Lifestyle

Tahun Ini, Warga Inggris Tidak Disarankan Liburan ke Bali!

  by: Shamira Priyanka Natanagara       6/1/2020
  • Warga Inggris yang berencana untuk mengunjungi Bali pada tahun ini dianjurkan untuk berpikir ulang. Menurut sebuah laporan, orang-orang disarankan untuk melewatkan pengalaman travelling di Pulau Dewata pada 2020, untuk memberikan satwa liar dan alam kesempatan untuk 'istirahat'. 

    Dalam daftar tahunan 'No List', penerbit informasi travel dan pariwisata Fodor's Travel menyebut Bali sebagai tempat yang patut dihindari dalam waktu dekat. Tujuan daftar tersebut adalah untuk menyorot tempat dan isu yang dialami para traveller, dan menjelaskan apa yang bisa mereka lakukan.

    "Bali, pulau Indonesia yang paling sering dikunjungi, telah menderita akibat efek overtourism (dikunjungi terlalu banyak turis) pada beberapa tahun terakhir hingga pemerintah menerapkan pajak turis untuk bantu melawan beberapa efek menyeramkan pada lingkungan," kata laporan tersebut.



    Di tahun 2017, pemerintah menyatakan "darurat sampah" akibat jumlah plastik di laut dan perairan, sementara penggunaan plastik sekali pakai mulai dilarang pada awal 2019. Yang tidak mengejutkan, cukup sulit untuk tidak mengacuhkan sampah ketika di Bali—dan dampak terhadap lingkungan pun sulit untuk ditangani.

    Selain isu lingkungan, laporan tersebut juga membahas pihak Bali yang sudah mulai "memberlakukan peraturan yang mewajibkan turis untuk menunjukkan sikap hormat saat mengunjungi situs-situs keagamaan," seperti larangan untuk memakai pakaian renang, memanjat tempat suci, dan secara keseluruhan tidak menghormati norma adat dan budaya.



    So hopefully, dengan anjuran ini Bali akan menjadi lebih bersih dan tentram. Setuju?


    (Artikel ini disadur dari Cosmopolitan UK / Perubahan telah dilakukan oleh editor / Alih Bahasa: Shamira Natanagara / Ed. / Image: Sebastian Pena Lambarri on Unsplash)