Lifestyle

Semua yang Perlu Kamu Tahu Tentang Cara Menangani COVID-19

  by: Givania Diwiya Citta       16/1/2021
  • Girls, pandemi memang belumlah usai, tapi jangan berputus asa karena harapan itu ada! Apalagi dari pembahasan positif tentang keberhasilan vaksin yang mulai didistribusikan di pasaran. Ya, vaksinasi adalah salah satu opsi dari berbagai ide yang telah diperbincangkan oleh para ahli kesehatan dan pemerintah, dalam upaya menangkal dan menangani wabah COVID-19, selain herd immunity alias kekebalan kelompok. Ya, herd immunity sempat ramai dibicarakan, lho, terutama di beberapa negara dengan angka kasus COVID-19 yang tinggi, seperti Amerika Serikat dan Inggris. Namun sudahkah kamu tahu apa yang dimaksud dengan herd immunity?


    Herd immunity adalah kondisi ketika sebagian dari populasi di suatu area telah mengembangkan kekebalan terhadap wabah penyakit tertentu, jadi penyakit pun akan sulit menyebar dan menginfeksi suatu populasi. Saat jumlah orang yang sudah kebal terhadap infeksi tersebut terbilang cukup untuk menghentikan penularan penyakit, maka seluruh populasi pun akan terlindungi, meski tidak semua orang sudah mengembangkan kekebalan dari penyakit tersebut. Lalu, seberapa banyak bagian dari populasi yang dibutuhkan untuk mencapai herd immunity?




    Jawabannya adalah bergantung pada seberapa tinggi tingkat penularan penyakit pada suatu populasi. Contohnya, WHO menyebutkan untuk penyakit campak, diperlukan 95% populasi yang kebal untuk bisa melindungi keseluruhan populasi. Sementara untuk penyakit polio, dibutuhkan 80% populasi yang perlu kebal. Untuk kasus pandemi COVID-19, The New York Times melansir bahwa para ahli memprediksi sekitar 70% dari populasi dibutuhkan untuk kebal terhadap virus Corona demi menghentikan penyebaran penyakit ini.



    Kamu pun perlu tahu, bahwa ada dua jenis herd immunity: Herd immunity alami, dan herd immunity buatan melalui metode vaksinasi. Yup, seperti yang kamu kira, metode herd immunity buatan lewat vaksinasi adalah solusi yang jauh lebih aman dan etis untuk dilakukan. Karena dengan vaksinasi, seseorang tak hanya melindungi dirinya sendiri dari terserang penyakit, tapi juga mampu mencegahnya untuk menjadi carrier alias pembawa yang bisa menularkan penyakit. Lewat vaksinasi, orang lain pun akan terlindungi dari penyebaran penyakit.



    Fight from within

    Kini, karena kedua metode herd immunity masih terus diupayakan dan diteliti, kita pun tetap harus melakukan upaya mandiri untuk mencegah penularan virus COVID-19. Kamu pun bisa mulai dari diri sendiri, seperti banyak minum air putih, menyantap makanan sehat seperti buah dan sayur, rutin berolahraga, serta tak luput mengonsumsi suplemen yang mengandung nutrisi lengkap bagi tubuh. Coba ikuti panduan standar suplementasi untuk COVID-19 dari Buku Saku yang diterbitkan BPOM, atau Kompilasi Standar Pengobatan COVID-19 dari BUMN, maupun dari Tatalaksana COVID-19 dan Ikatan Dokter Spesialis.



    Seluruhnya menyebutkan bahwa vitamin dan mineral dosis tinggi, di antaranya seperti Vitamin C, Zinc, B Kompleks, dan Vitamin D, adalah asupan nutrisi yang perlu dikonsumsi secara rutin, demi mencegah infeksi virus Corona ataupun untuk pengobatan gejala ringan hingga sedang. Apa saja masing-masing manfaatnya?

