Lifestyle

Pencinta Drama, Ini 27 Film Bertema Kerajaan Wajib Tonton!

  by: Givania Diwiya Citta       27/1/2021
  • Oke, saatnya bikin sebuah pengakuan. Saat masih kecil, siapa yang 10.000% yakin bahwa dirinya ditakdirkan sebagai putri di kehidupan nyata? Cosmo pun begitu… Berkat menonton Sleeping Beauty dan Cinderella berkali-kali, dan meski kita tak hidup di era medieval di mana istana diisi oleh mahkota dan perhiasan berkilau, tetap saja kita dibuat terkagum oleh semua hal berbau kerajaan. (Serius, coba saja tonton Marie Antoinette dan kamu tak akan bisa berhenti ketagihan.) Dan ketika di dunia kerajaan IRL sedang punya drama seperti sinetron, kamu pasti terdorong untuk menonton film dokumenter tentang semua detail yang bisa dipelajari dari drama tersebut.


    Jadi, kalau kamu mengangguk sepanjang membaca satu paragraf tadi, maka kamu pasti tak akan jenuh dalam menghabiskan wktu luang menonton film lawas tentang Queen Elizabeth I ataupun dokumenter berdurasi satu jam hanya tentang pernikahan Harry dan Meghan. Cosmo akan berikan kabar yang lebih menggembirakan: Ada banyak film tentang tema kerajaan yang bisa kamu tonton. Bahkan kamu bisa pilih sendiri jenis genrenya. Ada dokumenter serius, cerita yang didramatisir, dan tentu saja, beberapa film rom-com cheesy yang sempurna bagi kita semua untuk semakin berimajinasi menjadi putri. Sekarang, seduh teh mewah kamu, pakai aksesori tiara dari prom night, kenakan piyama kebanggaan, karena kamu akan menikmati malam dengan sangat royal.




    The Duchess (2008)



    Kalau ada film berlatar historikal yang bercerita tentang seorang duchess, tak ada yang lebih cocok memerankannya selain Kiera Knightly. Kalau kamu belum familier, film ini didasarkan pada sosok nyata Duchess of Devonshire – seorang aristokrat era abad ke-18 yang terjebak dalam, ehm, pernikahan yang tak ideal. Hingga seorang politikus muda yang seksi muncul, ia tak bisa memalingkan matanya.


    Elizabeth (1998)


    Popularitas Cate Blanchett melejit setelah membintangi Elizabeth garapan Shekhar Kapur, dan memainkan peran penting Elizabeth I, yang meraih takhta setelah kematian saudari tirinya, Mary I. Saat berusaha menghindari dijodohkan dengan calon pasangan kelas tinggi yang diatur oleh penasihatnya, William Cecil, Elizabeth justru memulai hubungan rahasia dengan earl biasa, Robert Dudley (Joseph Fiennes). Ia juga punya akses ke closet yang amat besar. Terima kasih pada desainer kostum tersohor Alexandra Byrne (yang banyak dinominasikan untuk Oscar atas karya-karyanya), gaya modis Elizabeth di abad ke-16 adalah pusat dari film ini.


    Elizabeth: The Golden Age (2007)


    Seperti yang kamu bisa tebak dari judulnya, film ini adalah sekuel dari Elizabeth, dan ceritanya meliputi masa kekuasaan dirinya yang telah jadi ratu. Meski, ya, para penulis film ini telah mengerahkan banyak lisensi kreatif untuk ceritanya, namun tetap saja film ini menarik untuk ditonton, apalagi hanya dengan memandangi kostumnya saja.


    Diana: In Her Own Words (2017)


    Kalau kamu terkagum-kagum dengan cerita Putri Diana, maka kamu harus, harus, HARUS menonton dokumenter ini. Film ini didasarkan pada rekaman-rekaman yang tak pernah dirilis, tentang Lady Di yang membicarakan kesulitannya dalam beradaptasi pada kehidupan kerajaan, yang termasuk membuatnya depresi dan mengalami gangguan makan, ditambah seluruh problema pernikahannya dengan Charles. Agak berat, namun kisahnya sungguh mengagumkan.


    Marie Antoinette (2006)


    Tak diragukan lagi, ini adalah karakter kerajaan yang paling terkenal di dunia. Marie Antoinette menikahi calon Raja Perancis, dan dimanjakan oleh berbagai gaya hidup lebih-dari-sekadar-mewah namun kemudian kehilangan nyawanya ketika Revolusi Perancis terjadi. Film ini dibintangi Kirsten Dunst dan digarap oleh Sofia Coppola, jadi visual film ini adalah sebuah maha karya.


    A Christmas Prince (2017)


    Apa yang terjadi ketika seorang jurnalis yang menyamar untuk memasuki kastil malah terlibat hubungan dengan calon raja yang seksi tapi playboy? Mereka tentu saja saling jatuh cinta. Meski cheesy, tapi film ini sangat manis dan bernuansa Natal – Cosmo tak akan menghakimi kalau kamu ingin menontonnya lagi-dan-lagi setiap musim liburan.


