Love & Sex

Ini 8 Hal yang Penting Saat Memilih Pacar Di Umur 20-an

  by: Alvin Yoga       22/1/2018
  • Twenties is an era of dating. Tidakkah Anda merasa begitu? Banyak yang berkata bahwa umur 20-an adalah masa-masa terbaik untuk pacaran. Jatuh cinta berulang kali, patah hati berkali-kali. Oh, what a nice time.
     
    Di umur 20-an ini pun, Anda mulai mendapatkan banyak pelajaran soal cinta, especially in your mid-twenties. Anda sadar, bahwa ternyata membangun hubungan tidak hanya sekadar mencari pasangan yang tampan atau bertubuh six pack, dan kencan bukan semata cuma soal memilih pakaian yang pas dan memoles makeup yang tepat di wajah untuk kemudian datang ke restoran fancy tiap akhir pekan.
     
    Anda menyadari bahwa semakin dewasa, ada banyak hal-hal lain yang jadi prioritas ketika membangun sebuah hubungan. And so, you simply stop being able to deal with the same stupid things you used to. Cosmo sadar mengenai hal ini, dan menurut Cosmo setidaknya delapan hal ini berubah menjadi prioritas semakin Anda bertambah dewasa. Setuju?
     
    Mandiri dan Punya Ambisi
    Hal yang membuat Anda turn-off bukan lagi soal pria yang “dicap” playboy, tapi pria yang tidak mandiri dan tak punya ambisi. Anda sudah mendapatkan pekerjaan, si dia masih sibuk memikirkan apa pekerjaan yang ia inginkan. Ketika sebuah tawaran pekerjaan datang, ia justru menolak pekerjaan tersebut karena ada kemungkinan ia akan dipindahkan ke luar kota. Parahnya, saat Anda sudah berganti pekerjaan baru, si dia masih sibuk berkutik di kantor yang sama sambil mengeluh soal atasannya yang menyebalkan. Huft. Pria yang tidak bisa mandiri dan tidak tahu apa yang ia inginkan seperti ini - tak peduli setampan apa pun ia, kini tak lagi membuat Anda tertarik.
     
    Bisa Memasak
    ... atau setidaknya ia mau membantu Anda ketika di dapur. Hey, it’s 2018! Masih berpikir bahwa memasak adalah kewajiban seorang wanita? Here’s the truth: there is nothing hotter than a guy who greets you with a plate of food, instead of a guy who ask you to a fancy dinner over weekends. Lagi, tak ada yang lebih menyebalkan dibanding pria yang hanya bisa mengandalkan orang lain untuk membersihkan alat makan setelah ia kenyang. Can you at least do something, dude?
     
    Mau Mendengarkan
    Hubungan yang sehat berawal dari komunikasi yang baik, dan karena komunikasi berlangsung dua arah, maka tak cuma menceritakan sisi dirinya, ia juga harus bisa mendengarkan. Terkadang ketika sedang dilanda masalah, yang Anda butuhkan bukanlah kekasih yang memberi saran dari A sampai Z, tapi seseorang yang mau mendengarkan dan mendukung Anda. Right?
     
    Membicarakan Masalah Kalian Secara Dewasa
    Pria yang AWOL dan menolak untuk membalas pesan Anda berhari-hari hanya karena ia sedang marah adalah mereka yang membuang-buang waktu. Percaya deh, setengah hidup Anda hanya akan dihabiskan untuk meladeni pria yang emosinya tidak stabil. Pria yang dewasa adalah mereka yang memang mau membicarakan masalah secara baik-baik dan mencari jalan keluar bersama-sama.
     
    Punya Selera Humor yang Sama
    Studi komunikasi yang dilakukan oleh University of Kansas terhadap 15.000 partisipan menunjukkan bahwa selera humor ternyata sangat berpengaruh terhadap lamanya suatu hubungan. Pasangan yang memiliki selera humor yang sama, dan tertawa atas suatu lelucon yang sama, biasanya memiliki hubungan yang berlangsung lebih lama. Seburuk apapun selera humor kalian, selama bisa tertawa bersama, then you are meant to be together.
     
    Memiliki Ide Kencan yang Kreatif
    Menonton serial Netflix di rumah sambil menghabiskan camilan memang menarik. Makan malam di restoran yang berbeda setiap akhir pekan juga menyenangkan. But this isn’t college. Jika yang kalian lakukan hanya itu-itu saja tiap akhir pekan, memangnya tidak bosan? Setidaknya, luangkan waktu untuk saling mencoba hobi masing-masing, atau lakukan sesuatu yang belum pernah Anda lakukan bersama. Semisal, bermain trampolin bersama, mencoba panahan, bermain boling, atau mengunjungi museum dan pameran seni. Remember, a guy who’s coming up with something fun for you to both do on a weekend shows he actually looks forward to spending real time with you.
     
    Memiliki Hubungan yang Baik Dengan Orang-Orang yang Tepat
    Membangun hubungan yang baik dengan banyak orang itu penting, terutama dengan mereka yang bisa membantunya mempersiapkan masa depannya. Sebut saja mereka yang bisa mendukung si dia dalam urusan karier. Jika ia memiliki hubungan yang baik dengan orang-orang tepat seperti ini, maka ia tahu bagaimana cara menata hidupnya. Girl, make sure you keep him close to you.
     
    Bisa Berteman Baik Dengan Orang-orang Terdekat Anda
    Si dia tahu bagaimana caranya menarik hati orang-orang terdekat Anda ketika Anda sedang sibuk melakukan hal lain. Semisal, Anda tak perlu kuatir ketika harus membiarkan si dia sendirian bersama dengan the girls karena ia bisa mengobrol dengan mereka - just like close friends do. Ia juga tidak sibuk bermain dengan handphone-nya ketika ibu Anda sedang sibuk di dapur, ia justru menawarkan diri untuk membantu. Pria yang tahu bagaimana caranya berteman dengan orang-orang terdekat Anda adalah mereka yang peduli dengan kehidupan Anda, and that's important.
    (Alvin Yoga / SW / Image: Dok. [email protected])