Ferragamo Spring/Summer 2027, Terjemahkan Gaya Era 1940-an Jadi Lebih Modern Lewat Material Lateks

Rayoga Akbar ● 30 Sep 2026

Maximilian Davis selaku creative director Ferragamo menjadi salah satu desainer yang berani melawan arus pada pekan mode Spring/Summer 2027. Di tengah kembalinya gaya feminin dan klasik, ia menghadirkan pendekatan yang lebih sensual dan glamor. 

Secara spesifik, Davis mengaku terinspirasi dari era 1940-an di mana perempuan mulai bekerja dan tampilan bernuansa seragam militer menjadi bagian dari tren fashion. 

“Pada era itu, konstruksi pakaian membentuk gestur dan keanggunan tersendiri, posisi saku pun ikut menentukan cara kita berdiri dan bersikap,” ungkap Davis dalam keterangan pers. “Saya ingin mengangkat elemen siluet tersebut dan menyajikannya dalam sentuhan yang lebih modern.” 


Interpretasi Gaya Era 1940-an Ala Ferragamo 

Ferragamo Spring/Summer 2027

Modernisasi tren fashion dari era tertenu dapat dikatakan sebagai salah satu formula kreatif desainer. Meski umum dilakukan, trik ini sebenarnya bukan sesuatu yang mudah untuk dilakukan. Seorang desainer dituntut untuk bisa menerjemahkan gaya dari era tersebut menjadi lebih modern dan relevan. Tidak terjebak dalam nostalgia, dan malah membuat sebuah kostum. 

Maximilian Davis berhasil membuktikan determinasinya. Ia berhasil mengemas gaya seragam militer menjadi lebih kekinian dan bahkan seksi lewat bahan transparan. Aksen saku, yang menjadi ciri khas dari gaya ini, terlihat sebagai detail yang pragmatis alih-alih sebagai simbol dari era 1940-an.

Ferragamo Spring/Summer 2027

Elemen lain yang membuat koleksi ini lebih modern adalah cara Davis dalam menampilkan nuansa fierce dari setiap rancangan. Setelan rok dengan aksen syal menjuntai tak hanya dapat menjadi pilihan busana formal tapi ke kantor tapi juga acara kasual. Gayanya terlihat powerful namun tak agresif. 

Aksi eksplorasi yang dramatis justru terlihat pada gaun dan matel berbahan latex serta setelan dalam material embossed croco. Jika pilihan pakaian adalah tentang manifestasi diri, maka deretan busana tersebut merefleksikan sosok yang tak hanya berani dalam hal pilihan mode tapi juga seseorang yang free spirited. 

Ferragamo Spring/Summer 2027
Sejak Maximilian Davis menjadi creative director, Ferragamo juga telah menjadi pilihan busana para selebriti untuk tampil di red carpet. Salah dua yang menarik atensi adalah gaun draping transparan asimetris serta gaun penutup berhiaskan payet berkilauan yang dikenakan supermodel Anok Yai. Whoever snaps up that gown will immediately make the best-dressed list.