    The King (2019)


    Timothée Chalamet dan Robert Pattinson membintangi para bangsawan era abad ke-15 dalam film ini. Timmy memerankan Raja Henry V, sementara R-Patz menjadi sang nemesis, Pangeran Perancis. Cosmo kewalahan menontonnya, keduanya sangat tampak hebat saat berperang mengenakan baju besi. 


    The Princess Switch (2018)


    Pada dasarnya, film ini adalah versi manis dan bernuansa Natal dari kisah klasik prince-and-the-pauper. Vanessa Hudgens berperan ganda menjadi seorang putri dan seorang pembuat roti, yang memutuskan untuk bertukar tempat dan malah saling jatuh cinta pada para pria dalam hidup mereka.


    Mary Queen of Scots (2018)


    Kalau kamu belum familier dengan kisah Mary Queen of Scots, maka Cosmo akan bilang di awal bahwa ceritanya akan sangat kacau, cukup rumit, tapi sangat menarik. Fakta seru: Ia adalah sepupu dari Ratu Elizabeth I, yang pada akhirnya membuat kepala Mary dipenggal. Dengan talenta hebat dari Saoirse Ronan dan Margot Robbie yang memerankan dua ratu tersebut, film ini wajib kamu tonton.


    King Arthur (2004)


    Kamu mungkin sudah familier dengan seluruh cerita tentang pedang-yang-bersemayam-di-batu, yaitu kisah tentang Raja Arthur di zaman medieval. Tapi film ini membuat plot diceritakan ulang seolah latarnya sedang terjadi di masa kerajaan Romawi. Dan kalau kamu masih belum merasa tertarik menontonnya, ada Kiera Knightly yang akan memerankan sang pemanah Guinevere, kok.


    Grace Kelly: The American Princess (1987)


    Kalau kamu masih belum tahu, Meghan Markle bukanlah aktris Amerika pertama yang benar-benar menjadi seorang putri. Grace Kelly sudah menjadi putri sejak lamaaaa semasa ia menikahi Pangeran Rainier III dari Monako. Dokumenter ini akan menceritakan semua detail bagaimana Kelly sang aktris pemenang Oscar menjadi seorang putri yang mengenakan tiara.


    Cinderella (2015)


    Coba sebutkan, adakah kisah yang lebih klasik tentang putri dan pangeran selain Cinderella? Tidak ada. Dan meski kisah ini bukanlah yang paling realistis, apalagi dengan ibu peri dan sepatu kaca dan semua aspek magis lainnya, tapi tetap saja cerita ini romantis.


    The Girl King (2015)


    Kalau kamu lebih menggemari kisah kerajaan di Eropa, maka film ini adalah untuk kamu. Film ini didasarkan pada kehidupan Ratu Christina di Swedia, yang jujur saja, sangat mengagumkan. Ia menjadi seorang ratu di usia 6 tahun, dan ia sangat cerdas serta berpendidikan tinggi, tapi karena ia mengenakan busana yang cenderung maskulin dan tak pernah menikah, semua orang mempertanyakan seksualitasnya. Ia juga menghabiskan banyak uang hingga negaranya hampir berada di ambang kebangkrutan. Akhirnya, ia memutuskan untuk menyerahkan takhtanya, berpindah agama, dan kemudian telah disemayamkan di Vatikan.


    Harry And Meghan: A Modern Royal Wedding (2018)




    Kalau kamu ingin merasa nostalgia terhadap hari-hari ketika Harry dan Meghan masih menjadi anggota resmi kerajaan, maka kilas baliklah dengan dokumenter ini. Dan kalau kamu terinspirasi untuk merancang pernikahan bak keluarga kerajaan, maka tontonan ini mungkin akan menginspirasi kamu.


    Kate: The Making of A Modern Queen (2018)


    Bagaimana ceritanya seseorang yang merupakan perempuan biasa dari keluarga normal bisa menjadi calon Ratu Inggris? Dokumenter ini menjelaskan cara Kate yang secara elegan sukses meraihnya. Ambil buku catatan, ya!


    The King’s Speech (2010)


    Entah kamu tertegun saat melihat ikatan antara Ibunda Ratu (Helena Bonham Carter) dan Raja George VI (Colin Firth), atau ikatan antara sang raja dan terapis bicaranya, Lionel Logue (Geoffrey Rush), setiap menit dari film ini akan bikin kamu terharu. Pidato terakhir dari sang raja akan membuat kamu tak bisa mengecek ponsel sedetik pun, jadi pastikan kamu menyimpan tumpukan camilan di dekat kamu. Kalau kamu tak menangis di film ini, apa lagi yang bisa kamu tonton?


