Better You

Perlukah Anda konsumsi suplemen?

  by: Silvya Winny       9/10/2015
  • Well, jawabannya adalah Anda tidak diwajibkan untuk mengonsumsinya karena sumber vitamin dan mineral dari makanan justru lebih ideal. Namun Anda tetap boleh kok mengandalkan suplemen, tapi baca dulu artikel berikut terlebih dahulu...


    Apakah konsumsi vitamin dan mineral Anda sudah tercukupi?
    Bila sudah maka tentu tak perlu lagi mengasup suplemen karena kelebihan vitamin atau mineral justru jadi sia-sia dan bahkan bisa berbahaya. Dalam level risiko terendah, bila Anda kelebihan konsumsi vitamin E maka Anda berisiko jadi kegemukan lantaran vitamin ini tidak larut dalam air. (Berbeda dengan vitamin C yang bila Anda kelebihan dosisnya maka akan dibuang via urine.)

    Ketahui Kadar Sesuai Kebutuhan
    Menurut studi, wanita dianjurkan mengonsumsi makanan yang sarat heme-iron (yang ditemukan dalam daging), zat besi yang berasal dari sayuran (seperti bayam), dan vitamin C. Sementara mereka yang memiliki kulit gelap atau yang kurang terekspos terhadap cahaya matahari butuh asupan vitamin D lebih besar. Bila menu—atau kegiatan—Anda sehari-hari kurang menyediakan vitamin dan mineral wajib ini maka Anda dibolehkan memakai suplemen.



    Apa Batasan Diet Anda?
    Apakah diet Anda menganjurkan makan kurang dari dua sajian per hari? Apakah Anda vegetarian? Bila ya maka kekurangan vitamin dan mineral dari diet Anda mesti digantikan dengan suplemen. FYI, seiring bertambahnya usia, tubuh kita akan lebih sulit memproses vitamin B12, maka dari itu disarankan untuk mengosumsinya dalam bentuk suplemen atau bisa juga dari fortified foods (makanan yang ditambahkan vitamin dan mineral tertentu, seperti sereal atau telur yang ditambah omega 3).



    Alami Tetap Lebih Baik
    Ya, suplemen vitamin dan mineral sebenarnya tidak bisa dianggap sebagai pengganti diet yang sehat karena makanan “asli”, selain menawarkan beragam vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh, juga mengandung banyak konten alami lainnya yang bermanfaat bagi tubuh Anda seperti serat. Kesimpulannya, boleh saja mengandalkan suplemen asalkan diet Anda sehari-hari membatasi memaksimalkan vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh. (Sahiri Loing / SW / Image: RossHelen / iStock / Thinkstock)