Beauty

Wajib Tahu! Seberapa Sering Kamu Harus Potong Rambut

  by: Astriana Gemiati       22/1/2021
  • Jika kamu seperti saya, kamu tidak akan berpikir untuk memotong rambut sampai terlambat, apalagi sampai rambut terlihat bercabang dan pecah-pecah. Namun, karena kamu sudah membaca ini dan mengajukan pertanyaan “Seberapa sering kamu harus memotong rambut?” Ini artinya, jelas kamu peduli dengan keadaan rambut kamu dan ingin menjaganya atau memulihkan kesehatan —Dan, ini lebih baik dalam membuat rencana ke depan. Jadi, untuk membantu mengetahui dengan tepat kapan harus menjadwalkan potong rambut kamu berikutnya, Cosmo bergegas menanyakan langsung kepada Leigh Hardges, stylist Maxine Salon di Chicago untuk mengetahui semua info.


    Spoiler: Bahkan jika kamu menumbuhkannya, rambut kamu perlu dipotong setidaknya setiap tiga bulan sekali. Namun, jika kamu penasaran untuk mengetahui secara lebih spesifik seberapa sering kamu harus memotong rambut tergantung pada panjang, tekstur, atau kondisinya, coba ikuti panduan bermanfaat di bawah ini.





    Seberapa sering kamu harus memotong rambut?

    Tidak tahu kapan kamu membutuhkan trim berikutnya? Stylist kamu dapat memberikan ide terbaik berdasarkan kebutuhan khusus rambut kamu, namun jika kamu tidak segera mengatur janji temu berikutnya saat terakhir kali kamu ke salon, berikut adalah pedoman yang baik untuk diikuti sesuai dengan lamanya:


    Jika kamu memiliki rambut pendek:

    Saat kamu memiliki rambut pendek, Hardges mengatakan kamu ingin memangkasnya lebih sering untuk mempertahankan bentuk dan mempermudah penataan rambut pendek. Untuk trim terbaik sebaiknya sesering mungkin sekitar sebulan sekali.


    Jika kamu memiliki rambut medium-length:

    Di sisi lain, perubahan pada rambut medium-length saat tumbuh sedikit kurang terlihat, sehingga panjang ini bisa membuatnya sedikit lebih panjang di antara pemangkasan. Hardges mengatakan, disarankan kamu dapat menjalani enam hingga delapan minggu (dengan potongan poni atau layering).


    Jika kamu memiliki rambut panjang:

    Hardges mengatakan hal yang sama berlaku untuk rambut panjang seperti medium. Panjang ini biasanya bisa bertahan enam hingga delapan minggu yang disarankan sebelum membutuhkan trim menyeluruh, namun mungkin kamu perlu menyegarkan poni atau potongan layer di sekitar wajah kamu.



    Jika kamu memiliki poni:

    Namun, dalam hal memotong poni, ini sedikit lebih subjektif. Hardges mengatakan kamu harus berencana untuk membentuk kembali poni kamu setiap kali kamu merasa perlu penyegaran. Seara umum, jenis poni tertentu akan membutuhkan lebih banyak perawatan daripada yang lain (pikirkan: poni super pendek seperti baby bangs, kemungkinan perlu dipangkas lebih sering dibanding curtain bangs yang cenderung tumbuh cukup bagus).


    Btw, jika sudah lama sejak trim terakhir, kamu mungkin membutuhkan potongan rambut yang sama sekali baru untuk tampilan berbeda dan mengembalikan gaya kamu. Cek, di sini potongan rambut yang sedang tren! Hardges mengatakan potongan rambut pendek dan presisi seperti pixie, undercut, mini fringes, dan potongan rambut lainnya akan membutuhkan lebih banyak perawatan (Cosmo berbicara sesering, ya, setiap dua minggu), namun potongan rambut yang lebih panjang, terutama dengan layers akan membutuhkan paling sedikit maintenance.


    Seberapa sering kamu harus memotong rambut jika ingin tumbuh?

