Lifestyle

Book Review: Ocean Melody, Diary Si Penjelajah Ombak

  by: Redaksi       30/10/2014
  • Tak disangka, usulan spontan untuk belajar surfing dari seorang teman kuliah membuat Gemala Hanafiah akhirnya memutuskan untuk menjadi seorang surfer. Empat bulan lamanya ia bersama teman-teman belajar surfing di Batu Karas, sampai akhirnya perjalanan mencari ombak pun dimulai.

    Cerita tentang Bali dan ombaknya tetap akan tergambar di dalam buku ini, karena biasanya Bali-lah destinasi pertama yang terpikirkan jika seseorang ingin surfing. Tapi Gemala berbeda. Tak melulu Bali, ia pun menjajal berbagai pantai di Jawa untuk mencari ombak. Lebih ekstrim lagi, wanita cantik yang biasa dipanggil Al ini juga menjajal ombak-ombak ganas – yang untuk sampai ke sana saja butuh perjuangan. Salah satu contohnya ketika ia menemukan ombak di Mentawai, atau ketika ia melakukan boat trip untuk menyususri lautan Indonesia. Seriously, Anda akan banyak mendengar nama ombak yang asing di telinga.

    Lalu bagaimana dengan kisah pengalaman surfing-nya? Di buku ini, Al juga menuliskan cerita saat pertama kali ia mengikuti kompetisi surfing. Jika Anda berpikir ia meraih juara, Anda salah besar! Tapi dari kisah inilah Anda akan belajar. Kata-kata favorit Cosmo dari buku Ocean Melody, "Selalu ada saat-saat pertama untuk apa pun, dan selalu ada harapan untuk melakukannya dengan lebih baik di masa mendatang." So, buku ini bukan hanya tentang kisah perjalanan, tapi life learning yang didapat saat kita bersentuhan dengan lingkungan. (Indira Listiarini / VP / Image: dok. Gemala Hanafiah)