Lifestyle

Film Review: Les Misérables

  by: Redaksi       16/1/2013
  • Kalau Anda lebih memilih musikal di mana tiap karakter bernyanyi di alam pikiran mereka (ala Chicago atau Nine), atau song list yang dibawakan terdiri dari lagu-lagu hits tempo dulu dan masa kini (ala Moulin Rouge atau Glee), maka ada kemungkinan Anda kurang begitu menyukai Les Misérables. Tapi, if you're a true fan of the musical genre, di mana tiap karakter menyanyikan tiap dialog, tiap buah pikiran, tiap emosi yang dirasakan, then you'll love this movie.

    Film yang diangkat dari novel klasik karya Victor Hugo—yang kemudian diangkat menjadi drama musikal Broadway—ini bercerita tentang second chances. Les Misérables yang berlatar belakang Prancis abad 19 terbagi menjadi dua segmen: cerita pertama berkisah tentang upaya seorang kriminal, Jean Valjean (Jackman), untuk menjadi orang yang baik, namun masa lalunya kerap menghantui lantaran terus diburu oleh inspektur Javert (Crowe). Setelah ia berikrar untuk merawat Cosette, anak seorang pelacur bernama Fantine (Hathaway), ia pun melarikan diri. Di segmen kedua, Cosette dewasa (Seyfried) jatuh cinta dengan Marius (Redmayne), salah seorang pemberontak di balik pergolakan Revolusi Prancis. Dan, ya, di tengah baku tembak pun, tiap pemberontak dan prajurit akan melantunkan lagu (tentu yang bernuansa patriotik dan membangkitkan semangat), termasuk dari mulut seorang Russel Crowe, yang mungkin tak pernah Anda kira memiliki kemampuan olah vokal yang luar biasa.

    And yet he does, dan standout lainnya adalah Jackman (tak perlu diragukan setelah aksinya jadi host Oscar), Seyfried (sangat opera), Redmayne (aktor Inggris dari My Week With Marilyn—you'll love him, ladies!), dan, tentunya, Hathaway. Sang pemeran Catwoman ini akan membuat mata Anda terpaku ke layar ketika kamera tak bergerak sama sekali dari close-up wajahnya yang merana saat ia membawakan I Dreamed a Dream. Powerful scene, dan yang mungkin saja akan menjadi alasan Hathaway memenangkan Oscar tahun ini.



    Namun, seperti film musikal lainnya, kelemahan film yang disutradari oleh Tom Hooper (The King's Speech) ini adalah kedangkalan cerita antar karakter: lantunan lagu seolah menjadi “jalan pintas”, oleh karena itu jangan mengharapkan lebih dari hubungan antara Valjean dan Fantine, serta antara Cosette dan Marius. Just follow—and enjoy—the songs, the actors, the story, the costumes, dan, mungkin saja, Anda akan menjadikan Les Misérables sebagai film favorit Anda tahun ini, tak peduli selera film musikal Anda seperti apa. (Sahiri Loing / IR / Image: dok. 21cineplex)



    Sutradara: Tom Hooper

    Pemain: Hugh Jackman, Russel Crowe, Anne Hathaway, Amanda Seyfried, Eddie Redmayne, Samantha Barks, Sacha Baron Cohen & Helena Bonham Carter