Better You

8 Tips Persiapan Kuliah di Luar Negeri

  by: Redaksi       23/1/2019

  • 1. Biasakan untuk mandiri

    Hidup sendiri dan jauh dari orang tua dan orang-orang terdekat memang memerlukan suatu skill tersendiri. Yap, skill itu adalah kemandirian. Apabila kamu sudah pergi jauh tetapi belum memiliki dasar-dasar pengetahuan dan pengalaman untuk mengurus dirimu sendiri, kamu akan mengalami kesulitan. Oleh karena itu, usahakan selalu belajar untuk mandiri sejak dini sebelum kamu berkuliah agar nanti kamu terbiasa hidup dengan kesendirian di negara orang yang tidak kamu kenali.




    2. Pilih negara, universitas dan jurusan dengan tepat


    Setiap orang mungkin memiliki negara dan universitas impian yang dituju, namun, terkadang orang-orang hanya merujuk untuk hanya ingin kuliah di Negara A atau Universitas B dan kurang memikirkan secara spesifik tentang jurusan apa yang dituju. Nah, pemilihan jurusan juga tak kalah penting. Intinya, kamu harus pilih jurusan yang sesuai passion kamu agar kamu melakukan semuanya sepenuh hati dan tidak setengah-setengah. Sayang bukan apabila kamu sudah sekolah jauh-jauh tapi tidak mendapatkan full study experience?


    3. Cari tahu kualifikasi dan persyaratan yang dibutuhkan

    Rencana kamu untuk berkuliah di suatu institusi atau negara tertentu harus kamu telusuri lebih lanjut. Jangan lupa untuk selalu mencari-cari persyaratan yang diminta dan kualifikasi yang perlu kamu penuhi. Biasanya, universitas-universitas di tiap negara memiliki kualifikasi level penguasaan bahasa calon pelajarnya. Kemudian, kamu juga diminta memiliki kualifikasi standar kurikulum ajar tertentu, seperti IB, A-Levels, dan beberapa lainnya bisa juga menggunakan standar kurikulum nasional Indonesia. Tetapi, selalu ada baiknya kamu menyiapkan rencana B, C, D dan seterusnya agar apabila kamu kurang memenuhi persyaratan yang diminta, kamu masih memiliki rencana cadangan.


    4. Persiapkan dokumen


    Setelah itu, kamu harus mempersiapkan dokumen-dokumen persyaratan yang diminta, seperti hasil tes bahasa, ijazah kelulusan, paspor, dan yang paling penting, visa pelajar.

    Untuk mengurus visa, masing-masing kedutaan negara yang dituju akan meminta kamu untuk membawa beberapa dokumen seperti, rekening koran tabungan orang tua atau sponsor dengan jumlah yang bisa menjamin kehidupanmu di negara tujuan, akte kelahiran, kartu keluarga, dan lain sebagainya. Ada juga kedutaan yang mengadakan sesi wawancara dan foto biometrik dan scan sidik jari sebagai bagian dari persyaratan setelah tes berkas.




    5. Cari akomodasi dan tiket pesawat

    Walaupun memang akan lebih baik langkah ini dilakukan sejak jauh-jauh hari, tetapi akan lebih aman untuk dilakukan setelah visa pelajar kamu terbit. Carilah tiket pesawat yang nyaman dengan harga yang cukup terjangkau dan masuk akal untuk pergi ke negara destinasi kamu. Untuk akomodasi, pastikan akomodasi dapat memenuhi apa yang kamu cari, contohnya penghangat dan pendingin ruangan, funished atau non-furnished, semuanya tergantung apa yang kamu cari. Sebaiknya, cari akomodasi dimana kamu men-share sebagian ruang di tempat tinggalmu agar kamu juga dapat tetap berkomunikasi dengan orang baru dan tidak merasa kesepian pastinya!


    6. Packing ringan!

    Tidak akan pulang ke Indonesia selama berbulan-bulan!? Mungkin cara yang paling ampuh menurut kamu adalah dengan memindahkan seluruh isi lemari kamu ke dalam koper – tapi, ini adalah kesalahan besar! Usahakan untuk membawa baju, sepatu, dan peralatanmu secukupnya dan se-efisien mungkin. Sisakan tempat untuk membawa makanan kering khas Indonesia yang tidak melanggar peraturan airport security negara tujuanmu agar kamu tetap bisa merasakan cita rasa nusantara. Dan pastikan, barang bawaanmu berada di garis toleransi bagasi, yaitu 30kg dan 7kg yang bisa kamu bawa di kabin pesawat.


    7. Cari media untuk berkomunikasi dengan keluarga di Indonesia


    Teknologi sekarang ini sudah makin maju. Cari fasilitas dan aplikasi yang bisa kamu gunakan sebagai media komunikasi kamu dengan keluarga di Indonesia agar kamu bisa tetap update dengan keluarga dan merasa keluarga berada di dekatmu, yaa, walaupun nyatanya jauh. Gunakan aplikasi seperti Line Free Call, Whatsapp Free Call, FaceTime, Skype dan lainnya. Hanya butuh koneksi internet, dan kamu bisa merasa dekat dengan orang-orang tersayangmu walaupun jarak dan waktu memisahkan.


    8. Pelajari budaya dan bahasa negara tujuan

    Sebelum pergi, ada baiknya untuk kamu mempelajari beberapa hal tentang adat, budaya, dan kebiasaan orang-orang asli negara tujuanmu. Hal ini penting agar kamu tidak mengalami culture shock dan agar kamu cepat beradaptasi. Bahasa dan kosakata dasar juga perlu dikuasai, karena tidak semua negara berbahasa nasional melayu ataupun inggris. Pasti kamu tidak mau menghadapi kesulitan untuk berkomunikasi, bukan?




    (Thalita Cahyani / Image: Doc. georgerudy©123RF.com, ammentorp©123RF.com, Kostyantine Pankin©123RF.com, Dmitriy Shironosov©123RF.com)