Better You

5 Cara Mengganti Kebiasaan Mengonsumsi Makanan Tidak Sehat

  by: Redaksi       8/1/2015
  • Seringkali memang sulit untuk menahan godaan makanan manis, asin, hingga fast food. Daripada membuat perut Anda semakin “menggila” untuk menyantapnya, Cosmo menemukan beberapa trik untuk memenuhi kebutuhan Anda ini.

    Makanan Manis
    Sebuah studi yang dikeluarkan oleh The American Journal of Clinical Nutrition menemukan bahwa makanan manis memang menimbulkan efek yang sulit ditahan oleh otak. Pasalnya, semakin Anda menahan keinginan tersebut, semakin besar keinginan itu timbul. Jadi, akan lebih baik bila Anda menyediakan kudapan kecil seperti buah kering atau permen. Kedua makanan tersebut memerlukan waktu lebih lama untuk Anda makan, dan kalori yang ditimbulkan pun tidak terlalu besar.

    Karbohidrat
    “Karbohidrat adalah sumber pertama energi tubuh Anda, dan begitu tubuh merasakan kekurangan energi atau kelelahan itulah yang pertama Anda cari,” ujar Frances Largeman-Roth, RDN, penuis Eating in Color: Delicious, Healthy Recipes for You and Your Family. Jadi bila di meja makan semangkuk pizza atau spaghetti tak berhenti “meledek” Anda, lebih baik makanlah sesuatu yang lebih menyehatkan seperti, whole wheat pasta, quinoa, atau oatmeal. Bila tak ada itu semua, Anda bisa menggantinya dengan buah pisang.

    Keju
    Lelehan keju di atas pizza, atau setiap kali Anda berpesta wine bersama the girls, godaan untuk memakan keju pasti timbul. Bila keinginan ini tak bisa Anda bendung, cobalah sesuatu yang lebih ringan seperti parmesan atau tambahkan saja plain Greek yogurt di atas makanan Anda.



    Fast Food
    Sepertinya bukan hal baru lagi, bila setiap bulan saat PMS melanda Anda tak hentinya menginginkan makanan yang asin dan cepat saji. Namun, jangan ambil risiko untuk makan sembarangan, dear. Buatlah sendiri kentang goreng di rumah, atau ikuti hasil sebuah penelitian di Swedia untuk mengonsumsi bayam yang menggandung thylakoid. Kandungan ini akan mengurangi keinginan Anda untuk mengonsumsi makanan tidak sehat seperti makanan manis atau cepat saji hingga 95 persen. WOW!



    Kafein
    Kebiasaan Anda menyesap bercangkir-cangkir kopi, menurut penelitian di University of North Caroline bisa disebabkan oleh tiga hal: Bagaimana tubuh memproses metabolisme kafein, jumlah konsumsi, dan tingkat keinginan Anda akan kafein. So, bila Anda ingin menurunkan hasrat mengonsumsi kafein ini, Anda bisa melakukannya dengan menyesap teh hitam atau teh hijau yang memiliki kadar kafein lebih rendah. (Muhtar Rais/SW/Image: gpointstudio/Thinkstock)