    Cosmo tahu kedengarannya berlawanan dengan intuisi untuk memotong rambut ketika kamu mencoba menumbuhkan rambut kamu sangat panjang, namun pemotongan rambut secara teratur sangat penting untuk menjaga ujung yang sehat dan menghindari kerusakan. Jadi, untuk mencegahnya putusnya helai rambut yang merusak impian rambut panjang kamu tanpa memotong semua panjang yang kamu peroleh dengan susah payah, Hardges merekomendasikan hanya tiga bulan antara pemotongan saat mencoba menumbuhkan rambut kamu.


    Dan, jika kamu takut untuk pergi ke salon karena takut penata rambut kamu akan memotong lebih dari yang kamu inginkan, mintalah mereka untuk merapikan rambut, seperti hanya memotong ujung rambut yang bercabang dan tidak ada yang lainnya.




    Seberapa sering kamu harus memotong rambut untuk menghindari ujung bercabang?

    Karena kerusakan biasanya dimulai dalam bentuk serpihan sebagai akibat dari kerusakan, kamu sebaiknya mencegah ujung bercabang tersebut sejak awal, atau paling tidak, segera potong begitu muncul. Hardges mengatakan jika kamu secara teratur menggunakan alat pemanas untuk penataan (seperti: curling irons dan pelurus), maka kamu harus memotong setiap enam hingga delapan minggu.


    Jika kamu tidak pernah atau jarang menggunakan alat pemanas apa pun, Hardges mengatakan kamu dapat memberi waktu menjadi delapan hingga sepuluh minggu. Secara umum, rambut halus cenderung lebih rentan terhadap kerusakan dan ujung bercabang, sedangkan untaian yang lebih kasar lebih tahan terhadap ujung-ujung yang pecah. Namun sekali lagi, ini benar-benar subjektif dan tergantung pada rutinitas penataan, penggunaan produk, dan seberapa banyak panas yang diterapkan pada rambut.


    Seperti apa rambut rusak itu?

    Jadi, bagaimana kamu tahu jika rambut rusak dan kamu sudah lewat waktunya untuk potong rambut? Berikut dua tanda yang harus diperhatikan: rambut patah dan atau tidak merespon heat-styling. Potongan-potongan kecil rambut yang putus saat rutin menyikat atau menyisir bisa menjadi pertanda rambut kamu rapuh dan rusak. Bahkan jika rambut kamu tidak merespons pada thermal styling, Hardges mengatakan ini adalah tanda kerusakan yang parah.


    Jika salah satu dari itu terdengar seperti kejadian biasa dalam hidup kamu, buat catatan untuk diri kamu di masa depan bahwa rambut rusak perlu dipotong setiap enam hingga delapan minggu. Dan, saat kamu melakukannya, pastikan kamu menggunakan heat protectants untuk bantu menghindari kerusakan lebih lanjut.


    Seberapa sering kamu harus memotong rambut keriting?

    Jika kamu berpikir “Oke keren, sekarang saya tahu apa yang harus dilakukan dengan tekstur dan panjang rambut, namun bagaimana dengan jenis rambut saya?” Hardges mengatakan bahwa apakah rambut kamu lurus atau keriting tidak terlalu berpengaruh. “Jenis rambut sebenarnya bukan faktor penentu seberapa sering rambut kamu harus dipotong,” kata Hardges. Yang lebih penting adalah perawatan harian, deep conditioning, penataan rambut, dan penggunakan alat pelurus, curling irons, dan blow dryers.


    Bagaimana jika memotong rambut kamu sendiri?

    Mungkin terlihat cukup mudah untuk memotong rambut kamu sendiri, namun yang terbaik adalah menyerahkan potongan rambut kamu kepada profesional. Dan, jika kamu tidak bisa menemui stylist kamu sekarang, cukup tingkatkan perawatan deep conditioning dan hot oil treatments, serta hentikan sejenak heat-styling agar rambut kamu dapat beristirahat. 




    (Artikel ini disadur dari www.cosmopolitan.com / Perubahan telah dilakukan oleh editor / Alih bahasa: Astriana Gemiati / Image: [email protected])