Better You

Hilangkan Rasa Stress dengan Seni!

  by: Redaksi       28/1/2019
  • Terapi mental melalui karya seni seolah dilupakan seiring berjalannya waktu. Dengan bertambahnya kedewasaan, kebanyakan orang berpikir kalau mereka semakin tidak kreatif dan memutuskan ketertarikan akan salah satu cara yang paling ampuh untuk berekspresi, yakni dengan menciptakan sebuah karya seni. Dan, kebanyakan orang dewasa sering kali mengasosiasikan bahwa terapi melalui menggambar atau mewarnai adalah kegiatan anak-anak, sehingga tidak cocok apabila mereka yang melakukannya. Padahal, faktanya, melalui karya seni, kita akan mendapatkan sebuah bentuk relaksasi, lho!




    Ilmuan neurosains Dr. Strang dari University of Alabama dan Dr. Kaimal dari Drexel University di Amerika, melansir bahwa keterlibatan diri di dalam semua jenis kegiatan yang bersangkutan dengan seni – menulis, menggambar, melukis, bermusik, menari, dan lainnya – dapat memungkinkan kita untuk bisa menyalurkan emosi dan perasaan secara konstruktif. Dr. Kaimal menyatakan bahwa hal itu merupakan proses sublimasi dimana kita menyalurkan emosi yang mungkin bersifat destruktif menjadi sesuatu yang adaptif dan positif.




    “Anda tidak mungkin langsung menonjok seseorang (ketika kesal), tetapi Anda mungkin sekali menonjok sebongkah tanah liat dan menghasilkan suatu karya darinya,” tambahnya. Jadi, seni dapat menjadi sebuah cara untuk self-care. Konsep self-care melalui karya seni ini adalah untuk melibatkan seluruh aspek dalam diri kita agar dapat mengkomunikasikan tentang hal-hal yang tidak dapat dijelaskan secara verbal dengan cara tidak berbicara, namun dengan menggunakan kreativitas dan pembuatan seni.


    Pada tahun 2016, Dr. Kaimal menemukan bahwa dengan melakukan aktivitas yang melibatkan kreativitas selama 45 menit akan menurunkan hormon kortisol (yang menimbulkan stress) 75% dari total partisipan penelitian.






    Menemukan suatu media seni yang kamu sukai dan memang cocok denganmu adalah kunci terbesar yang dapat menunjang kesuksesan terapi seni ini. Tiap kegiatan seni memiliki aspek-aspek yang membedakan satu dengan lainnya: menggambar berbeda dengan melukis dan memahat. Begitu pula dengan level kreativitas masing-masing orang. Sebagian orang senang mewarnai, sebagian lain senang men-doodle, dan lainnya gemar membuat karya-karya yang original. Setiap bentuk dari kegiatan seni akan menuntut kita untuk membuat sebuah keputusan sampai sejauh mana kita ingin berkreasi tentang hal tersebut. Jadi, jika kamu sedang mengalami stress ringan atau merasa lebih gelisah dari biasanya, mewarnai, melukis, atau merajut benang mungkin bisa jadi your go-to-at-home-self-care. Tetapi, self-care melalui seni yang bisa dilakukan sendiri ini merupakan terapi ringan. Apabila kamu merasa overwhelmed dengan tingkat kestressan kamu, kamu wajib dan harus berkonsultasi dengan para ahli. Karena jika tidak, masalah tentang stress kamu akan menjadi lebih parah dan bahaya untuk kesehatan mental dan fisikmu. Silahkan mencoba!




    (Thalita Cahyani / Image: Doc. Andrea Obzerova©123RF.com, Elnur Amikishiyev©123RF.com, Vitalij Sova©123RF.com, Nataliia Kelsheva©123RF.com)