Cara Mengurangi Rasa Cemburu Berlebihan ke Pasangan
Ada berbagai emosi yang bisa dirasakan saat tengah menjalin hubungan romantis, salah satunya cemburu. Well, perasaan ini sangat umum dan wajar, namun bisa menjadi tidak normal jika dirasakan secara berlebihan.
Kamu pasti sering mendengar kisah-kisah pasangan yang saling cemburu berlerbihan dan pada akhirnya rasa cemburu tersebut membuat hubungan merenggang, bahkan kandas di tengah jalan. Jika kamu tidak ingin itu terjadi dengan pasanganmu, kamu perlu mengontrol rasa cemburu dan memahami 'trigger' apa saja yang menyebabkan rasa cemburu itu muncul.
Simak Cara Mengurangi Rasa Cemburu Berlebihan ke Pasangan

Well, berikut ini Cosmo telah merangkum beberapa cara untuk mengurangi rasa cemburu berlebihan ke pasangan. Here you go, Dear!
1. Pikirkan baik-baik emosi yang dirasakan
Cosmo Babes, salah satu kunci utama untuk mengatasi kecemburuan adalah berdamai dengan emosi yang menciptakannya. Oleh karena itu, luangkan waktumu sejenak untuk memikirkan hal ini.
Pikirkan perasaan apa yang mungkin 'tersembunyi' di balik rasa cemburu berlebih tersebut. Apakah itu perasaan tidak berdaya? Apakah kamu perlu meningkatkan kepercayaan diri? Apakah kamu merasa khawatir kehilangan pasangan karena pernah mengalami hal ini di masa lalu?
Untuk memahami emosi ini, kamu bisa mencobanya dengan menulis apa saja emosi yang kamu rasakan di sebuah jurnal. Cobalah untuk memahami perasaan apa yang benar-benar kamu alami sampai kamu menemukan jawabannya.
2. Percayai pasanganmu
Sebagian besar rasa cemburu berlebih muncul akibat rasa kurang percaya terhadap pasangan. Jika saat ini kamu merasakan hal tersebut, cobalah untuk lebih memercayai pasanganmu, Dear.
Kamu bisa memberikan 'mantra' kepada diri sendiri bahwa kecemburuan yang kamu alami tidak ada kaitannya dengan pasanganmu. Semakin lama kamu berusaha meyakinkan perasaan ini, hal itu juga akan membantumu untuk lebih memercaya diri sendiri dan pasangan.
Dan meskipun mungkin butuh waktu bagi otak untuk sepenuhnya menyadari bahwa pasanganmu benar-benar dapat dipercaya, seiring waktu hal ini benar-benar akan terjadi.
3. Perbaiki hubunganmu
Bagi sebagian orang, rasa cemburu dapat digunakan sebagai pemicu yang ampuh untuk membantu mereka memikirkan hubungan mereka dan mengidentifikasi area hubungan yang dapat diperbaiki. Misalnya, ada pasangan yang setelah meluangkan waktu untuk saling berbicara, mereka berupaya untuk membangun kembali hubungan ke arah yang lebih baik.
Alih-alih merasakan cemburu dan langsung bersikap defensif ke pasangan, kamu bisa mengalihkannya menjadi sebuah rencana untuk menikmati waktu berkualitas dengan pasanganmu.
4. Pisahkan perasaan dari perilaku
Meskipun mungkin sulit, di sinilah kamu bisa memberi dirimu kelonggaran, Babes. Seperti halnya semua emosi, ada perbedaan besar antara mengalami rasa cemburu dan bertindak berdasarkan rasa cemburu tersebut.
Belajarlah untuk menyadari bahwa hanya karena kamu merasa cemburu, kamu tidak perlu bertindak berdasarkan perasaan itu. Idealnya, kamu bahkan dapat menggunakan rasa cemburu untuk memotivasimu melakukan tindakan positif.
5. Pertimbangkan skenario terburuk
Well, kamu mungkin sering membayangkan imajinasi bahwa pasangan bisa meninggalkanmu kapan saja. Meskipun mungkin sulit, pertimbangkan kemungkinan bahwa pasanganmu mungkin benar-benar akan putus denganmu. Pikirkan bagaimana hidupmu jika si dia meninggalkanmu? Apakah kamu bisa ditinggalkan?
Jika kamu berpikir akan ada kekosongan besar dalam hidupmu, berusahalah untuk mengisi kekosongan itu selagi pasanganmu masih ada dalam hidup. Sadarilah bahwa kebahagiaanmu tidak bisa selalu bergantung dengan kehadiran orang lain, bahkan pasangan sekalipun.
6. Alihkan rasa cemburu pada hal-hal yang membantu pengembangan diri kamu
Salah satu alasan kamu takut orang yang dicintai akan meninggalkanmu, jawabannya mungkin berkaitan dengan kurangnya self-esteem atau self-worth. Oleh karena itu, rasa cemburu yang dilandasi oleh perasaan ini bisa diatasi dengan mengalihkan rasa cemburu tersebut ke hal-hal yang membantu pengembangan diri.
Misalnya, kamu bisa memikirkan atau membuat daftar hal-hal yang kamu suka tentang diri sendiri, apa saja yang ingin kamu perbaiki dari diri sendiri, apa yang bisa kamu berikan ke dalam hubungan yang dijalani, dan sebagainya.
Keep in mind bahwa meskipun kamu telah memiliki pasangan, membahagiakan diri sendiri bukanlah tanggung jawab orang lain, melainkan kamu sendiri yang harus belajar untuk membuat diri sendiri bahagia terlebih dahulu.
Hope it helps, Cosmo Babes!