COSMOPOLITAN PLAYLIST00:00 - 06:00    
NOW PLAYING

Mau Sukses? Hindari 9 Perilaku Tidak Profesional Ini

BY KEZIA CALESTA 18 Jan 2018
Mau Sukses? Hindari 9 Perilaku Tidak Profesional Ini

Penulis buku The Professional, Subroto Bagchi mendeskripsikan beberapa perilaku yang menunjukkan kurangnya profesionalisme. Semoga tips Bagchi dan Cosmo dapat dijadikan panduan supaya Anda dapat menghindari 9 perilaku ini.

 

1. Sering Terlambat

 

 

Ketika Anda selalu tepat waktu, perilaku tersebut mencerminkan dedikasi tinggi. Tidak ada istilah “fashionably late” dalam urusan pekerjaan. Sesekali terlambat dapat dimaklumi, asalkan hal tersebut tidak dijadikan kebiasaan.

 

2. Melewati Deadline

 

 

Deadline itu seperti janji – jika Anda tidak menepati tenggat waktu, atasan/klien Anda akan kecewa dan kesal, dan Anda akan dianggap kurang profesional.

 

3. Tidak Berterus Terang

 

 

Jika Anda merasa bahwa deadline tidak akan bisa tercapai, sebaiknya beritahu atasan atau klien sejak beberapa hari sebelumnya. Dengan adanya pemberitahuan, atasan/klien akan lebih mempersiapkan untuk perubahan tersebut. Jika Anda terus menunda, waktu untuk melakukan revisi pun akan semakin terbatas, lho. Anda juga yang akan kesulitan nantinya.

 

[ BACA JUGA: Tips Jitu Mendapatkan Karier Impian ]

 

4. Tidak Tahu Batas

 

 

Anda bisa saja berteman baik dengan atasan atau rekan kerja, namun Anda perlu tahu batas antara pertemanan dan pekerjaan. Ingat untuk tetap menghormati dan meminta izin sebelum membuat keputusan yang menyangkut orang lain.

 

5. Plagiat

 

 

Sejak masa kuliah pun, Anda sudah diingatkan bahwa aksi plagiat dapat berakibat fatal. Di dunia kerja pun begitu – bahkan, perusahaan dapat dituntut atas kesalahan Anda.

 

6. Menyalahkan Orang Lain

 

 

“Layaknya seorang tukang yang menyalahkan alatnya, seorang pekerja yang tidak profesional pun bisa menyalahkan rekannya.” Saat membuat kesalahan, anggaplah itu sebagai pelajaran yang tidak boleh Anda ulangin ke depannya, bukannya malah menunjuk jari ke orang lain. It's that simple.

 

[ BACA JUGA: Untuk Sukses Berbicara Depan Umum, Lakukan Ini! ]

 

7. Melebih-lebihkan Pengalaman dan Kualifikasi

 

 

Bagchi mengungkap, “Saya sudah sering mendapat CV dari sarjana-sarjana muda yang sebenarnya hanya pernah magang, namun mereka mengakui telah menciptakan hal-hal besar untuk perusahaannya. Meski mudah untuk berbohong, eksekusinya akan sangat memalukan dan memberikan kesan buruk ke semua orang.”

 

8. Sering Berganti Pekerjaan

 

 

Memang tidak semua perubahan direncanakan. Namun jika Anda terlalu sering berganti pekerjaan dengan alasan "bosan" atau "tidak cocok", Anda akan dicap kurang berkomitmen dan berjiwa oportunis.

 

9. Tidak Menjaga Penampilan

 

 

Penampilan Anda harus menunjukkan kredibilitas. Ikuti peraturan berpakaian organisasi, tapi jangan takut untuk mengeluarkan sisi kreatif Anda dan mix and match!

 

(Kezia Calesta / SW / Image: doc. Shutterstock / Syda Productions)

0 REACTIONS

Comments

Leave A Comment

POST COMMENT
What are you looking for?
Content of the popup
CLOSE