Celebrity

Wanita-Wanita Hebat Dalam Sejarah Oscar

  by: Redaksi       17/1/2015
  • Setelah pengumuman nominasi Academy Awards kemarin lalu, demam Oscar pun akan terus mewabah hingga akhir Februari nanti. Cosmo pun tak mau ketinggalan dengan merangkum beberapa fakta menarik tentang kiprah wanita dalam ajang paling prestisius di industri perfilman dunia ini. (Imron Ramadhan/SW/Image: Various)


    Meryl Tak Terkalahkan

    Munculnya nama Meryl Streep dalam nominasi Aktris Pendukung Terbaik lewat film Into The Woods tahun ini kian menajamkan citranya sebagai pelakon watak nomor satu yang masih eksis. Bayangkan, ia sudah 19 kali dinominasikan di ajang Oscar, mengalahkan Jack Nicholson yang “hanya” 12 nominasi. Meryl sendiri telah memenangkan empat di antaranya, terakhir tentu Anda ingat perannya sebagai Margareth Thatcher dalam The Iron Lady (2011).


    Sutradara Wanita Terbaik

    Sepanjang sejarah Oscar, hanya empat orang wanita yang pernah dinominasikan dalam kategori Sutradara Terbaik, dan satu-satunya yang pernah meraih gelar tersebut adalah Kathryn Bigelow untuk film The Hurt Locker (2009) yang sekaligus terpilih sebagai Film Terbaik. Hebatnya, kala itu Kathryn mengalahkan mantan suaminya sendiri, James Cameron, yang menyutradarai Avatar.





    Berjaya di Dua Bidang

    Salah satu aktris terbaik asal Inggris, Emma Thompson, adalah satu-satunya orang yang pernah memenangkan Oscar dalam kategori akting dan penulisan naskah. Gelar Aktris Utama Terbaik diraih tahun 1992 lewat Howards End, dan tiga tahun kemudian piala untuk Penulis Naskah Terbaik pun direbutnya berkat film Sense & Sensibility.


    Katharine The Legend

    Dengan koleksi empat piala, aktris legendaris Katharine Hepburn menjadi pemain film dengan raihan Piala Oscar terbanyak dalam sejarah (dan semuanya dalam kategori Aktris Utama Terbaik!) berkat akting memukaunya di Morning Glory (1932), Guess Who's Coming to Dinner (1967), The Lion in Winter (1968), dan On Golden Pond (1981). Who run the (acting) world? GIRL!


    Termuda dan Terbaik

    Peraih Oscar termuda sepanjang penyelenggaraan Academy Award adalah aktris cilik Tatum O'Neal. Predikat Aktris Pendukung Terbaik tahun 1973 berhasil didapatnya lewat perannya di film Paper Moon dalam usia 10 tahun. Lawan mainnya di film tersebut adalah ayah kandungnya sendiri, Ryan O'Neal.




    Double Elizabeth

    Kejadian unik terjadi dalam penyelenggaraan Academy Awards tahun 1999, di mana saat itu Cate Blanchett dan Judi Dench mendapat nominasi karena memerankan tokoh yang sama, yaitu Ratu Elizabeth, dalam dua film berbeda: Elizabeth dan Shakespeare in Love. Meski hanya muncul selama delapan menit, namun Judi Dench berhasil meraih gelar Aktris Pendukung Terbaik. Cate harus takluk oleh Gwyneth Paltrow (Shakespeare in Love) di kategori Aktris Terbaik.


    Black Power

    Tahun lalu nama Lupita Nyong'o mencuat karena meraih Oscar sebagai Aktris Pendukung Terbaik dalam 12 Years a Slave. Faktanya, hingga hari ini, jumlah aktris kulit hitam yang pernah memenangkan Piala Oscar bisa dihitung dengan jari. Hattie McDaniel-lah yang membuka “jalan” saat ia dinobatkan sebagai Aktris Pendukung Terbaik dalam film epik Gone With The Wind pada tahun 1941. Sedangkan untuk gelar Aktris Utama Terbaik baru jatuh ke tangan aktris kulit hitam untuk pertama kalinya pada tahun 2001 oleh Halle Berry lewat film Monster's Ball.