Lifestyle

Serunya Acara Nonton Bareng Film Headshot

  by: Alvin Yoga       8/1/2017
  • Kamis, 1 Desember lalu, bioskop Plaza Senayan XXI dipadati dengan ratusan orang dalam rangka acara nonton bareng film Headshot bersama Cosmo. Tak heran, film laga yang baru saja dirilis 8 Desember 2016 ini memang sudah ditunggu-tunggu karena telah mengikuti berbagai ajang festival film di seluruh dunia.

     



    https://www.cosmopolitan.co.id/newtest/vrgallery/photo/6e2ae5aa9ed5a967904d9cacebaf3183.jpg

    Antusiasme Penonton Akan Headshot

    Meriahnya acara nonton bareng ini sudah terasa ketika memasuki bioskop. Ratusan orang sepertinya tak sabar untuk menyaksikan film yang sudah mengikuti ajang world premiere pada Toronto International Film Festival 2016 kemarin. Yup, film laga besutan Timo Tjahjanto dan Kimo Stamboel ini memang sudah sering mengikuti berbagai ajang festival film, termasuk di antaranya Fantastic Festival di Austin, Texas, kemudian Mayhem Festival 2016 di Inggris, serta Beyond Festival di Los Angeles. Wow!

     

    Sinopsis

    Film yang mendapatkan penghargaan di The Grand Nouveax Genre Award di L'Etrange Festival Paris ini bercerita seputar seorang lelaki misterius – yang diperankan oleh Iko Uwais – yang terbangun dengan kondisi hilang ingatan setelah mengalami kondisi koma yang cukup lama. Ailin – yang diperankan oleh Chelsea Islan, adalah seorang mahasiswi kedokteran yang telah merawat sang pemuda dengan sabar. Ia menemukan pria tersebut dalam kondisi sekarat dengan luka tembakan di kepala. Ailin kemudian memberi pemuda yang hilang ingatan itu dengan nama Ishmael. Ketika hubungan keduanya mulai dekat, tanpa disadari Ishmael justru diincar oleh sekelompok pembunuh. Ailin, yang sedang bersama Ishmael pun terseret dalam pusaran masalah tersebut.

    Hingga suatu ketika, Ailin diculik oleh komplotan kriminal yang dipimpin oleh Lee (diperankan oleh Sunny Pang), seorang bos mafia yang begitu misterius. Untungnya, perlahan-lahan ingatan Ishmael kembali seiring usahanya menyelamatkan Ailin. Setiap kali menghadapi kawanan kriminal, Ishmael seakan menemukan kembali potongan memori, seperti menyatukan puzzle.



     

    Film Laga Dengan Koreografi Realistis

    "Headshot mencoba memberikan tawaran hiburan lain kepada penonton. Kami sadar bahwa film-film Iko Uwais sebelumnya sukses secara internasional, itu sebabnya kami tidak ingin mengecewakan penonton dan penggemar Iko,” ungkap Timo Tjahjanto. “Banyak pengalaman baru di film ini. Saya juga harus membuat adegan drama serealisitis mungkin, dan mengkombinasikannya dengan adegan laga semenarik mungkin,” lanjutnya.

    Bagi Iko, adegan laga dalam film ini dibuat lebih leluasa dibandingkan dengan film-film yang ia mainkan sebelumnya. “Untuk urusan koreografi laga, kami memang dituntut agar lebih kreatif supaya berbeda dengan film-film lainnya dan tidak terkesan seperti pengulangan. Kami masih menggunakan beladiri silat sebagai dasar adegan laga, walau tidak sepenuhnya murni silat,” jelas Iko.

    Berbeda dengan Iko, bagi Chelsea Islan Headshot menjadi film pertamanya yang bergenre laga. “Di film Headshot, saya mendapatkan pemahaman baru soal film laga, bagaimana harus bertahan membela diri dan melawan dalam satu adegan,” ucapnya. Tak hanya dipenuhi dengan aktor asal Indonesia, Headshot juga melibatkan pemain asal Singapura, Sunny Pang. Sunny yang telah banyak bermain di film laga di Singapura, pernah menjadi sutradara dan sekaligus koreografer laga dalam film-filmnya. Penasaran dengan filmnya? Jangan lewatkan film Headshot di bioskop, ya.

    (Alvin Yoga / VP / Image: Dok. Cosmo)