Better You

Hindari Dua Jenis Minuman ini Untuk Jaga Kesehatan

  by: Silvya Winny       27/10/2015
  • Apa yang tersedia di supermarket terkadang jadi opsi instan untuk mengatasi perut kosong ataupun menyegarkan dahaga. Namun, untuk kedua minuman di bawah ini, coba deh dibatasi konsumsinya, dear.

    Diet Soda
    Melihat kata “diet” pada sebuah kemasan pasti akan langsung membuat Anda berpikir minuman itu ideal untuk dikonsumsi. Think again, ladies, karena menurut studi oleh University of Texas, peminum diet soda justru memiliki kans kegemukan lebih besar (70%) dibandingkan peminum soda biasa. Ini dikarenakan penggemar diet soda akan menyantap lebih banyak kalori dari makanan. “Plus, banyak orang berpikir kalau ‘low fat’, ‘low-sugar’, atau ‘light’ berarti mengandung sedikit kalori, tapi itu tidak benar,” ujar Tim Goodson dari Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health. “Biasanya bila produsen mengurangi suatu bahan namun rasa produk mereka tetap sama, maka itu berarti mereka menambahkan hal yang lain seperti gula.” A better solution: cut all soda entirely out of your daily lifestyle.

    Energy Drinks
    Oke, Anda bukan supir truk yang gemar menenggak red bull, tapi sekarang di rak supermarket masih banyak opsi energy drink lainnya yang menawarkan, well, energi terutama bagi Anda yang habis berolahraga. Watch out for their content, karena energy drinks terkadang mengandung kafein lima kali lebih besar daripada kopi, kadar taurine (sejenis stimulan) yang tinggi, serta mengandung 50 gram gula per kaleng/botol (sama dengan 13 sendok teh gula!). Kandungan ini memang akan membuat Anda merasa enerjik, namun khasiatnya tak lama akan memudar yang pada akhirnya membuat Anda letih. Konsekuensinya? Craving for more energy drinks! (Sahiri Loing / SW / Image: nensuria / iStock / Thinkstock)