Better You

Cara Pintar Membeli Makanan

  by: RedaksiCosmopolitan       5/10/2015
  • Terkadang kita memiliki habit buruk membuang-buang makanan tanpa merasa bersalah. Bila Anda salah satunya, correct it ladies! Kita perlu lebih mengapresiasi sumber energi kita sehari-hari ini, dan berikut rangkaian tip dari kampanye Eat.Think.Save yang patut Anda ikuti.

    Belanja Cerdas
    Dalam hidup sehari-hari kita kerap berhadapan dengan beragam opsi, tak terkecuali makanan. Di supermarket terdekat selalu saja ada makanan “baru” yang akan menggoda Anda untuk membelinya. Padahal, you don’t really need it. Maka lebih sadarlah akan apa yang Anda butuhkan, apa yang Anda suka, dan jangan semata jadi “korban” iklan. It’s time to live smart!

    Beli Buah “Cacat”
    Oh sometimes we just can’t help it: Keputusan membeli buah sering bergantung pada kesempurnaan bentuk buah yang kita suka. Sementara buah yang sedikit “cacat” akan kita abaikan dan akibatnya buah-buah tersebut dibuang oleh para penjualnya. Next time, pilihlah juga buah yang kurang sempurna itu, ladies—mereka memiliki rasa yang sama kok. Don’t judge a fruit by its cover, please!



    Pahami Tanggal Kadaluarsa
    So, Anda beli beragam produk makanan, menyimpannya di lemari, lantas Anda baru memakannya sedikit (atau bahkan lupa pernah beli) tapi saat melihat tanggal kadaluarsanya sudah mendekati atau bahkan jatuh tempo Anda pun tanpa berpikir langsung membuangnya. What a waste! Berdasarkan aturan industri makanan, tanggal kadaluarsa sebenarnya hanya mengindikasikan peak quality (atau kualitas puncak). Banyak makanan masih bisa Anda konsumsi, kok setelah tanggal kadaluarsa, bahkan bila belum dibuka sekalipun produk tersebut masih layak santap sekitar lima bulan setelahnya. Bila mau lebih aman, taruh di kulkas setelah tanggal jatuh tempo.



    Maksimalkan Fungsi Kulkas
    Thank heavens for refrigerators—di tengah cuaca terik, “lemari ajaib” ini akan memastikan Anda tak kekurangan air minum dingin untuk ditenggak. Namun jangan abaikan juga fungsi kulkas yang satu lagi: Menyimpan dan mengawetkan makanan Anda. Sebelum Anda buat list belanja, coba cek dulu isi kulkas dan freezer Anda—betapa besar penghematan uang dan energi bila Anda senantiasa mengandalkan bahan makanan yang tersedia di kulkas terlebih dahulu untuk menu sehari-hari.


    Pesan Porsi Setengah
    Coba ingat betapa seringnya Anda tidak menghabiskan makanan lantaran porsinya terlalu besar. Again, that’s a waste of food, honey! (Tak mungkin kan staf restoran menghabiskan sisa makanan Anda?) The solution: selalu minta porsi lebih sedikit saat memesan makanan. It’s as simple as that. (Sahiri Loing / SW / Image: kicsiicsi / iStock / Thinkstock)