Career

Ini Hal yang Harus Anda Lakukan Saat Melamar Kerja

  by: Alvin Yoga       28/1/2018
  • Mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan impian Anda memang tidak mudah, terutama ketika Anda harus menghadapi segudang interview sebelum akhirnya mendapat pekerjaan yang diinginkan. Nah, untuk membantu proses wawancara kerja Anda, Cosmo sudah menyiapkan beberapa tips. Berikut adalah daftar apa yang harus Anda lakukan dan apa yang sebaiknya tidak Anda katakan ketika sedang melamar kerja. 
     
     
    Usahakan Anda Melamar di Bidang yang Sama
     
    Akan jadi nilai plus jika Anda melamar pekerjaan di bidang yang sama. Dengan begini, Anda bisa menggunakan pengalaman kerja yang terakhir sebagai contoh yang relevan untuk pekerjaan yang Anda lamar. Jangan lupa juga untuk menyebutkan beberapa jobdesk yang pernah Anda kerjakan, hal ini akan sangat berguna bagi sang pewawancara untuk mengetahui sejauh apa pengalaman kerja Anda.
     
    Di sisi lain, jika Anda adalah seorang fresh graduate dan belum memiliki pengalaman kerja, hal terbaik yang bisa Anda lakukan adalah melampirkan beberapa contoh karya Anda. Semisal, jika Anda melamar untuk menjadi seorang penulis di majalah, Anda bisa membuat blog dan mulai menulis untuk menjadi contoh portfolio. Jangan lupa juga untuk menyebutkan pengalaman magang, organisasi dan seminar lainnya yang sehubungan dengan pekerjaan Anda.
     
     
     
    Gunakan Istilah yang Hanya Dipakai Di Bidang Kerja Anda
     
    Menurut informasi yang dikeluarkan oleh JobStreet, menggunakan istilah tertentu yang berhubungan dengan bidang yang dilamar bisa membuat Anda terlihat lebih baik. Semisal, jika Anda ingin menjadi wartawan, kata-kata seperti korlip akan membuat Anda terlihat lebih berpengalaman.
     
    Bagi fresh graduates, jangan lupa untuk menyebutkan seminar yang pernah Anda ikuti, dan tunjukkan sertifikat kehadiran Anda pada acara tersebut. Semisal, Anda melamar menjadi wartawan, maka sebutkan seminar jurnalistik yang pernah Anda ikuti bersama seorang pembawa berita terkenal. Lampirkan juga kemampuan bahasa yang Anda miliki sebagai nilai plus.
     
     
     
    Katakan Dengan Jujur Pengalaman Kerja, Gaji dan Informasi Personal Anda
     
    Catat: jangan pernah (percayalah, jangan pernah!) mengarang soal pengalaman kerja, gaji serta informasi personal Anda. Berbohong soal hal tersebut hanya akan membuat Anda berada dalam masalah ketika proses wawancara berikutnya nanti. Katakan dengan jujur apa yang pernah Anda lakukan, kemampuan apa yang Anda miliki dan apa yang Anda dapatkan dari kantor sebelumnya. Dengan begitu sang pewawancara dapat mengerti jobdesk apa yang bisa Anda selesaikan dan apa yang harus Anda pelajari ke depannya.
     
     
     
    Jangan Terlalu Sering Berganti Pekerjaan, Terutama Tanpa Alasan yang Jelas
     
    Job-hopping memang sudah menjadi hal yang umum dilakukan oleh para millennials. Tapi hati-hati dear, terlalu sering berganti kantor juga akan menunjukkan bahwa Anda tidak memiliki loyalty. And loyalty is valuable. Jika Anda sering berganti pekerjaan dan sang pewawancara penasaran dengan bertanya mengenai kebiasaan tersebut, pastikan Anda punya alasan yang masuk akal untuk menjawab pertanyaan itu.
     
     
     
    Hindari Mengatakan Hal yang Buruk Mengenai Kantor Anda Sebelumnya
     
    Akan lebih baik jika Anda tidak mengatakan keburukan dari kantor Anda sebelumnya, karena hal tersebut hanya akan membuat Anda terkesan menyalahkan orang lain. And again: tak ada kantor yang suka mempekerjakan orang yang suka mengeluh dan rajin bergosip. Lebih baik utarakan saja alasan Anda ingin pindah ke kantor yang baru.
     
     
     
    Uang Memang Penting, Tapi Bukan Segalanya
     
    Sebelum menolak sebuah tawaran, lihat dulu pro dan kontranya. Disamping gaji, ada beberapa faktor yang juga harus Anda pikirkan ketika bernegeosiasi: semisal asuransi kesehatan dan gigi, jam kerja yang fleksibel, dana pensiun, jumlah cuti dan izin sakit, bonus tahunan, sistem reimburse, cuti hamil (penting!), serta kenaikan gaji dan jabatan. Again, jangan pernah ragu untuk bertanya mengenai hal-hal tersebut.
     
    (Alvin Yoga / SW / Image: Dok. Outnow.ch)