    • Vitamin C mampu merangsang pembentukan antibodi dalam tubuh. Vitamin C juga merupakan komponen antioksidan yang baik untuk menangkal radikal bebas dalam tubuh.
    • Zinc adalah mineral yang berperan penting bagi keberlangsungan sistem metabolisme tubuh, termasuk salah satunya adalah kerja sistem imun.
    • Vitamin B Kompleks punya kontribusi dalam produksi serta aktivitas sel-sel kekebalan tubuh.



    Jadi, pilihlah suplemen yang mengandung nutrisi lengkap tersebut, tapi selain itu, juga harus terbukti mampu terserap baik agar bekerja optimal dalam tubuh. Cosmo akan merekomendasikan C2FIT yang mengandung Vitamin C, Zinc, dan B Kompleks, yang memiliki dosis tinggi sesuai anjuran dan standar pemerintah. C2FIT dilengkapi dengan teknologi Slow Release yang bisa bekerja hingga 24 jam di dalam tubuh, untuk membuat penyerapan nutrisi lebih optimal dan mampu bekerja lebih efektif. Penggunaan Vitamin C generasi ke-3 (Calcium Ascorbate) yang ada dalam C2FIT juga aman bagi lambung, jadi suplemen ini bisa dikonsumsi oleh orang yang punya masalah asam lambung. BRB, Cosmo is adding it to the cart!




    Protect to prevent

    Upaya lain yang tak kalah penting untuk dilakukan adalah mencegah penularan penyakit dari luar. Seperti yang kamu tahu, virus Corona dapat menular lewat droplet cairan tubuh, lewat permukaan benda dan lingkungan sekitar, dan lewat udara (dilansir dari situs web WHO). Oleh karenanya, salah satu cara yang paling dianjurkan adalah selalu sedia produk antiseptik yang ampuh membunuh virus dan kuman di udara dan pada benda. Coba juga baca panduan dari WHO pada bulan Mei 2020 yang berjudul Interim Guidance – Laboratory Biosafety Guidance related to Coronavirus Disease (COVID-19), klik di sini. 



    Salah satu poinnya pun membahas tentang jenis antiseptik yang direkomendasikan untuk melawan virus Corona: Yaitu jenis antiseptik yang dalam penelitiannya terbukti ampuh membunuh virus Corona berkat kandungan senyawa Fenol dan Alkohol. Panduan dari WHO juga menyebutkan bahwa ada jenis antiseptik yang sebetulnya bisa jadi kurang efektif, seperti yang memiliki Benzalkonium Klorida dan Chlorhexodine. Girls, sekarang kamu sudah tahu ‘kan harus memilih produk antiseptik mana yang punya kandungan komponen ampuh tersebut?



    Cosmo pun merekomendasikan semprotan antiseptik multifungsi untuk udara dan benda dari SeptiAIR. Dengan kandungan senyawa Fenol (4-Chloro-3,5-dimenthylphenol) yang sudah sesuai dengan anjuran WHO untuk COVID-19, SeptiAIR terbukti mampu membunuh kuman dalam waktu 30 detik ketika diuji di laboratorium. Dengan komposisi produk yang memenuhi rekomendasi WHO, dan sudah mendapat izin edar resmi dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, apalagi yang kamu ragukan?



    Sementara untuk membersihkan permukaan kulit dan benda, Cosmo merekomendasikan SeptiWIPES yang bahkan praktis digunakan untuk membersihkan permukaan ponsel, keyboard komputer, dan pegangan di kendaraan umum. Tisu basah antiseptik ini punya kandungan Etanol dan Fenol sebagai pelindung ganda dalam melawan virus Corona. Selain sesuai dengan arahan WHO, SeptiWIPES juga telah mendapat izin edar resmi dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, dan telah lolos uji dermatologis. Jadi, ia aman untuk digunakan pada kulit sesering mungkin, tanpa khawatir menyebabkan iritasi. Cosmo loves!


    Girls, selalu ingatlah untuk melindungi diri dari virus, baik untuk dirimu sendiri sekaligus untuk orang-orang terkasih kamu, ya!


    (Givania Diwiya / Images: Dok. Marymarkevich on Freepik / Layout: Rhani Shakurani)