Better You

Fakta Sirtfood Diet, Rahasia Turun Berat Badan Adele

  by: Alexander Kusumapradja       9/1/2020
  • Baru-baru ini, dalam jepretan foto-foto liburan Adele bersama Harry Styles, penyanyi asal Inggris tersebut menjadi bahan pembicaraan karena bentuk tubuhnya terlihat jauh lebih ramping dari sebelumnya. The Brit melaporkan bahwa Adele menurunkan sekitar 22 kilogram setelah menyewa personal trainer yang menyarankannya mencoba Sirtfood Diet. Dan Adele bukan satu-satunya public figure yang tertarik pada pola diet yang sedang nge-trend ini. Kabarnya, Pippa Middleton juga penggemar pola diet ini dan Sirtfood Diet yang berfokus pada makanan yang mengatur metabolisme tubuh ini juga menjadi diet paling banyak dicari nomor tujuh di Google sepanjang tahun 2019. Jadi, apa sebetulnya Sirtfood Diet? Kita simak penjelasannya di bawah ini.



    1. Apa Itu Sirtfood Diet?

    Sirtfood Diet berasal dari Inggris dan diciptakan oleh dua ahli nutrisi yaitu Aidan Goggins dan Glen Matten yang menerbitkan buku panduan dan resep di tahun 2016. Diet ini berfokus pada sirtuin, yaitu protein dalam tubuh yang secara khusus mengatur kesehatan sel dan metabolisme. Sirtuin dapat ditemukan pada beberapa makanan seperti kale, extra-virgin olive oil, sorgum, teh hijau, blueberry, stroberi, bawang, kedelai, kunyit, cabai rawit, dan arugula. Kejutan manis yang termasuk dalam pilihan makanan diet ini adalah red wine, kopi, dan dark chocolate. Daging-dagingan tidak termasuk makanan sirtuin.

    Diet ini mengkombinasikan menu sirtfood dengan pembatasan kalori, dua faktor yang dapat memicu tubuh memproduksi lebih banyak sirtuin. Pencipta diet ini mengklaim diet ini dapat menurunkan berat badan dengan cepat, namun tetap menjaga massa otot dan melindungi tubuh dari penyakit kronis.

    2. Cara Menjalani Sirtfood Diet

    Di tiga hari pertama, kamu harus membatasi asupan kalori dengan hanya mengonsumsi 1.000 kalori per hari: satu menu makanan penuh sirtuin dan dua gelas green juice. Empat hari berikutnya, kamu boleh mengonsumsi 1.500 kalori per hari ketika menu tambahan sudah diizinkan. Setelah seminggu pertama itu, kamu diperbolehkan mengonsumsi menu sirtfood sebanyak kamu mau. Olahraga rutin per hari direkomendasikan dilakukan selama menjalani diet ini. Menu sirtuin diharapkan dapat mendorong perkembangan otot untuk mengaktifkan “gen kurus” dalam tubuh yang dianggap memiliki efek serupa dari diet dan olahraga.

    Resep green juice a la Sirtfood Diet adalah:

    • 75 gram kale

    • 30 gram arugula

    • 5 gram peterseli

    • 2 batang seledri

    • 1 cm jahe

    • Setengah apel hijau

    • Setengah lemon



    • Setengah sendok teh bubuk teh hijau

    Jus semua bahan kecuali bubuk teh hijau dan lemon dan tuangkan ke gelas. Peras lemon dengan tangan lalu aduk baik jus lemon dan bubuk teh hijau ke dalam gelas.

    3. Apakah Diet ini Efektif?

    Buku Sirtfood Diet melaporkan hasil dari percobaan yang melibatkan 39 orang. Selama seminggu, partisipan mengikuti diet dan berolahraga dan di akhir minggu dilaporkan rata-rata partisipan berhasil turun sekitar 3,2 kilo dan mempertahankan atau bahkan menambah massa otot mereka. Namun, hasil tersebut sebetulnya tidak terlalu mengejutkan karena membatasi asupan kalori sambil berolahraga memang dijamin bisa menurunkan berat badan, pertanyaannya: apakah penurunan berat badan instan ini bisa bertahan dalam jangka waktu yang lama?


    4. Apakah Diet ini Aman?

    Secara umum semua menu makanan yang termasuk sirtfood memang bermanfaat bagi kesehatan karena memiliki khasiat antioksidan dan anti peradangan. Namun, mengonsumsi hanya jenis makanan tertentu tak dapat memenuhi semua kebutuhan nutrisi tubuh kita. Mengonsumsi hanya 1.000 kalori per hari tidak dianjurkan tanpa pengawasan dari ahli nutrisi. Karena diet ini sangat membatasi kalori dan pilihan makanan, diet ini dapat membuat kita kekurangan protein, vitamin, dan mineral, terutama di hari-hari pertama. Diet ini juga mengharuskan kita meminum sampai tiga gelas green juice per hari yang meskipun mengandung banyak vitamin dan mineral namun juga mengandung gula dan tak menyediakan serat sehat yang seampuh buah dan sayuran utuh. Minum jus sepanjang hari juga bukan hal bagus bagi kadar gula darah dan kesehatan gigi kita.

    5. Efek Samping

    Meskipun fase awal diet ini sangat rendah kalori dan nutrisi yang kurang lengkap, namun tak ada efek samping yang benar-benar bahaya bagi orang dewasa dengan kondisi tubuh yang tergolong sehat ketika menjalankan diet ini. Namun bagi penderita diabetes, pembatasan kalori dan meminum kebanyakan jus di hari-hari pertama diet dapat meningkatkan kadar gula dalam darah yang berisiko. Efek samping yang pasti dirasakan orang adalah rasa lapar karena mengonsumsi hanya 1.000 – 1.500 kalori per hari akan membuat siapapun merasa lapar, terutama bila mayoritas yang kita konsumsi adalah jus yang rendah serat. Saat memulai diet ini, kamu mungkin akan merasakan efek samping lain seperti rasa lemas, lelah, dan mood yang tak stabil karena pembatasan kalori. Di samping itu, tak ada efek samping yang benar-benar membahayakan jiwa. 


    Pada akhirnya, Sirtfood Diet dapat disimpulkan sebagai diet yang penuh pilihan makanan sehat tapi pola makan yang kurang dianjurkan. Selain itu, hasil dan teori diet ini baru sebatas hype atau teknik marketing yang belum bisa dibuktikan secara ilmiah. Menambahkan menu makanan sirtfood ke dalam pola makan kita sehari-hari mungkin bukan ide yang buruk, namun tak ada jaminan apakah pola diet ini memang benar-benar bagus atau hanya sekadar tren belaka. Jadi, coba pikir dua kali sebelum mencobanya ya!


    (Alex K. / Image: Dok. Jessie Smith on Unsplash)