Better You

5 Medical Check Up yang Wajib Dilakukan Wanita

  by: Redaksi       21/1/2015
  • Jangan takut ketika anda melakukan medical check-up, dear. Khusus untuk wanita, ternyata ada beberapa jenis pemeriksaan yang wajib Anda lakukan paling tidak setiap enam bulan sekali. Selagi masih awal tahun, yuk lakukan beberapa medical check-up berikut ini. Lebih baik Anda mendeteksi hal-hal tidak baik sejak dini, kan?

    1. Mammogram

    Kanker payudara telah menjadi musuh terbesar seluruh wanita di dunia. Salah satu pencegahannya adalah dengan rutin melakukan self-examination dan setelah di atas umur 20 tahun Anda sebaiknya mulai rutin melakukan mammogram. Pendeteksian lebih dini bisa membuat tingkat keberhasilan penyembuhan semakin besar.

    2. Bone Density



    Wanita lebih rentan kehilangan kalsium pada tulang yang nantinya akan menyebabkan osteoporosis atau pengeroposan tulang. Oleh karena itu, mulailah untuk rutin mengecek bone density tulang Anda setiap tiga tahun sekali. Untuk mencegah, mulai dari sekarang, lebih seringlah melakukan olahraga dan juga mengonsumsi kalsium dan vitamin D untuk membuat tulang lebih kuat.

    3. Pap Smear

    Kanker serviks atau kanker leher rahim bisa dicegah dan diobati apabila dideteksi dan diobati sejak dini. Tapi nyatanya lebih dari 76% pasien kanker serviks terdeteksi sudah memasuki stadium lanjut. Oleh karena itu sejak usia 18 tahun wanita dianjurkan untuk rutin tiap tahun melakukan pap smear untuk mencegah kanker leher rahim.



    4. Test HPV (Human Papilloma Virus)

    Human papilloma virus atau HPV adalah virus yang menyerang manusia dan lebih sering menyerang kalangan usia 18-30 tahun, terlebih bagi yang aktif melakukan hubungan seks. 95% dari virus HPV ini merupakan penyebab kanker serviks. Jadi dengan melakukan serangkaian tes dan juga vaksinasi HPV, Anda bisa mengurangi risiko terkena kanker serviks dan penyakit lainnya yang disebabkan oleh virus ini.

    5. Kolesterol dan Tekanan Darah

    Pengecekan kolesterol sangatlah mudah dilakukan yang diperlukan hanyalah sedikit sampel darah dan juga Anda. Dengan mengetahui tingkat kolesterol dan tekanan darah, Anda juga bisa mengetahui risiko penyakit jantung pada diri Anda. (Eunike Freskanta Bukit/VP/Image: doc. javi_indy / iStock / Thinkstockphotos)