Beauty

Fakta di Balik Penggunaan Baking Soda Untuk Mengatasi Jerawat

  by: Kissy Aprilia       13/1/2021
  • Cosmo yakin kalau ini bukan kali pertama kamu mendengar perawatan kulit dengan menggunakan baking soda. Bahan makanan yang satu ini sering digunakan untuk mengatasi masalah jerawat dan surprisingly dianggap ampuh! Akan tetapi, banyak pula opini yang mengatakan bahwa perawatan kulit DIY seperti ini berisiko memberikan dampak buruk, bahkan dapat membuat kondisi kulit menjadi rusak. Kenapa? Here’s the fact.


    Baking soda punya kandungan penting yang digunakan oleh produk skincare anti-acne.

    Terkenal dengan nama sodium biacrbonate, baking soda adalah senyawa kimia yang bersifat basa (alkalinzing) dan secara teknis masuk ke dalam golongan garam. Ahli dermatologis bersertifikasi asal New York, Dr. Marnie Nussbaum, menjelaskan bahwa komponen alkaline itu adalah bagian terpenting yang dalam menciptakan produk skincare untuk mengatasi jerawat. 



    Harus diakui kalau baking soda memang beperan dalam perawatan skincare home-remedy, belum lagi dengan harganya yang sangat terjangkau! Bahan ini bisa digunakan untuk eksfoliator physical, menjadi dry shampoo, pasta gigi, deodorant natural, ataupun ramuan merendam kaki. Benar-benar multifungsi ‘kan? Tapi jika sudah berurusan dengan kulit wajah dan jerawat, Cosmo sarankan kamu berhati-hati dengan baking soda. 


    So, apakah tidak ada manfaatnya untuk menangani jerawat?

    Para ahli mungkin tidak akan memberi banyak pujian untuk baking soda. Alasannya, bahan skincare yang kamu racik sendiri di rumah belum melewati uji coba klinis. Tapi secara teknis, ini manfaat baking soda untuk masalah kulit berjerawat:

    • Baking soda memiliki tekstur berpasir yang bisa memberikan efek eksfoliasi. Dan Cosmo yakin kalau kamu sudah tahu bahwa proses eksfoliasi akan menghindari penumpukan kotoran di dalam pori-pori yang menyebaban sejumlah masalah jerawat.
    • Kandungannya bersifat anti inflamasi. Maka dari itu, baking sode banyak ditemukan dalam formula produk topikal yang berfungsi untuk menenangkan kulit iritasi akibat gigitan nyamuk dan serangga. 
    • Dapat membantu menyeimbangkan pH kulit yang berminyak. Jenis kulit yang jerawat dan cenderung berminyak memiliki tingkat pH asam berlebihan, sehingga memicu peningkatan produksi sebum, lalu menyumbat pori-pori, dan menimbulkan jerawat.




    Tapi… baking soda juga dapat memperburuk kondisi kulit!

    Karena baking soda sangat bersifat basa—pH nya bisa mencapai angka 9—bahan ini dapat mengganggu tingak pH alami kulit dengan cara mengikis lapisan minyak alami pada kulit. Hal ini dapat menyebabkan kulit kering, iritasi, dan juga inflamasi. Jika pH kulit terganggu, kulit menjadi rentan mengalami penuaan prematur bahan memperburuk kondisi jerawat.


    Dapat disimpulkan, baking soda memang memberikan manfaat eksfoliasi, anti inflamasi, dan juga menyeimbangkan pH kulit berminyak. Tapi efeknya bisa berubah 180 derajat jika menyentuh area kulit yang sensitif atau iritasi. Itulah sebabnya mengapa para ahli dermatolog tidak menyarankan kamu menggunakan baking soda untuk merawat kulit berjerawat.


    (Kissy Aprilia, image: Unsplash)