swedia untuk Indonesia, Papua Nugini, Timor-Leste, dan ASEAN tertarik untuk mengadakan pameran bertajuk Tyra Kleen – A Swedish Artist Celebrating Indonesian Culture: A Journey Through Java and Bali 1919–1921.  Bertempat di UP at Thamrin Nine, 85th Floor, Autograph Tower, Jakarta, Cosmo berkesempatan menghadiri pembukaan dari pameran ini pada 8 September 2026 lalu. 


Keindahan Magis Tarian Jawa dan Budaya Bali 

Tyra Kleen

Tyra mendokumentasikan perjalanannya dalam bentuk gambar, litografi, dan fotografi. Karya yang dipamerkan sendiri merupakan reproduksi dari karya asli. 

Meski reproduksi, tak lantas mengurangi esensi dan narasi yang ingin disampaikan oleh Tyra Kleen. Kumpulan ilustrasi tarian keraton Solo dan pose spiritual Bali memperlihatkan dedikasi dan determinasi subjeknya dalam mempertahankan tradisi. Semantara itu dalam koleksi fotografi, Tyra mengangkat kehidupan masyarakat Bali. 


“Saya sangat bangga bahwa kami berhasil membawa kembali sebagian kecil dari karya seni Tyra Kleen ke Indonesia. Karya-karyanya menunjukkan ketertarikannya yang mendalam terhadap budaya, seni, dan spiritualitas Indonesia, sekaligus memberikan sudut pandang yang luar biasa mengenai hubungan antara Swedia dan Indonesia,” ujar Daniel Blockert, Duta Besar Swedia untuk Indonesia, PapuaNugini, Timor-Leste, dan ASEAN dalam keterangan pers.

Pameran ini juga hadir sebagai momen perayaan 76 tahun hubungan diplomatik antara Swedia dan Indonesia. Art can connect us, indeed!

Pameran Tyra Kleen – A Swedish Artist Celebrating Indonesian Culture: A Journey Through Java and Bali 1919–1921 berlangsung hingga 30 September 2026.