Better You

12 Bahan Makanan yang Memperkuat Sistem Kekebalan Tubuh

  by: Alexander Kusumapradja       28/1/2020
  • Babes, dengan kondisi cuaca yang masih tak menentu dan isu virus yang menghantui belakangan ini, kita harus memberikan perhatian lebih pada kesehatan tubuh kita, terutama sistem imunitas atau kekebalan tubuh. Selain menerapkan gaya hidup sehat, olahraga secara rutin, menghindari zat-zat bahaya bagi tubuh, atau mengonsumsi suplemen, salah satu cara paling sederhana menjaga daya kekebalan tubuh bisa dimulai dari makanan yang kita konsumsi sehari-hari. Berikut ini adalah bahan makanan yang dapat memperkuat sistem imunitas kita. Dicoba yuk!

    via GIPHY



    1. Brokoli

    Sayuran hijau ini memiliki kandungan vitamin dan mineral yang kaya, mulai dari vitamin A, C, E, serta antioksidan dan serat. Lezat diolah menjadi menu makanan atau diblender menjadi jus hijau, salah satu cara terbaik menjaga kandungan bermanfaatnya tak terbuang sia-sia adalah dengan mengonsumsinya sealami mungkin.


    2. Bawang putih

    Dijumpai di hampir semua masakan seluruh dunia, bawang putih dipercaya mampu melawan infeksi penyakit sejak dulu kala. Menurut National Center for Complementary and Integrative Health, bawang putih dapat menurunkan tekanan darah dan memperlambat proses pengerasan arteri darah. Manfaat positif dari bawang putih untuk menjaga kekebalan tubuh berasal dari allicin yang mengandung sulfur di dalamnya.


    3. Jeruk

    Saat tubuh kita mulai terasa lemah, banyak yang menyarankan kita untuk segera mengonsumsi vitamin C. Salah satu sumber alami dari vitamin tersebut adalah buah jeruk yang mampu menjaga daya tahan tubuh dengan cara meningkatkan produksi sel darah putih untuk melawan infeksi. Keluarga jeruk sendiri banyak macamnya, mulai dari jeruk mandarin, jeruk bali merah, jeruk keprok, lemon, jeruk nipis, dan masih banyak lagi. Semuanya menarik diolah sebagai minuman, dikonsumsi langsung, atau menjadi penambah rasa di makanan.


    4. Paprika merah

    Jeruk memang identik dengan vitamin C, tapi faktanya paprika merah mengandung lebih banyak vitamin C hampir dua kali lipat dibanding jeruk. Selain vitamin C yang meningkatkan daya tahan tubuh dan membuat kulit tetap sehat, paprika merah juga menjadi sumber beta karoten yang menjaga kesehatan mata dan kulit.


    5. Jahe

    Jahe juga termasuk bahan makanan yang dicari orang ketika sakit karena mampu melawan peradangan, nyeri tenggorokan, rasa mual, dan gejala radang lainnya. Bisa diolah menjadi minuman atau bahkan dessert, jahe juga mengandung sejenis capsaicin bernama gingerol yang mampu meredakan rasa sakit dan menurunkan kolesterol.


    6. Bayam

    Sayuran favorit Popeye ini tak hanya kaya akan vitamin C tapi juga mengandung antioksidan dan beta karoten yang berguna melawan infeksi dan meningkatkan daya tahan tubuh. Seperti brokoli, bayam juga paling bagus bila diolah seminimal mungkin untuk menjaga kandungan nutrisinya tidak hilang. Namun, dibanding mentah, bayam yang dimasak sedikit justru memperkuat vitamin A di dalamnya dan membuat nutrisi lain terbebas dari asam oksalat yang mengikatnya.



    via GIPHY

    7. Yogurt

    Yogurt bisa menjadi sumber vitamin D yang membantu daya tahan tubuh melawan bibit penyakit. Pilih yogurt yang plain/alami tanpa perasa buatan yang mengandung banyak gula dan sebagai gantinya, tambahkan buah-buah segar atau sedikit madu untuk membuatnya lezat dimakan dan jauh lebih sehat.


    8. Kacang Almond

    Vitamin E mungkin tak sepopuler vitamin C saat orang ingin mencegah demam, padahal vitamin E termasuk kunci daya tahan tubuh. Vitamin E sendiri butuh bantuan lemak agar dapat terserap optimal di tubuh, kacang-kacangan seperti almond mengandung lemak sehat yang berguna untuk itu. Penyajian setengah gelas kacang almond atau sekitar 46 butir kacang almond menyediakan asupan vitamin E yang dianjurkan untuk sehari-hari.


    9. Teh hijau

    Teh hijau memiliki kandungan flavonoid dan epigallocatechin gallate atau EGCG yang bermanfaat sebagai antioksidan. Mengonsumsi teh hijau secara teratur juga dianjurkan karena teh ini mengandung asam amino L-theanine yang membantu proses produksi sel pelawan penyakit di dalam limfosit T tubuh kita.


    10. Pepaya

    Pepaya juga termasuk buah-buahan yang kaya vitamin C. Kita bisa mendapatkan 224 persen kadar vitamin C yang dianjurkan dikonsumsi dalam satu hari di satu buah pepaya. Selain vitamin C, pepaya juga mengandung enzim pencernaan bernama papain yang memiliki efek anti-peradangan, serta potassium, vitamin V, dan asam folat yang bermanfaat bagi kesehatan.

    via GIPHY

    11. Kiwi

    Seperti pepaya, kiwi juga sumber nutrisi alami seperti folat, potassium, vitamin K dan C. Vitamin C mendorong sel darah putih melawan infeksi sementara kandungan nutrisi lain pada buah kiwi menjaga fungsi tubuh berjalan sempurna.


    12. Ayam

    Ada alasan tersendiri kenapa sup ayam kerap menjadi makanan yang direkomendasikan saat kita sakit. Daging ayam mengandung banyak vitamin B-6 yang berperan penting bagi pembentukan sel darah merah. Kuah atau kaldu yang terbuat dari rebusan daging dan tulang ayam mengandung gelatin, chondroitin, dan nutrisi lain yang menjaga kesehatan dan memperkuat daya tahan tubuh.


    (Alex. K/Image: Brooke Lark on Unsplash)