Better You

Breastfeeding Mom= Super [HOT] Woman! (2)

  by: RedaksiCosmopolitan       18/10/2013
  • Get Some Helps

    • Lubrikan
      Water-based lubricant bisa menjadi penyelamat kehidupan seksual di masa menyusui. Untuk menghindari kecanggungan, libatkan lubrikan sejak awal dengan menggunakannya sebagai alat foreplay yang sensual. Minta pasangan mengoleskannya dengan lembut pada Miss Cheerful sembari berbisik di telinganya, “I need you to touch me, honey... gently...” Lalu bebaskan diri Anda untuk menikmati aksi jemarinya selama mungkin sembari, sebaliknya, terus juga menstimulasi titik-titik terpanasnya dengan ciuman dan sentuhan lembut Anda. Saat akhirnya Anda merasa siap... Arahkan rudalnya untuk “menggempur” Miss Cheerful habis-habisan. Score!
       
    • Bra Favorit
      Jika Anda begitu takut bahwa sesi panas bersamanya akan berakhir menjadi lelucon terburuk karena ASI tiba-tiba menetes di saat Anda sedang turn on, tak ada salahnya kok untuk tetap memakai bra saat bercinta (feel free to pick your favorite one!). Katakan terus terang pada suami, Anda sangat ingin bercinta dengannya tapi cemas kalau-kalau ketakutan Anda akan terjadi, so you need him not to unhook your bra. Percaya deh, selama dia merasa diinginkan, dia tak akan keberatan memenuhi permintaan kecil itu. Bahkan, kejujuran Anda justru bisa membuatnya makin bergairah!
       
    • X-rated stuff
      Yup, bisa film, bisa buku, atau bahkan kombinasi keduanya! Pilih sendiri favorit Anda. There’s no need to be shy. Di tengah segala adaptasi yang berlangsung setiap harinya, you do deserve to have some pleasure. Dan betapapun Anda sedang tidak bergairah, seks tetap bisa menjadi hadiah ternikmat yang dapat Anda berikan bagi diri sendiri. Yes honey, it’s worth trying! Tak perlu berpikir dua kali. Segera ambil inisiatif untuk “memanaskan” diri terlebih dulu dengan bantuan film maupun novel biru pilihan Anda – kalau perlu stimulasi pikiran dan gairah Anda dengan menikmatinya setiap kali ada kesempatan! Selanjutnya, tinggal memberi si dia sinyal “nakal” untuk segera menuntaskan gairah yang sudah sukses tersulut.
       
    • The inner circle
      Seberapapun tersitanya waktu Anda untuk mengurus si kecil, jangan pernah lupakan pentingnya menjaga kebersamaan dan intimasi dengan suami tercinta. Ingat, sebelum buah cinta Anda lahir, there was the two of you, starting everything with the love you share. Dan nantinya akan tiba satu momen di mana sang buah hati bisa mandiri dengan hidupnya, and at that moment, Anda akan kembali berdua bersama pasangan. Jadi Anda mengerti, kan? Sangatlah penting untuk selalu mempertahankan percikan asmara itu. Karenanya, mulailah membuat daftar orang-orang terdekat yang Anda percaya dapat mengurus si kecil. Lalu atur satu “night away from the baby” secara rutin setiap minggunya, dengan menitipkan buah hati Anda ke inner circle itu secara bergiliran. Dengan begitu, Anda dan si diapun tetap bisa memiliki kebebasan untuk menikmati kebersamaan sesuai keinginan berdua.

    Know the tricks!

    • Kosongkan dulu payudara Anda
      Biarkan si kecil menyusu dan meminimkan pasokan ASI di kedua payudara sebelum Anda bermanuver di atas ranjang bersama pasangan. Pacu diri untuk mengambil inisiatif mengajak si dia beraksi panas. Jadikan variasi waktu kosongnya bukit kembar Anda sebagai suatu spontanitas, yang alih-alih merepotkan, justru membawa sensasi baru dalam kehidupan seksual Anda berdua! Believe it dear, he’s gonna looovve the initiative...
       
    • “Look-but-don’t-touch” rule
      Selain ketakutan akan menetesnya ASI di tengah sesi bercinta, rasa nyeri di payudara yang terasa pada awal masa menyusui bisa jadi huge turn of yang tak kalah signifikan buat Anda. Karenanya, it’s perfectly okay untuk menerapkan aturan ini sementara waktu. Katakan terus terang pada suami, dia bisa menikmati pemandangan seksi kedua bukit kembar, but please, do not touch. Woman on top merupakan posisi terbaik untuk memberinya kenikmatan visual secara mutlak. Pegang kendali permainan, dengan mengontrol ritme serta kedalaman penetrasi Mr. Happy sesuai keinginan, dan bergeraklah meraih kepuasan pribadi. Ingin makin memanaskan suasana? Bebaskan jemari Anda untuk menstimulasi kedua bukit kembar sesuai kenyamanan dan kenikmatan Anda. It won’t hurt, karena Anda sendiri yang mengendalikan sentuhannya. Tak hanya Anda yang akan mengerang penuh kepuasan, sia dia pun pasti dibuat tak berdaya menyaksikan betapa dahsyat pemandangan yang tersaji di depannya... Yes, you are the hottest! Uh oh!
       
    • Posisi terpanass – dan ternyaman!
      Jangan menyerah pada keadaan dengan menjadikan kelelahan mengurus anak serta kurangnya waktu tidur sebagai alasan untuk menunda sesi bercinta. Setelah menikmati intimnya hubungan seksual, tidur pun justru bisa lebih nyenyak, lho. Jadi, alih-alih menundanya, carilah posisi bercinta super nyaman, yang tidak mengharuskan Anda bergerak berlebihan, sekaligus tidak membebani tubuh Anda. (Prita Yani/Image:Dok.Cosmo Pregnancy)