Beauty

Apa Bedanya Jerawat Akibat Purging dengan Breakout?

  by: Yovita Pratiwi       22/1/2020
  • Pernahkah kamu mencoba skincare baru dan ternyata malah buat wajah jadi tumbuh jerawat? Bisa jadi ini merupakan gejala purging, atau kulitmu tengah mengalami breakout seperti biasa.


    Purging merupakan suatu kondisi saat kulit tengah menyesuaikan diri dengan produk baru. Jika kamu tekun menggunakan produk tersebut, kemungkinan kulitmu akan membaik. Faktanya, munculnya jerawat-jerawat baru bisa jadi pertanda bahwa produk bekerja dengan baik.




    Sementara breakout merupakan suatu kondisi saat kulit bereaksi karena sensitif terhadap bahan yang terkandung dalam sebuah produk, Bisa jadi pori-pori tersumbat, alergi, atau iritasi. Melanjutkan penggunaan produk dapat membuat situasi memburuk.


    Jika kulitmu mengalami purging, kamu harus melanjutkan penggunaan produk.


    Jika kulitmu breakout, kamu patut berhenti menggunakan produk tersebut.


    Bagaimana cara membedakannya? Simak tips dari Cosmo berikut ini:


    Apa penyebab purging?


    Untuk memahami perbedaan antara purging dan breakout biasa, kamu perlu mengerti bagaimana jerawat tersebut dapat terbentuk.


    Bagaimana Jerawat Muncul


    Pertama, perhatikan bagaimana jerawat muncul. Biasanya pori-pori tersumbat karena sel kulit mati tidak copot sehingga tersangkut di permukaan dan membentuk mikromedon. Mikromedon tak dapat terlihat pada permukaan kulit. Terkadang bisa menyebabkan munculnya komedo putih, komedo hitam, atau jerawat. Biasanya akan sembuh dengan sendirinya tanpa kamu sadari. Untuk terlihat di permukaan kulit, biasanya dibutuhkan waktu hingga delapan minggu.


    Bagaimana Purging Terjadi


    Jika produk membuat regenerasi kulit jadi lebih cepat, seluruh siklus akan jadi lebih cepat dan mikromedon akan berubah jadi komedo putih/hitam/jerawat lebih cepat, sehingga membuatmu merasa kondisi kulit jadi memburuk.


    Jika kulit terkena iritasi (yang biasanya disebabkan oleh produk-produk yang mempercepat regenerasi kulit), sebagian mikromedon yang tadinya tak ada bisa muncul secara tiba-tiba, karena inflamasi merupakan salah satu penyebab jerawat. Namun, mikromedon ini sudah terbentuk di dalam lapisan kulit sebelum kamu mencoba produk baru itu.




    Ingat bahwa mikromedon awalnya merupakan sel kulit mati yang tak copot dan muncul ke permukaan seluruhnya? Produk yang mempercepat regenerasi kulit menargetkan proses ini untuk menyembuhkan jerawat!


    Jadi, saat produk mulai bekerja, mikromedon yang terbentuk jadi lebih sedikit, dan setelah tahap gunung meletus pada wajah, kulitmu akan membaik setelah tekun menggunakan produk tersebut.


    Cara Membedakan Purging dan Breakout


    Jika yang kamu alami adalah purging, maka proses ini hanya akan membuat mikromedon yang telah ada jadi muncul ke permukaan lebih cepat. Oleh karena itu, jika muncul jerawat pada area wajah yang tak biasanya berjerawat, kemungkinan besar produk tersebut tak cocok untukmu. Namun, jika produk tersebut menyebabkan iritasi, bisa jadi membuat jenis jerawat yang kamu derita jadi memburuk.


    Contohnya, area wajahmu yang biasanya hanya diserang komedo putih malah jadi jerawat utuh karena kamu sedang mengalami inflamasi.


    Berapa Lama Purging Terjadi?


    Purging biasanya akan terjadi selama sebulan, karena kulitmu butuh waktu untuk memperbaiki sel-selnya. Jika kulitmu tak membaik hingga 6-8 minggu dengan produk baru, hentikan penggunaan.


    Cara Meringankan Purging


    Jika kamu ingin menggunakan produk dengan kandungan yang dapat menyebabkan purging namun ingin meringankan efeknya, kamu dapat memulai dengan menggunakan produk tersebut dalam jumlah yang sedikit terlebih dahulu. Bisa juga dengan menggunakan produk dengan kandungan yang konsentrasinya lebih rendah, pemakaian yang lebih jarang, atau dengan membilasnya setelah beberapa menit sebelum perlahan meningkatkan pemakaian.


    Membantu kulitmu untuk berfungsi semaksimal mungkin juga dapat mengurangi iritasi dan mempercepat proses penyembuhan. Pastikan kulit tercukupi hidrasinya dengan menggunakan pelembap, pembersih wajah yang lembut, menggunakan anti-irritant, atau produk anti-inflamasi, dan melindungi kulit dari paparan sinar matahari.


    (Yovita Pratiwi. Image: Dok. Jcomp on Freepik)