    Elizabeth at 90: A Family Tribute (2016)


    Ulang tahun ke-90 Ratu Elizabeth pada tahun 2016 adalah perayaan sepanjang setahun yang melibatkan plaque baru, kemeriahan empat-hari parade penampilan dari 900 kuda dan 1500 penampil, Trooping the Colour tahunan, pesta jalanan di sepanjang The Mall di London, dan terakhir, rilisnya dokumenter ini oleh BBC. Berdurasi tepat 90 menit, dokumenter ini memperlihatkan footage yang belum pernah dirilis sebelumnya oleh keluarga kerajaan, seperti wawancara dengan Pangeran Harry, Pangeran William, Putri Anne, Pangeran Edward, Pangeran Charles, sebagai narasinya.


    A Royal Night Out (2015)


    Dari semua kisah yang tak diceritakan tentang keluarga kerajaan, yang satu ini akan membuat kamu tersenyum berhari-hari. Sarah Gadon memerankan Putri Elizabeth di kala muda, yang pergi dari Istana Buckingham dalam semalam (dengan izin dari ayahnya, sang raja tentunya) untuk berpartisipasi di perayaan VE Day tahun 1945. Petualangannya diikuti oleh saudarinya, Putri Margaret (Bel Powley), dan dua chaperones, yang ternyata buruk dalam melakukan tugasnya.


    W.E. (2011)


    Oke, peringatan: Kalau kamu sentimental terhadap hubungan Wallis Simpson dan Duke of Windsor, maka kamu akan bergejolak saat menonton kisah cinta mereka berikut ini. Meski begitu, jangan khawatir, karena tetap ada hal bagus di W.E.: (1) Madonna menyutradarainya, (2) Wallis Simpson punya lebih dari lima dialog, dan (3) Oscar Isaac juga hadir serta tampak mengagumkan.


    The Princess Diaries (2001)


    Meski film ini bukan tentang anggota kerajaan sungguhan – apalagi dengan negara buatan bernama Genovia – tapi semua orang rasanya tetap harus menonton The Princess Diaries dan sekuelnya, The Princess Diaries 2: Royal Engagement.


    The Queen (2006)


    Helen Mirren memenangkan Oscar untuk perannya sebagai Ratu Elizabeth II di film ini, yang bercerita tentang beberapa bulan setelah kematian Diana, Putri dari Wales. Sang ratu sekali lagi ditempatkan dalam kontroversi berkat perdebatan tentang kejadian tragis yang menimpa Diana, mantan bangsawan yang menjadi ibu dari seorang calon raja.


    The Diana Story: Part 1: The Young Princess (2017)


    Untuk lebih tahu latar belakang cerita Lady Diana Spencer – dan mengapa ia menjadi sorotan ketika tiba di Istana Buckingham – tontonlah dokumenter ini, yang menyelami dalam ke tahun-tahun awal milik sang putri yang pendiam hingga menjadi ikon modern.


    The Young Victoria (2009)


    Mari kilas balik ke beberapa tahun masa kekuasaan Ratu Victoria, nenek buyut Ratu Elizabeth II. Dalam film ini, Emily Blunt membintangi sang ratu yang ternyata akan memimpin negaranya hingga lebih dari enam dekade.


    Ever After: A Cinderella Story (1998)


    Ini adalah salah satu karakter paling menggemaskan dari Drew Barrymore (selain E.T. tentunya). Sang aktris memberi kesan modern dari kisah klasik Cinderella. Ia memerankan Danielle, yang bekerja keras di bawah kekuasaan keluarga tirinya, hingga ia bertemu dengan Pangeran Henry dari Perancis.


    Diana, Our Mother: Her Life And Legacy (2017)


    Saat Putri Diana meninggal dunia di tahun 1997, kedua putranya, Pangeran William dan Pangeran Harry, masihlah berusia 15 dan 12 tahun. Mereka pun membuka diri tentang keterkejutannya dan kehilangannya, begitu pula kebahagiaan ketika mereka dibesarkan oleh sang ibu. Dokumenter dari HBO ini sangat menyentuh.


    Queen of the World (2018)


    Dokumenter HBO ini memilih untuk tak menyoroti kehidupan personal dan drama keluarga sang ratu, namun justru memperlihatkan perannya dalam hubungannya terhadap dunia – khususnya dalam Commonwealth, asosiasi tersohor dari negara-negara merdeka, yang dulunya merupakan bagian dari Kerajaan Inggris.


    The Favourite (2018)


    Saksikan Olivia Colman di salah satu karakter terbaiknya ini sebelum ia menjadi Ratu Elizabeth II di The Crown. Di sini, ia memerankan Ratu Anne, yang penyakitnya membuat ia tergeser dari gaya hidup kerajaan. Jadi saat pelayannya, Abigail (Emma Stone), muncul di istana, ia berjanji membuat semuanya jadi lebih menyenangkan lagi.


    (Artikel ini disadur dari Cosmopolitan.com / Perubahan telah dilakukan oleh editor / Alih Bahasa: Givania Diwiya / Image: Dok. Outnow.ch / Peggy Truong & Laura Hanrahan)



    tags: film kerajaan