Celebrity

Pradikta Wicaksono, Tantangan Akting dan Bermusik

  by: Silvya Winny       23/1/2016
  • Di awal kariernya, keinginan Pradikta Wicaksono atau Dikta untuk bermusik sempat ditentang sang ayah. Bagaimana hingga akhirnya ia bisa menjadi seorang musisi seperti sekarang ini? Simak kisah berikut ini.

     

    Hai Dikta, lagi sibuk apa saja nih?



    Hai juga, Cosmo. Belakangan saya masih sering manggung bersama Yovie & Nuno, shooting serial TV Stereo yang sekarang sudah masuk season 2, dan masih mengerjakan Dikta Project.

     

    Dikta Project?

    Yup, Dikta Project itu band saya di luar Yovie & Nuno. Awalnya bernama Revolver, hahaha. Rock banget, ya? Aliran dan jenis musiknya berbeda dengan Yovie, lebih ke blues dan punk. Bisa dibilang band ini lebih nunjukin selera musik yang gue banget.

     

    Berencana untuk mengeluarkan album?

    Rencananya sih begitu, tahun depan kita akan mengeluarkan album pertama. Ditunggu, ya.

     

    Bagaimana dengan awal Anda menjadi seorang aktor?

    Nah, ini dia. Saya sebenarnya tidak pernah terpikir untuk menjadi seorang aktor, sampai suatu hari saya diajak untuk ikutan casting. Yah, awalnya cuma ikut-ikutan saja sih, sekadar coba-coba. Dan saat dikasih tahu kalau saya lolos, awalnya malah nggak percaya. Saat itu yang terpikir adalah, okay saatnya bilang Mas Yovie, karena saya belum bilang-bilang saat ikutan casting kemarin, haha!

     

    Bagaimana rasanya saat pertama kali menjajal akting, sulit?

    Susah-susah gampang, bisa dibilang awkward. Hahaha. Saya sebetulnya lemah dalam menghafal naskah, jadi awalnya memang sedikit sulit. Tapi semakin lama, saya menyadari bahwa skrip itu sebetulnya tak perlu dihafal, tapi dipahami. Jadi, asalkan kita tahu kondisi adegan yang diinginkan seperti apa, lalu kalimat percakapannya seperti apa, sisanya tinggal improvisasi saja.

     

    Bagaimana dengan awalnya menjadi seorang penyanyi?



    Nah, itu dia! Saya awalnya juga tidak terpikir untuk menjadi seorang penyanyi. Jadi pada saat audisi, saya pikir audisi itu adalah untuk mencari gitaris. Hahaha. Niat saya awalnya hanyalah ingin memberikan CD lagu demo saja. Tapi tiba-tiba saya ditanya, “Ya, kamu mau nyanyi lagu apa?” Dan saya bingung setengah mati. Akhirnya saya hanya bergumam nanana saja, sambil main gitar. Eh, ternyata saya lulus!

     

    Lalu, cita-cita Anda sebenarnya apa?

    Awalnya saya ingin menjadi drummer. Tapi karena ayah dulu pemusik, dan dia tahu kehidupan pemusik di zaman dulu seperti apa, beliau tidak suka saya menjadi pemusik. Akhirnya saya diarahkan ke atlit renang dan bulutangkis. Tapi karena saya tidak suka, kemudian saya berhenti. Awalnya ayah marah sekali mengetahui bahwa saya keluar dari atlit dan memilih untuk menjadi pemusik. Tapi akhirnya dia memberikan izin, malah sekarang beliau support banget, kok.

     

    Kalau diminta memilih, antara menjadi pemain film dan musisi, apa yang Anda pilih?

    Hmm, pertanyaan yang sulit. Karena sejujurnya saya tidak pernah menyangka kalau saya bisa menyukai kedua-duanya. Saat berakting, saya dihadapkan dengan banyak tantangan, salah satunya memerankan seseorang yang bukan diri saya sendiri. Sedangkan saat menjadi musisi, saya ditantang untuk mampu menyampaikan pesan dari lagu tersebut ke penonton. Nah, di situlah tantangannya, bagaimana menyanyikan sesuatu, dan membuat penonton merasakan apa yang saya rasakan. Beda tantangannya, tapi keduanya sama-sama saya sukai.

     

    Punya target khusus di tahun baru ini?

    Target khusus ya, hmm. Saya ingin sekali membeli rumah dan punya studio musik sendiri. Oh, menikah juga! Tapi tergantung si dia dulu, mau menikah dengan saya atau tidak. Hahaha.

     

    Stylist & Writer : Alvin Yoga / VP

    Foto : Richard Gartrodus

    Makeup & Hairdo : Shirleen T (081210077297/@ShirleenTMakeupArtist)

    Lokasi :  Q Billiard - Grand Indonesia , West Mall Lt. 5)