Better You

Stay Gorgeous During Pregnancy: Makeup

  by: RedaksiCosmopolitan       29/1/2013
  • Hamil bukan alasan untuk mengabaikan penampilan. Meski mood swing menyerang dan kondisi kulit samar-samar mulai berubah, hal ini bukan halangan bagi Anda untuk tetap bisa tampil cantik, kan?

    Ya, fakta bahwa kehamilan mampu mengubah banyak hal dalam tubuh bukan suatu hal baru bagi Anda para calon ibu. Akan tetapi apakah perubahan-perubahan tersebut mengharuskan Anda untuk ikut mengganti rutinitas kecantikan yang selama ini sudah dijalani? Satu hal yang pasti, kini Anda harus lebih waspada kala memilih produk kecantikan yang aman serta cara penggunaan produk yang tepat selama kehamilan agar hal tersebut tak sampai membahayakan Anda dan buah hati.

    MAKEUP SAVVY
    Faktor hormonal memegang peranan dalam sebagian besar perubahan yang terjadi pada  kulit wajah, baik jerawat, kulit kering, atau bercak kecokelatan. Hal ini tak hanya menjadi momok bagi mereka yang kerap berpergian tanpa riasan wajah, tapi bagi Anda yang sudah terbiasa mengenakan makeup pun, tampil maksimal saat hamil tentu sudah jadi suatu hal yang wajib bukan? Jadi jangan khawatir, here’s what you have to do!





    • Saat trimester pertama, tinggalkan kebiasaan 15 menit merias wajah dan beralihlah ke prinsip “less is more”! Tinggalkan foundation untuk sementara dan cukup gunakan two-way cake. Aplikasikan eyeliner untuk menonjolkan tampilan mata yang sayu, sedikit blush pada puncak pipi, serta lip gloss.
    • Hindari kandungan kimiawi dalam makeup terutama retinoid, mercury, salicylic acid, yang dapat terserap oleh kulit karena mampu membahayakan janin Anda.
    • Menginjak trimester kedua, Anda mungkin akan menghadapi chloasma atau lebih dikenal dengan “mask of pregnancy”, yang merupakan rona kecokelatan akibat produksi melanin berlebih. Karena itu concealer sudah wajib hadir dalam top list makeup Anda.
    • Jika Anda bermasalah dengan jerawat akibat produksi minyak berlebih, maka ganti riasan wajah dengan kategori oil-free atau yang berlabel non-comedogenic dan non-acnegenic.
    • Blush on dapat menjadi solusi makeup paling efektif manakala kompleksi wajah nampak kusam dan terlihat tak sehat. Untuk efek lebih tahan lama dan alami, pilihlah blush bertekstur krim dan bubuhkan sedikit demi sedikit menggunakan jemari sebelum Anda mengaplikasikan bedak. Gunakan varian warna pink lembut untuk tipe kulit putih dan warna peach untuk tipe kulit yang lebih gelap.
    • Pilih waterproof kohl eyeliner yang mudah digunakan dan maskara yang tak mudah luntur untuk menyempurnakan total look Anda.
    • Perlu tampilan lebih glamor? Jangan ragu mengenakan shimmer. Akan tetapi pilihlah shimmer dengan warna natural dan hindari partikel warna metalik. Triknya mudah, usai mengakhiri riasan wajah bubuhkan sedikit shimmer sebagai highlight pada sepanjang tulang pipi, tulang hidung, di bawah permukaan alis dan juga sudut mata bagian dalam.
    • Untuk lipstik pilihlah yang mengandung pelembap dan vitamin E agar kulit bibir tidak mudah kering dan pecah-pecah.
    • Hindari warna-warna nude di bibir untuk sementara waktu karena memberi kesan pucat pada wajah dan kulit pun terlihat lebih kusam. Sebaliknya, coba berani menggunakan gradasi warna merah seperti merah menyala dan merah kecokelatan, atau pilihan warna pink dan peach untuk kesan lebih lembut.
    • Menjelang trimester ketiga, kenaikan bobot tubuh yang signifikan sedikit banyak juga merubah kontur wajah cenderung lebih lebar dari biasanya. Coba pulaskan blush on pada puncak pipi lalu ikuti dengan menggariskan bronzer di sepanjang tulang pipi dan baurkan. Setelahnya gunakan brush berukuran sedang untuk memulaskan bronzer pada sepanjang garis rahang dan dagu guna memberi efek slimming pada wajah.
    • Bagaimana dengan manicure atau pedicure di salon? Meski kandungan acetone dalam nail polish remover dan toluene dalam cat kuku tidak baik bagi kandungan Anda, namun membuat janji dua kali sebulan dengan salon kesayangan untuk merawat permukaan kuku jemari tangan dan kaki Anda takkan membahayakan. Namun alangkah baiknya bila salon yang Anda kunjungi memiliki perputaran udara yang baik. Atau jika Anda hendak melakukannya sendiri di rumah, lakukan di ruangan terbuka dan pastikan agar Anda tak terekspos langsung dengan dua kandungan tersebut. (Decha/ Image: Dok. Cosmo Pregnancy)