Celebrity

Mengenal Apa Itu OCD, Gangguan Mental yang Dialami Aliando Syarif

  by: Redaksi       28/1/2022
  • Setelah lama menghilang dari dunia industri hiburan, akhirnya aktor Aliando Syarif muncul ke permukaan mengungkapkan kondisi yang tengah dialaminya. Dalam Instagram live, Aliando mengaku sedang terkena musibah dengan didiagnosa mengalami Obsessive Compulsive Disorder atau OCD yang ekstrem.

    Sempat menjadi idola remaja wanita pada masanya, Aliando Syarief sudah lama tidak terlihat di layar kaca. Terakhir kali ia sempat bermain di film Warkop DKI Reborn 4 memerankan sosok Dono pada tahun 2020 lalu serta sinetron Keajaiban Cinta.

    Baru-baru ini Aliando mengungkapkan alasan mengapa ia tidak aktif untuk sementara di dunia industri hiburan. Aliando mengabarkan bahwa dirinya terkena musibah dengan didiagnosa Obsessive Compulsive Disorder atau OCD ekstrem.



    "Gue baru kena musibah, gue ternyata didiagnosa kena OCD, Obsessive Compulsive Disorder yang ekstrem," ujar Aliando dalam live melalui Instagram pribadinya @aliandooo pada Kamis, (27/1/2022).

    Bagi Aliando gangguan kesehatan mental OCD ini sempat dialami sewaktu SD. Sempat sembuh, namun kini gangguan kesehatan mental tersebut kembali lagi menimpa Aliando sejak tahun 2019 silam.


    "Cukup mengganggu karena itu dulu pernah kena kelas 2 SD, tapi balik lagi umur 25 sekarang. Waktu SD tuh udah selesai OCD-nya, habis itu kena OCD lagi baru 2019 akhir kemarin," kata Aliando.

    "Campur aduk ya, kita kayak berantem sama diri sendiri karena pikiran buruk itu ingin menguasai pikiran kita, otak kita gitu. Jadi kita harus lawan," tambahnya.

    Aliando mencontohnya OCD ekstrem yang dia alami hingga menggagu aktivitasnya sehari-hari. Seperti halnya terobsesi menghitung helaian rambut dan cemas jika tidak melakukannya.

    "OCD yang normal tuh mereka kalau cuma melihat misalkan buku yang gak rapih kebuka sedikit, gak enak dilihat terus ditutup lagi. Itu yang normal, kalau gue bukan itu aja sampai mandi pun harus itungan rambut." jelas Aliando. 

    Apa Itu OCD?

    Dilansir dari laman Mayo Clinic, OCD menyebabkan pola pikir dan rasa takut yang tidak diinginkan, yang mana berujung pada obsesi dan membuat kamu melakukan perilaku berulang (kompulsif). Hal ini dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan menyebabkan penderitaan yang cukup signifikan. 

    Rasa kecemasan dan tekanan yang berlebih akan diterima pada diri seseorang apabila ia berusaha mengabaikan OCD yang dialaminya. OCD yang diterima berbeda-beda, namun biasanya berpusat pada tema tertentu. Misalnya, ketakutan berlebihan akan ruangan yang tidak rapih.



    Gelaja lain dari OCD yakni:

    - Takut akan kontaminasi dan kotoran

    - Keraguan dan kesulitan menoleransi ketidakpastian

    - Membutuhkan hal-hal yang teratur dan simetris

    - Pikiran agresif atau mengerikan tentang kehilangan kendali dan melukai diri sendiri atau orang lain

    - Pikiran yang tidak diinginkan, termasuk agresi, subjek seksual, atau agama

    Meski begitu, gangguan OCD ini dapat disembuhkan. Kamu disarankan untuk berkonsultasi pada dokter jika OCD yang dialami sudah mengganggu kehidupan sehari-hari dan kesehatan mental kamu.


    (Rifqi Fadhillah / Image: Dok. Instagram/@aliandooo)