Lifestyle

Ivanka Trump Hapus Twit yang Sebut Perusuh "Patriot Amerika"

  by: Shamira Priyanka Natanagara       7/1/2021
  • Dalam sebuah twit yang kini sudah dihapus, Ivanka Trump menyebut para perusuh yang menyerbu Capitol Hill "patriot Amerika." Sang putri dan penasihat pesiden menulis, "Patriot Amerika—pelanggaran keamanan atau sikap tidak hormat mana pun terhadap penegakan hukum tidak bisa diterima. Kekerasan harus berhenti segera. Please be peaceful."

    Ia menghapus twit tersebut tak lama setelah mengunggahnya, tapi ketika diminta untuk mengklarifikasi jika ia menyebut para perusuh sebagai "patriot", ia mengatakan, "Tidak. Protes damai itu patriotik. Kekerasan tidak bisa diterima dan wajib dihukum dengan dengan kuat."







    Pesannya hadir setelah massa pendukung Trump menyerbu gedung Capitol di Washington D.C. sementara para anggota Kongres merundingkan hasil suara elektoral (Electoral College). Para senator dan anggota kongres dievakuasi dari gedung tersebut.

    "Suara letupan bisa terdengar di dekat tangga-tangga Capitol selagi asap memenuhi udara," CNN melaporkan, menggambarkan situasi. "Pada beberapa momen, petugas bisa terlihat menyebarkan pepper spray. Gas air mata telah disebarkan, tapi tidak jelas oleh pemrotes atau polisi, dan orang-orang membasuh air mata dari mata mereka sambil batuk."

    Seorang juru bicara polisi D.C. mengonfirmasi bahwa seorang wanita telah meninggal setelah ditembak saat kerusuhan terjadi.

    Juru bicara Presiden Trump mengatakan ia mengerahkan Garda Nasional (National Guard) dengan "layanan perlindungan federal lainnya" satu jam setelah kerusuhan dimulai. Trump juga mengunggah twit, "Tolong dukung Polisi dan Penegak Hukum Capitol kami. Mereka benar-benar di sisi Negara kita. Stay peaceful!" dan "Saya meminta semua di U.S. Capitol untuk tetap damai. No violence! Ingat, KITA adalah Partai Hukum & Ketertiban—hormati Hukum dan pria serta wanita luar biasa kami yang berseragam Biru. Terima kasih!"

    Dalam sebuah video yang diunggah pada sore hari, Trump memberi tahu massa, "Pulang. We love you. Kamu sangat spesial." Ia juga mengunggah twit, "Ini adalah hal-hal dan kejadian yang terjadi ketika kemenangan pemilihan umum yang sakral dengan begitu saja & dengan kejam diambil dari patriot hebat yang telah diperlakukan secara buruk & tidak adil untuk waktu yang lama. Pulang dengan cinta & kedamaian. Ingat hari ini selamanya!"

    Saudara Ivanka, Donald Trump Jr., juga mengunggah twit tentang para perusuh di Capitol, mengatakan, "Ini salah dan ini bukanlah kami. Berdamailah dan gunakan hak Amendemen Pertama kamu, tapi jangan bertingkah seperti yang di sisi lain. Kita memiliki negara untuk diselamatkan dan ini tidak membantu siapa pun."



    Meskipun, sebelumnya di hari yang sama, ia berbicara di perkumpulan yang memprotes hasil pemilihan presiden 2020 dan merayakan bahwa para hadirin "tidak membakar gedung". Ia mengatakan, "Menurut media, ketika kamu mengadakan perkumpulan besar yang melibatkan pemrotes damai, mereka seharusnya membakar gedung. Lihat, kita bisa melakukannya dengan benar." Ia juga memberi tahu mereka, "Ini bukan partai Republican lagi. Ini adalah Donald Trump's Republican Party."




    Komentar "Patriot Amerika" Ivanka serupa dengan ucapan ayahnya setelah perkumpulan Unite the Right yang kasar di Charlottesville, Virginia, pada Agustus 2017. Setelah seorang white supremacist membunuh lawan pemrotes Heather Heyer dengan menyetir mobilnya ke tengah kerumunan, Trump mengatakan bahwa ada "orang-orang sangat baik di kedua sisi."

    Sekarang, Ivanka dan keluarganya menolak untuk menyebut anggota massa di D.C. berdasarkan kenyataan: pemberontak yang menyandera Capitol—dan orang-orang di dalamnya.


    (Artikel ini disadur dari Cosmopolitan US / Perubahan telah dilakukan oleh editor / Alih bahasa: Shamira Natanagara / Ed. / Opening image: Dok. Cosmopolitan US / Alex Wong / Getty Images)