THROWBACK HOUR14:00 - 15:00    
NOW PLAYING

6 Tanda Kamu Butuh Lebih Banyak Minum Air!

BY GIOVANI UNTARI 01 Jan 2022
6 Tanda Kamu Butuh Lebih Banyak Minum Air!

Seringkali kita tidak menyadari bahwa tubuh sebenarnya kerap memberikan tanda bahwa 'ia' butuh cairan agar semua sistemnya dapat berjalan dengan lancar. Misalnya, apakah kamu sering tetap merasa lapar padahal sudah makan banyak? Bisa jadi sebenarnya tubuh sedang mengalami dehidrasi dan mengirim sinyal agar kamu minum, bukan makan. 

Ada banyak tanda yang diberikan tubuh agar kita lebih rutin dan banyak minum air. Beberapa di antaranya bahkan bisa langsung kamu rasakan pada kondisi fisikmu, dear!


Ini dia 6 tanda kamu butuh lebih banyak minum air menurut terapis gizi Naomi Mead:


1. Merasa kelelahan

Bahkan dehidrasi ringan dapat memberikan dampak yang signifikan kepada mood, kadar energi, dan kondisi mental seseorang. Plus, para peneliti dari University of Connecticut menemukan fakta bahwa rasa lelah akibat dehidrasi ternyata lebih dirasakan oleh para perempuan ketimbang pria.


2. Olahraga yang kamu lakukan terasa lebih berat

Menurut studi apabila kamu berolahraga tanpa minum air yang cukup sebelumnya, kamu akan lebih mudah merasa lelah, daya tahan tubuh yang menurun, bahkan sampai tidak bersemangat. Tidak hanya itu, nyeri otot yang ditimbulkan setelah olahraga juga akan memburuk dan memakan waktu sembuh yang lebih lama apabila kamu tidak minum cukup air sebelum dan setelah berolahraga.



3. Pencernaan yang melambat

Hal ini juga membuat kamu jadi susah buang air besar (sorry!). Tubuh kita membutuhkan air untuk memproduksi cairan pencernaan yang berfungsi memecah zat makanan. Kalau kamu tidak cukup minum air, maka tubuh akan menarik air dari feses (oke cukup menjijikan, tapi ini faktanya!) supaya tetap terhidrasi. Inilah yang membuat kita mengalami sembelit.


4. Perut kembung

Kamu mungkin menghindari segala bentuk minuman saat perut terasa penuh. Tetapi air sebenarnya bagus untuk meredakan perut kembung. Saat kamu tidak minum cukup air, maka tubuh menggantinya dengan menahan air yang ada di sel. Hal tersebut akhirnya justru memparah perut kembungmu dan menimbulkan rasa tidak nyaman.


5. Urine berwarna kuning (dan sedikit berbau)

Warna dari urine adalah indikator terbaik untuk mengetahui kadar hidrasi di tubuh. Urine seharusnya berwarna pucat atau sedikit kekuningam. Semakin gelap warnanya, maka artinya kamu butuh minum lebih banyak air. 

Tapi jangan langsung minum dengan berlebihan ya, babes! Kamu cukup minum beberapa teguk air putih seperti biasanya untuk mengembalikan kembali cairan dalam tubuh.



6. Merasa haus

Tanda satu ini memang akan langsung terlihat jelas. Tapi poinnya adalah sensasi haus sebenarnya tidak akan muncul sampai kita mengalami dehidrasi sebesar 1-2%. Saat kita dehidrasi maka ada begitu banyak dampak negatif yang dirasakan oleh tubuh dan pikiran. Rutinlah minum air setiap harinya sampai di titik di mana kamu sama sekali tidak lagi merasa haus.



Nutritionists tip:

Minumlah air putih yang bersih setiap harinya. Mungkin kamu akan merasa bosan dengan rasanya. Namun kamu bisa mengakalinya dengan menambahkan potongan buah segar (seperti stoberi, jeruk nipis, atau mint), lalu simpan di lemari es semalaman.

Kamu juga bisa mencoba mengonsumsi berbagai makanan yang tinggi kandungan air seperti timun, tomat, semangka, dan selada iceberg. Cara ini juga efektif untuk meningkatkan kadar vitamin dan fitonutrien dalam tubuh. Overall, minumlah air sekitar dua liter sehari (atau sekitar 8 gelas).


Naomi Mead adalah seorang terapis gizi and co-founder of Food First Nutritional Therapy. Serta kontributor reguler untuk Nutrition Expert for Healthspan. Follow Twitter-nya untuk mendapat informasi lebih banyak seputar kesehatan. 



(Artikel ini disadur dari Cosmopolitan UK / Perubahan telah dilakukan oleh editor / Alih bahasa: Giovani Untari / Images: Dok. Anete Lusina from Pexels, Olya Kobruseva from Pexels, Cottonbro from Pexels).

0 REACTIONS

Comments

Leave A Comment

POST COMMENT
What are you looking for?
Content of the popup
CLOSE