Celebrity

Question of the Week, Answered by Gemala Hanafiah

  by: Redaksi       15/10/2014
  • Q:
    "Dear Cosmo, saya baru saja berkenalan dengan seorang pria berkewarganegaraan Australia. Well, sebenarnya dia bukan pria random sih karena kebetulan dia adalah kolega saya di head office kantor yang berada di Sydney. Awalnya kami intens berhubungan pure karena urusan pekerjaan. Tapi lama kelamaan, komunikasi kami kian intens dan.. HOT! Sampai akhirnya, ia mendapat tugas untuk memantau kantor di Jakarta dan ingin bertemu saya. To be honest, saya senang... tapi juga panik! Apa yg harus saya lakukan ketika akhirnya bertemu dengan dia ya? Saya takut ketika bertemu ternyata ia tidak sesuai dengan harapan, atau malah sebaliknya – saya yang tidak sesuai dengan harapannya. Bagaimana juga caranya agar saya tetap bisa bersikap profesional ketika akhirnya nanti bertemu? I'm sure it'll be awkward... Help, Cosmo!" - [email protected]

    A:

    "Hi, Lula! In my opinion, if you never try, you will never know. Kalau belum dicoba Anda tak akan pernah tahu apakah Anda cocok dengan si dia atau tidak. Masalah dia kolega sekantor harusnya sudah menjadi risiko yang harus Anda berdua terima dan pahami sejak awal. Sepertinya sih dari latar belakangnya, pria ini akan lebih bisa profesional dalam hal memisahkan urusan pribadi dengan urusan kantor. Tapi agar sama-sama enak, lebih baik Anda berdua membicarakannya lebih lanjut, dan ketika bertemu, usahakan untuk menempatkan profesionalitas lebih dulu di atas kepentingan pribadi. It's for your own good, dear..." - Gemala Hanafiah, professional surfer.

    Foto: Fardina Rahma Suri - dok. Cosmopolitan Indonesia