Fashion

6 Kreasi Lokal Paling Ditunggu di BFF 2014

  by: Redaksi       25/10/2014
  • Sabtu (25/10) sore di hari keempat Bazaar Fashion Festival 2014, telah diselenggarakan Mandiri Fashion Show. Acara yang berlangsung di Jakarta Convention Center ini merupakan salah satu yang paling ditunggu-tunggu oleh kaum muda penikmat fashion karena menjadi wadah bertemunya enam brand lokal ternama karya para desainer muda Indonesia – Lekat, Sere, Opi Bachtiar, Monday to Sunday, I.K.Y.K, dan Danjyo Hiyoji.  

    Lekat menjadi pembuka panggung dengan tema ‘Sidemen-demen’, sebuah penghargaan spesial bagi penduduk asli Sidemen, Bali yang telah berkontribusi besar menciptakan kain songket sebagai bahan baku koleksi mereka. Untuk menyeimbangkan nuansa tradisional dengan modern, Lekat memadukannya dengan tenun Bali yang ringan dan nyaman, yang memberikan hasil akhir berupa potongan karya nan dinamis dengan sentuhan warna cerah.

    Suasana Spring/Summer 2015 begitu terasa saat memandangi koleksi Sere yang sore itu menghadirkan beragam kreativitas tenun Masturi dalam warna fuchsia. Mengunggulkan tenun Masturi asal Bali dan menggabungkannya dengan teknik origami, membuat seluruh koleksi Sere terasa playful dan artistik di saat yang sama.



    Berbeda dengan dua show sebelumnya yang terasa manis, panggung Opi Bachtiar didominasi oleh warna hitam nan eksotis yang terinspirasi oleh savana di Sumba Timur. Permainan beragam elemen seperti leather dan manik-manik membuat tampilan tenun ikat terasa sangat berbeda.

    Panggung kemudian tampak kembali mengalun lembut dengan kehadiran Monday to Sunday yang kaya dengan siluet flowy. Perpaduan desain yang girly dan androgynous, serta upbeat sekaligus melankolis dalam motif tradisional Sengkang, terangkum dalam koleksi cantik bertajuk ‘Flux’.



    I.K.Y.K atau I Know You Know menjadi penampil selanjutnya yang terinspirasi dari kekuatan wanita di seluruh dunia dengan sejuta perannya. Kombinasi material melambai dalam warna hitam dengan tenun berwarna navy menghasilkan karya unik yang dapat dikenakan untuk acara kasual maupun formal.

    Terakhir, Danjyo Hiyoji menjadi penutup yang penuh kejutan. Tema ‘Nebula’ dideskripsikan oleh kain asal Nusa Tenggara Timur yang diolah menjadi sangat urban, yang mampu menyala dalam gelap.  Brand ini menunjukkan bahwa kain tradisional tak lagi harus terkesan kuno dan dapat tampil lebih ringan, and yes… wearable(Poppy Septia / VP / Image: dok. Harper’s Bazaar Indonesia)