Beauty

10 Beauty Hack Yang Perlu Kamu Hindari!

  by: Astriana Gemiati       12/1/2020
  • Girls, tunjuk tangan bagi kamu yang senang dan sering bereksperimen dengan konsep DIY? Memang ada sesuatu perasaan yang menyenangkan kan... dan semua yang kamu lakukan sangat bermanfaat, bahkan bisa digunakan! Khususnya, produk kecantikan. Apalagi jika kamu bisa memadukannya dengan sesuatu yang ada di dalam kulkas. Seperti alpukat, yogurt, bahkan keajaiban cuka sari apel.

    Namun, ternyata ada beberapa trik beauty hack yang justru harus kamu hindari, lho! Ada beberapa hasil DIY perawatan kulit wajah bisa berikan hasil akhir yang tidak menyenangkan. Oh.. No!



    Yuk, cari tahu!

    #1. Menggunakan coconut oil sebagai pelembap wajah

    Masih menjadi perdebatan apakah minyak kelapa baik untuk kulit wajah. Namun, kabar baiknya memasak atau menggosokkannya di rambut dan seluruh bagian tubuh kamu yang kering sangatlah dianjurkan. Namun, untuk pelembap wajah? Hmm.. ada baiknya dihindari agar pori-pori tidak tersumbat. Kecuali kulit wajah kamu benar-benar dalam keadaan sangat kering. Itupun juga menggunakannya dengan sangat sedikit.


    #2. Menghilangkan sel-sel kulit mati dengan jus lemon atau jeruk nipis



    Kamu tahu kan bagaimana setetes lemon di mulut bisa terasa ingin mengerutkan wajah? (a.k.a: “kecut” mungkin sedikit perih). Nah, seperti itulah rasanya jika wajah kamu memaksakan jus super asam berada di kulit wajah kamu. Lebih buruknya lagi, jika kamu sedang berada di dekat matahari, mereka dapat memicu reaksi kimia yang bisa menyebabkan ruam, luka bakar parah, atau bercak hiperpigmentasi. 


    #3. Eksfoliasi dengan gula, garam, atau baking soda

    Tiga jenis bahan ini jelas memang baik untuk dimasukkan di dalam tubuh kamu. Sedangkan untuk DIY, butiran tiga bahan ini biasanya sering digunakan untuk scrub pengelupasan kulit wajah. Yup, butiran yang memiliki tekstur kasar ini sering disinyalir berpotensi akan meninggalkan efek kulit wajah lebih mudah memerah, apalagi jika digunakan pada kulit sensitif. Cosmo sarankan, agar menggosokanya ke kulit dengan gerakan melingkar menggunakan bantuan handuk lembut.

    #4. Menempatkan pasta gigi pada jerawat

    Tentu saja pasta gigi bisa mengeringkan jerawat berkat bahan-bahan yang terkandung di dalamnya, seperti baking soda dan peroksida. Namun ada beberapa efek kemungkinan yang akan timbul dan bisa membuat area kulit wajah lebih mudah memerah. Faktanya, untuk sebagian orang yang sedang menyikat gigi, pasta gigi yang bermigrasi dapat menyebabkan benjolan kecil berwarna merah dan ruam di sekitar mulut. Jadi, pasta gigi + kulit sepertinya bukan perpaduan yang bagus, girls!


    #5. Menerapkan putih telur mentah untuk mengencangkan wajah

    Memang “rahasia” mengencangkan kulit ini telah ada sejak lama. Namun kamu tahu apalagi yang sudah ada sejak lama? Salmonella.


    (*Salmonella wikipedia: Bakteri salmonella biasanya hidup di usus binatang dan manusia dan ditumpahkan melalui kotoran. Manusia paling sering terinfeksi melalui air atau makanan yang terkontaminasi. Spesies bakter gram-negatif yang memiliki flagellate dan berbentuk tongkat yang merupakan anggota dari genus Salmonella. Biasanya dijumpai pada ayam mentah dan telur angsa terutama di putih telur, meskipun tidak semua telur terinfeksi.)


    #6. Mengobatinya dengan krim ruam popok

    No, hmm,,, Cosmo menyarankan untuk tidak mencobanya. Krim ini memiliki anti-inflammatory zinc oxide dan dirancang khusus untuk mengobati kemerahan pada kulit yang sensitif. Tetapi krim biasanya juga mengandung bahan-bahan oklusif seperti mineral dan minyak lainnya, paraffin, dan synthetic beeswax, yang tidak kamu inginkan berada di dekat wajah ketika dalam kondisi cenderung berjerawat, apalagi yang sudah jerawat.




    #7. Effek mattifying dengan menggunakan deodorant

    Adapun antiperspirant yang bisa menekan keringat dan bukan produksi minyak. Dan, dengan risiko bahan powdery di dalamnya dapat membuat kulit wajah mudah teriritasi atau dapat menyumbat pori-pori.


    #8. Menggunakan lem pada komedo

    Cosmo mengerti, komedo adalah yang terburuk dan kamu bersedia mencoba melakukan apa saja untuk menghilangkannya. Tapi, meski tentu saja tidak beracun -seperti lem sekolah, walaupun dibuat untuk anak-anak- itu bisa berpotensi mengiritasi kulit. Daripada mengambil resiko, bicarakan dengan dokter kulit kamu tentang retinoid Rx, yang bentuknya tidak seperti lem dan telah terbukti benar-benar menempel pada pori-pori yang kotor.


    #9. Mengencangkan kulit dengan alkohol

    Ini seperti opsi nuklir untuk toner. Ini mungkin akan menghilangkan minyak, serta semua kelembapan kulit, dan membuatnya kencang, bahkan mungkin (mungkin) akan teriritasi. Siap-siap, bisa jadi justru kulit kamu juga dapat melakukan serangan balik dengan memproduksi lebih banyak minyak. No, thanks!


    #10. Setting spray makeup dengan hairspray


    Hairspray memang bisa bantu menahan rambut kamu pada tempatnya. Pertanyaannya, mengapa tidak membuatnya menjadi mutifungsi sebagai setting spray untuk makeup? Jawabannya, iritasi, kekeringan, dan tentu saja kulit akan mengelupas (euww..). Lebih baik kamu menggunakan translucent powder atau setting spray yang memang sudah diatur dengan formulasi yang khusus untuk wajah.




    ( Astriana Gemiati, Image: Unsplash.com, Instagram, GIPHY / Artikel ini disadur dari www.cosmopolitan.com / Perubahan telah dilakukan oleh editor )