Fashion

Onitsuka Tiger Di Tangan Andrea Pompilio, Simak!

  by: Astriana Gemiati       2/1/2019
  • Beberapa waktu lalu, Cosmo sempat berkunjung ke Tokyo untuk menghadiri acara Onitsuka Tiger Spring / Summer 2019  Global Collection, dan berkesempatan bertemu langsung dengan creative director Onitsuka Tiger, Andrea Pompilio. 

    Cerita sedikit tentang Andrea Pompilio, ia lahir di Italia pada tahun 1973. Ayahnya adalah seorang arsitek, ibunya seorang pelukis, dan neneknya mengelola butik fashion. Dipengaruhi oleh lingkungan yang unik, Andrea bermimpi untuk menjadi seorang perancang mode sejak usia muda dan mimpi itu pun kini menjadi nyata. Cosmo pun mengulik lebih dekat sosok Andrea Pompilio dan koleksi Onitsuka Tiger terbarunya. Ini dia sesi wawancara Cosmo bersama Andrea.





    Cosmo (C) : Hai Andrea, ceritakan sedikit seperti apa masa kecil kamu?

    Andrea Pompilio (AP) : Masa kecil saya sangat menyenangkan dan bahagia, saya selalu suka bermain, termasuk ke butik nenek saya. Hal itulah yang membuat saya berfikir bahwa saya menyukai dan ingin terjun di dunia fashion sejak berusia lima tahun. Saya ingat benar, kehidupan nyata saya dimulai sewaktu saya berumur sekitar 18 tahun, dimana saya ingin melakukan perubahan terbesar dan memutuskan pindah ke Milan serta mulai berkarya di sana dengan usaha saya sendiri.


    C: Lalu bagaimana kamu awalnya bisa terlibat dan bergabung di keluarga Onitsuka Tiger, lalu akhirnya memutuskan untuk menetap tinggal di Jepang?

    AP: Ini sangat aneh dan tidak di sengaja, karena sebenarnya saya sudah punya label sendiri sebelumnya. Waktu itu ada orang yang ingin memamerkan koleksi saya ke Jepang. Bahkan saya sendiri pun tidak bisa hadir, tapi saya sempat sampaikan bahwa saya juga sudah mendesain beberapa sepatu sneakers yang bisa dipakai. Entah bagaimana, saya tidak menyangka dihubungi langsung bahkan diundang makan siang bersama CEO Onitsuka Tiger untuk melakukan presentasi. Dan dari situ lah tawaran kerjasama pun muncul.



    C: Bisa kamu ceritakan tentang koleksi Onitsuka Tiger Spring/Summer 2019 Global Collection? Apa inspirasinya?

    AP: Secara umum inspirasinya tentu saja datang dari olahraga, seperti balet, basketball, pemain sepak bola, apapun yang bisa dikombinasikan untuk tetap terlihat berkelas dan bisa digunakan di berbagai kesempatan.


    C: Saya melihat koleksi Onitsuka Tiger kini lebih terlihat moderen, bagaimana kamu memasukan jiwa tradisional Onitsuka Tiger dengan koleksi kamu?

    AP: Saya merasa tertarik dengan Onitsuka Tiger karena memiliki banyak sejarah dan cerita yang unik, dan itu sangat penting buat saya. Perusahaan ini didirikan setelah Perang Dunia II. Saat itu veteran perang bernama Kihachiro Onitsuka membangun pabrik karena bertekad ingin memberi semangat para pemuda Jepang agar bangkit dan giat berolahraga setelah kalah dalam peperangan. Di sini lah saya merasa tertantang untuk melakukan dan menghasilkan karya yang terbaik, tanpa menghilangkan esensi tradisional Jepang yang sudah dibangun.



    C: Untuk koleksi “Summer of Love” SS 2019 tahun ini, apakah ada spesifik referensi dalam kamu berkarya?

    AP: Tidak juga! Ini semua tentang aktivitas yang membangun sebuah energi positif, penuh emosi, kebebasan, dan tanpa batasan.


    C: Apa tantangan yang kamu hadapi saat membuat sebuah kampanye atau koleksi terbaru Onitsuka Tiger?



    AP: Tantangannya adalah bagaimana saya selalu ingin memberikan sesuatu yang baru, terutama dalam memberikan energi kepada semua orang, energi tentang gaya hidup. Jadi bukan sekedar pakaian yang tampak bagus namun juga nyaman dipakai. 


    C: Siapa tokoh inspirasi kamu?

    AP: Saya tidak punya tokoh spesifik yang jadi panutan. Saya suka sekali mengamati orang-orang dan saya suka traveling. Banyak emosi yang dicurahkan dan pendapat yang saya terima dari perjalanan hingga akhirnya menimbulkan inspirasi dan lalu timbul ide cemerlang.



    C: Apakah kamu selalu memberikan sentuhan gaya Italia di setiap koleksi Onitsuka Tiger?

    AP: Tentu saja dan selalu! Karena saya besar dan belajar di sana. Jika kamu melihat pagelaran tadi malam, atau beberapa show sebelumnya, Kamu akan melihat mulai dari tata panggung, para model, pilihan musik, semua serba dinamis, cepat, dan tentu saja penuh energi. Berbeda denga ciri khas show di Asia yang terkesan berjalan lambat.


    C: Dari sekian banyak koleksi yang kamu ciptakan, mana yang paling berkesan dan mengapa?

    AP: Sejujurnya, momen yang paling berkesan tentu saja pada saat saya meluncurkan koleksi Onitsuka Tiger pertama. Orang akan selalu ingat apa yang dilakukan pertama kali bukan yang terakhir. Benar bukan?



    C: Coba deskripsikan gaya kamu secara pribadi?

    AP: Sangat membosankan, simpel, dan sangat basic, bahkan saya seolah selalu menggunakan baju yang sama. Kemeja warna biru atau putih, celana jeans, sepatu sneakers warna biru atau putih. Saya senang menggunakan kaus kaki, baju dalam, dan hal-hal yang tidak dilihat orang. Namun saya juga gemar memadupadankannya dengan jaket hingga aksesori.


    ( Image: Dok. Onitsuka TIger, Layout: S. Dewantara )