Beauty

10 Kebiasaan Makan Buruk Yang Bisa Merusak Kulit Kamu

  by: Astriana Gemiati       11/1/2021
  • Dari jerawat hingga pori-pori besar, dan lingkaran hitam, Cosmo akan berbagi kira-kira makanan apa saja yang bisa menyebabkan masalah kecantikan khususnya pada kulit kamu.


    Ini dia kebiasaan dan deretan makanan buruk yang bisa merusak kulit kamu!



    1. Garam

    Masakan dengan garam sebagai bahan utamanya, sangat patut diperhatikan. Garam mampu menahan cairan dalam tubuh dan harus segera diwaspadai jika kamu pernah melihat kulit kamu tampak cekung atau mata terlihat bengkak. Batasi konsumsi garam dalam menu makanan kamu tidak lebih dari lima sampai enam gram per hari. Batasi juga konsumsi keripik dan tambahkan bumbu lain sebagai penyedap.


    2. Lemak

    Kelebihan lemak selalu berdampak buruk bagi kulit kamu. Ini akan membuat kulit terlihat lebih kusam dan seolah tidak bernyawa. Makanan yang digoreng mengandung asam lemak teroksidasi dan bisa merusak nutrisi penting seperti vitamin E serta omega 3. Ini karena aplikasi panas berlebih beberapa nutrisi bisa rusak. Coba konsumsi lemak sehat dalam jumlah sedang dan hindari penggunaan kembali minyak terlalu banyak. Lemak baik termasuk almond, kenari, biji rami, biji chia, cold pressed mustard oil, dan minyak safflower, minyak bunga matahari, rice bran oil, serta canola oil. 


    3. Kafein

    Konsumsi berlebihan kafein dalam makanan kamu berarti kulit menjadi keriput. Ini karena kafein bertanggung jawab untuk mendehidrasi kulit kita. Dehidrasi berarti penuaan pada kulit kamu dengan menipisnya. Produksi kortisol dalam tubuh kita meningkat karena konsumsi kafein. Batasi konsumsi kopi. Disarankan, minum dua sampai tiga cangkir teh atau kopi dalam sehari.


    4. Alkohol

    Mereka yang mengonsumsi alkohol secara berlebihan cenderung bisa mengembangkan pori-pori besar di kulit. Selain kafein, alkohol juga bisa membuat kulit kamu dehidrasi. Setelah minum bir, seseorang sering merasa sangat haus di keesokan harinya. Sekarang kamu dapat memvisualisasikan keadaan kulit kamu. Dan, jika kamu tidak memberikan cukup air, ini bisa memicu rusaknya kulit secara serius.


    5. Gula

    Stimulan besar lainnya untuk kulit yang buruk. Makanan yang dipanggang berlebih seperti roti, kue, donat, atau makanan tinggi gula seperti es krim dapat sangat merusak kulit kamu. Ini karena makanan yang menyebabkan lonjakan kadar insulin dan gula rafinasi sangat berbahaya bagi kulit kamu. Batasi hanya satu sendok teh per hari, dan jika kamu sulit untuk menghilangkan kebiasaan ini, coba beralihlah ke alternatif yang lebih sehat dan alami.


    6. Minuman aerasi

    Minuman aerasi mengandung bahan-bahan tersembunyi seperti kandungan gula tinggi, kafein, dan bahkan fakta minuman tersebut berkarbonasi yang bisa menjadi ancaman besar bagi kulit kamu. Coba tinggalkan selama minimal 21 hari dan lihat perbedaannya.




    7. Makanan olahan

    Makanan olahan rata-rata mengandung bahan-bahan seperti lemak trans berlebih yang dapat merusak kulit lebih dari yang kamu kira. Mereks dapat menyebabkan masalah pencernaan, yang hasilnya secara otomatis akan terlihat di kulit kamu.


    8. Crash diets

    Crash diet akan memotong nutrisi dalam tubuh kamu. Ini karena kamu menempatkan tubuh dalam keadaan syok. Dan, ini akan terlihat jelas pada kulit setelah kamu kembali ke pola makan lama. Ada fluktuasi ekstrim dalam kadar gula darah, tubuh kamu akan mengalami dehidrasi, dan akhirnya tubuh kamu mengalami banyak kekurangan. Konsekuensi dari crash diet adalah pori-pori besar, lingkaran hitam, dan tentu saja kulit dehidrasi. 


    9. Fast food

    Makanan cepat saji seperti burger, kentang goreng, pizza, sandwich yang diisi dengan lemak, gula, dan garam untuk membuatnya enak. Jika kamu menginginkan kulit yang sehat, sebisa mungkin jauhi makanan tersebut. Cobalah untuk mengonsumsi makanan ramah kulit yang sudah disebutkan di atas. Kamu bisa makan makanan cepat saji ini sesekali.


    10. Makanan indeks glikemik tinggi

    Kamu yang memiliki masalah jerawat harus benar-benar mempertimbangkan kembali pilihan makanan yang mereka buat. Jika meskipun mengalami masalah jerawat akut dan kamu terus mengonsumi makanan yang kaya indeks glikemik, segera kamu harus menghentikannya. Indeks glikemik menyebabkan fluktuasi kadar gula darah kamu. Akibatnya, terjadi peningkatan produksi sebum yang menyebabkan penumpukan bakteri di satu area. Disarankan, konsumsi sewajarnya saja.







    (Artikel ini disadur dari www.cosmopolitan.in / Perubahan telah dilakukan oleh editor / Alih bahasa: Astriana Gemiati / Image: GIPHY.com, freepik.com )