Lifestyle

Finalis Puteri Indonesia Membatik dan Menari di GIK

  by: Adya Azka       22/1/2014
  • Pergelaran Puteri Indonesia 2014 telah memasuki hari ketiga karantina. Kegiatan yang mereka lakukan pun semakin seru. Salah satunya adalah latihan membatik dan menari yang dilakukan di Galeri Indonesia Kaya, West Mall Grand Indonesia semalam.

    Setelah berkeliling Galeri Indonesia Kaya dan mencoba beragam aplikasi digital di sini, sebanyak 38 finalis Puteri Indonesia 2014 tampak antusias mendengarkan cerita mengenai batik nusantara dari Iwet Ramadhan yang memang menjadi salah satu kekayaan milik Indonesia. Keseruan para finalis pun terus berlanjut ketika mereka dipersilakan untuk berlatih membatik bersama tim Iwet Ramadhan. Walaupun tampak kesulitan pada awalnya, namun para finalis tetap terlihat bersemangat.

    “Sangat menarik sesi latihan membatik ini. Terlebih ini pertama kalinya saya membatik, apalagi hasilnya bisa kami bawa pulang, walaupun berantakan. Seru!” ujar Rizka Afriandita, finalis Puteri Indonesia dari Kalimantan Barat.



    Tak hanya membatik, mereka juga berkesempatan menguji kemampuan menari bersama penari profesional, Eko Supriyanto. Hanya dengan beberapa arahan dan gerakan sederhana, para puteri ini mampu menunjukan tarian yang indah.



    Basic saya sebenarnya bukan penari, tapi pelatihan yang diberikan Mas Eko ini membuat saya tertarik untuk belajar menari lebih serius lagi. Ternyata menari itu menyenangkan,” ujar Maria Rizky, finalis Puteri Indonesia dari Sulawesi Utara.

    Tak hanya berlatih membatik dan menari, di akhir acara para finalis Puteri Indonesia ini dihibur oleh permainan musik angklung dari Saung Angklung Udjo. Mereka juga sempat mencoba memainkan beberapa lagu dengan menggunakan angklung. (Adhia Azka/IR/Image: doc. Cosmopolitan)