Better You

Proteksi Sinar UV: Mitos vs Fakta

  by: Febrina       4/1/2013
  • Selain berenang, aktivitas berjemur menjadi pilihan yang tepat saat Anda berada di pantai. But, you must  be more careful, dear! Walaupun bisa mewujudkan impian mempunyai kulit eksotis, sinar UV juga bisa memicu kanker kulit, lho. So, sebelum mimpi buruk itu menimpa Anda, Cosmo beri bocoran mengenai fakta-fakta terkait masalah yang satu ini!


    Mitos: Lip gloss dan lipstik melindungi bibir Anda dari sinar UV

    Fakta: Tidak semua merek lipstik dan lip gloss mengandung SPF! Menurut Dokter Bedah Plastik Michelle Copeland, M.D, lipstik dan lip gloss ternyata malah dapat meningkatkan kerentanan atau kerusakan bibir karena dapat menyerap panas. Jadi, solusinya oleskan lip balm dengan SPF sebelum Anda memakai lipstik atau lip gloss.




    Mitos: Menggandakan jumlah SPF, menggandakan perlindungan

    Fakta: Perbedaan proteksi sunscreen dengan SPF 30 tak jauh berbeda dibandingkan  SPF 15. SPF 15 dapat menyaring 93 persen dari sinar UVB, sedangkan SPF 30 menyaring 97 persen. Meski hanya berselisih sedikit, para ahli menyarankan untuk menggunakan sunscreen dengan SPF yang lebih tinggi.



    Mitos: Orang berkulit gelap tidak membutuhkan sunscreen

    Fakta: Setiap jenis kulit membutuhkan perlindungan dari sinar matahari! Itu karena semua jenis kulit berpotensi terkena kanker. Menurut beberapa ahli, sinar matahari lebih cenderung mengakibatkan ketidakrataan warna kulit pada yang berkulit gelap daripada mereka yang berkulit putih. (Febrina/SL/Image:ThinkStock/iStockphoto)