Better You

Ternyata Ini Trik Restoran yang Buat Anda Lapar Mata

  by: Alvin Yoga       3/1/2018
  • Ingin tahu mengapa Anda sering memesan menu lebih banyak dari yang Anda butuhkan? Anda mungkin tidak menyadarinya, tapi restoran memiliki triknya tersendiri yang membuat Anda “lapar mata”. Mau tahu bagaimana caranya? Simak di bawah ini!
     
    Posisi Menu Makanan
    Sadarkah Anda bahwa menu dessert biasa diletakkan di sebelah kanan menu? Hal ini dilakukan karena biasanya mata lebih terbiasa untuk melihat halaman sebelah kanan terlebih dahulu, sehingga Anda ikut tertarik untuk memesan makanan penutup.
    Tak hanya itu, menu seperti salad dan buah-buahan biasanya diposisikan di sisi kiri menu, dan dessert diletakkan di sebelah kanannya. Hal ini dilakukan agar setelah memesan menu di kiri, Anda juga menjadi tertarik untuk memesan makanan penutup di sebelah kanan. “Duh, aku hanya memesan salad, tambah makanan manis lagi sepertinya tidak masalah. Lagi, menu dessert-nya menarik sekali.”
    Oh ya, menu dessert juga biasa tidak diletakkan dekat menu utama. Well, siapa yang ingin memesan makanan penutup jika menu utamanya sudah bisa membuat Anda kenyang?
     
    Pemilihan Warna
    Mulai dari logo restoran hingga interior ruangan, semua dipikirkan baik-baik agar Anda merasa “lapar mata”. Psst, restoran biasa mengaplikasikan warna-warna hangat seperti merah, oranye dan kuning pada logo mereka untuk menambah nafsu makan.
    Menurut Gary Blumenthal dari International Food Strategies, warna-warna ini secara psikologis memang menambah nafsu makan. Sebaliknya, warna biru dan ungu biasa menekan nafsu makan.
     
    Tampilan Harga yang Cerdik
    Yup, cara terakhir restoran agar Anda tertarik memesan lebih banyak makanan adalah dengan merancang menu sebaik mungkin. Terutama di bagian harga. Restoran akan “memainkan" harga makanan agar terlihat lebih terjangkau.
    Itulah mengapa seringnya harga pajak tidak dimasukkan dalam menu. Padahal beberapa restoran bisa memberikan pajak antara 10% hingga 21%.
    Cara lainnya adalah dengan menghilangkan angka nol pada harga mereka. Bilangan yang kecil akan membuat Anda merasa lebih nyaman dalam memesan makanan. Semisal, untuk segelas soda yang harganya Rp 20.000,-, diubah menjadi 20 saja.
    Namun trik yang paling cerdik adalah dengan menurunkan nominal angka di depan. Semisal, untuk sepiring pasta yang awalnya seharga Rp 80.000,-, diubah menjadi Rp 79.000,-. Angka 7 terkesan jauh lebih murah dibanding 8, walau sebenarnya harga yang Anda bayarkan sama saja. Hal ini bahkan telah teruji oleh riset yang dilakukan oleh Cornell University School of Hotel Administration.
     
    (Alvin Yoga / SW / Image: Dok. Dean [email protected])