Better You

Ini 6 Penyebab Siklus Menstruasi Kamu Tidak Lancar!

  by: Giovani Untari       23/1/2020
  • Sering merasa tengah bermain teka-teki pada siklus menstruasi kamu yang errr... terkadang terlambat, terlalu cepat, atau bahkan tidak datang sama sekali? Let us tell the secret behind!


    Girls, berbicara tentang fakta siklus menstruasi normal perempuan usia produktif umumnya terjadi setiap 28 hari (plus minus tujuh hari), dengan durasi lima hari plus minus dua hari. Tapi ada kalanya kamu kerap kali merasa aneh dengan siklus bulanan tersebut? Yang mana periode haid bisa saja datang di luar siklus normal, terlambat, bahkan absen dalam kurun waktu tertentu? Cosmo berikan sejumlah faktor yang berpotensi menjadi penyebab gangguan menstruasimu.




    1. Hormon

    Salah satu faktor yang mengatur keseimbangan haid adalah hormon. "Poros otak besar, otak kecil, serta indung telur masing-masing mengeluarkan hormon yang saling berpengaruh. Jumlah hormon estrogen dan progesteron yang tidak seimbang bisa menjadi penyebab gangguan masa haid," jelas Dokter Spesialis Obstetri & Ginekologi dan Konsultan Fertilitas RSIA Brawijaya Antasari, dr. Malvin Emeraldi, Sp.OG, KFER. Untuk mengatasi masalah haid terkait hormon dokter umumnya akan memberikan obat hormonal (misalnya pil KB) yang efektif mengatur kestabilan hormon dalam tubuh.


    2. Sindrom Polikistik Ovarium (PCOS)

    “Tidak semua perempuan yang mengalami gangguan menstruasi terindikasi mengalami sindrom polikistik ovarium (PCOS). Tetapi jika pasien memiliki riwayat penyakit ini maka rentan mengalami gangguan haid,” dr. Malvin. Gangguan sindrom polikistik ovarium ditandai beberapa gejala seperti: pertumbuhan rambut di area tubuh yang tidak normal juga kenaikan berat badan. Tingginya hormon androgen dalam penyakit ini juga menyebabkan munculnya jerawat.


    3. Olahraga Fisik Terlalu Keras

    Olahraga terlalu keras juga menjadi pemicu selanjutnya masalah periode menstruasi kamu. “Bagi perempuan yang suka berolahraga secara keras, termasuk melakukan lari jarak jauh itu akan memengaruhi kondisi tubuhnya. Keadaan terlalu lelah juga memengaruhi keseimbangan hormon progesteron dan esterogen. Yang akhirnya berpotensi membuat siklus menstruasi Anda terganggu," tambah dr. Malvin.






    4. Adanya Gangguan Kesehatan

    “Apabila Anda mengalami mengalami beberapa kasus seperti: haid memanjang di atas tujuh hari, pendarahan di luar masa menstruasi, atau mungkin tidak haid selama tiga bulan lebih, ini saatnya Anda memeriksakan diri ke ginekolog. Hal ini untuk memastikan ada tidak gangguan kesehatan seperti kista atau miom pada sistem reproduksi Anda,” tutur dr. Malvin. Terlebih jika beberapa tanda di atas juga diikuti oleh rasa nyeri berlebih, maka kamu pun perlu waspada. 


    5. Stres

    Seperti yang dijelaskan di atas, hormon memegang peranan penting pada siklus menstruasi. Saat kamu mengalami stres maka hormon tubuh juga akan berubah dan dapat memengaruhi sistem otak besar serta kecil yang mengatur masa menstruasi. Tidak hanya itu, stres juga memicu kondisi tubuh seperti penurunan atau kenaikan berat badan yang bisa berefek pada perubahan hormon.


    6. Kehamilan

    Faktor menstruasi yang terjadi secara tak normal juga bisa datang dari kehamilan. Prosedurnya, dokter akan memastikan pasien yang mengalami masalah menstruasi apakah tengah dalam kondisi hamil atau sebaliknya. “Karena semua penanganan gangguan haid di usia produktif harus dipastikan dahulu apakah ia hamil atau tidaknya. Beberapa tanda kehamilan pun terkadang mengelabui seperti timbul bercak yang kerap dikira pasien sebagai menstruasi,” tutup dr. Malvin.


    (Giovani Untari / Images: Dok. Freepik.com)