Love & Sex

Tanda Hubungan Buruk yang Tidak Bisa Ditoleransi

  by: Kezia Calesta       23/1/2018
  • Apakah Anda yakin berada di dalam hubungan yang bahagia? Hmm, bila Anda sering dikecewakan pasangan Anda, artikel ini akan menjadi semacam wakeup call. Berikut ini delapan tanda dari sebuah hubungan buruk yang seharusnya tidak ditoleransi. Bukannya berarti Anda langsung minta putus ya, bicarakan baik-baik dengan si dia untuk sebuah celah perbaikan dalam hubungan Anda.

     



     

    1. Kurang Komunikasi

    Bila Anda jarang mau berkomunikasi dengan satu sama lain, atau lebih parahnya, tidak BISA berkomunikasi... something is very wrong. Untuk menjalani hubungan yang sehat, Anda berdua harus bisa berdiskusi tentang segala hal. Bila Anda bahkan tidak bisa mengungkap bahwa sedang sedih atau kecewa, wake up girl. You're in a bad relationship.

     

    2. Hinaan

    Saling bercanda memang lucu, namun jangan sampai lelucon yang tidak berbahaya berubah menjadi penghinaan. Nah, ini yang menjadi masalah: Anda harus mengetahui batas candaan dan topik apa saja yang bisa menyakitkan hati satu sama lain. Anda tidak mau menjadi korban pelecehan verbal, kan? SHUT. IT. DOWN.

     

    3. Argumen Tanpa Solusi

    Bertengkar memang normal, kecuali jika Anda bertengkar setiap hari. Apakah Anda sering berargumen dengan si dia tanpa menyelesaikan masalah? Hey, Anda tidak bisa terus menimbun keluhan dan kekesalan ataupun mengabaikan masalah tersebut dengan make-up sex. Akibatnya, suatu saat Anda pasti akan meledak!

     

     

    [BACA JUGA: Cara Mudah Bikin Pria Luluh Lagi Setelah Bertengkar ]

     

    4. Orang Terdekat Tidak Setuju

    Mereka yang paling mengenal Anda. Percayalah, keluarga atau sahabat terdekat Anda biasanya bisa mendeteksi jika Anda sedang berada di dalam hubungan yang tidak baik. Meski Anda akan merasa defensif, cobalah untuk mendengarkan opini dan nasihat dari orang-orang terdekat karena mereka benar-benar peduli dengan Anda. Siapa tahu mereka melihat sisi buruknya yang tersembunyi dari Anda?



     

    5. Tidak Ada Prioritas

    Dalam sebuah hubungan, pasangan Anda harus dijadikan prioritas. Setiap orang pasti memiliki keluarga, karier dan kehidupan sosial, namun bila Anda jarang dihargai dan seringkali ditempatkan di posisi terakhir, you know what to do.

     

    6. Tidak Ada Apresiasi

    Pernah mengeluarkan extra effort untuk membuat si dia senang, namun tanggapannya tidak seperti yang Anda harapkan? Coba tanyakan diri sendiri, mengapa Anda masih membuang-buang waktu bersamanya saat ia tidak pernah bisa menunjukkan apresiasi atas perhatian dan kasih sayang Anda?

     

     

    [BACA JUGA: 10 Kebiasaan Buruk yang Dapat Merusak Hubungan Cinta ]

     

    7. Anda Suka Menyendiri

    Ya, sudah sewajarnya Anda menikmati me time. Tetapi jika Anda malah merasa lega setelah berpisah dari sang pasangan, umm... that's an issue. Anda seharusnya bersemangat saat sedang menghabiskan waktu bersama dan tidak sabar untuk bertemu dengannya lagi. Bila Anda sudah tidak bisa menikmati quality time dengannya, mengapa Anda masih bersama?

     

    8. Anda Tidak Bahagia

    Nah, ini seharusnya menjadi indikasi yang jelas, tetapi adakalanya Anda butuh reminder. Bila salah satu dari Anda sudah tidak bisa bahagia, Anda berdua seharusnya berpisah. Lupakan opini orang lain dan berapa lama Anda sudah berpacaran. Kebahagiaan Anda lebih penting!

     

    (Kezia Calesta / SW / Image: doc. Outnow.ch)