Better You

Terjawab, Pertanyaan Penting Tentang Kolesterol!

  by: Salsabila Praya       7/10/2016
  • Siapa bilang kolesterol tinggi hanya dapat menyerang orang-orang berusia lanjut? Dengan gaya hidup yang tidak teratur, ditambah dengan pola makan yang tidak sehat – seperti mengonsumsi makanan bersantan, gorengan, dan makanan berlemak lainnya – Anda pun rentan terkena kolesterol, lho!

    Kolesterol adalah jenis lemak yang diproduksi dan dimetabolisme di dalam tubuh yang mempunyai fungsi dalam pembentukan sel dan produksi hormon tertentu. Kolesterol tinggi sering terjadi tanpa adanya gejala, namun gejala yang sering timbul antara lain seperti rasa sakit kepala, pegal di belakang leher atau tengkuk yang menjalar ke pundak sampai punggung, hingga rasa kesemutan di ujung-ujung jari tangan. Perlu Anda ketahui juga bahwa secara umum kadar kolesterol pada pria & wanita hampir sama, hanya berbeda pada kadar HDL. Untuk pria maupun wanita kadar kolesterol total <200 mg/dl, LDL dan Trigliserida <150 mg/dl, dan HDL pada pria >55 mg/dl, pada wanita >65 mg/dl.

    Dear, masih ingat dengan “Tanya Dokter Ahli Seputar Kolesterol” yang diadakan oleh Combiphar dan Cosmopolitan Indonesia beberapa waktu lalu? Berikut beberapa pertanyaanyang sering diajukan oleh participant ke Dokter Carlinda Nekawaty.




    Q: Apakah susu apta+ kolesfit efektif bila dikonsumsi wanita menopause yang mengalami kolesterol tinggi & osteoporosis? Adakah pengaruh terhadap keseimbangan hormonnya? - May Susanti

    Dokter Ahli (DA): Produk susu apta+ kolesfit mengandung komposisi beta glucan yang sudah terbukti dan teruji dapat membantu menurunkan kolesterol dan menjaga kesehatan tulang. Mengenai keseimbangan hormon, saya belum dapat memastikan apakah kandungan susu ini mempengaruhi atau tidak. Namun, jika dilihat dari komposisinya, kemungkinan tidak ada yang mempengaruhi keseimbangan hormon.


    Q: Apakah obat kolesterol wajib diminum seumur hidup? Saya dan orangtua hanya mengonsumsi obat kolesterol saat leher sedikit pegal. Apakah ada efek samping apabila kita tidak rutin mengonsumi obat kolesterol? - Anita Sianipar

    DA: Obat anti kolesterol berbahan kimia baik dikonsumsi saat kolesterol lebih dari normal. Dan dosisnya perlahan diturunkan bahkan dapat dihentikan jika kadar kolesterol sudah stabil. Efek samping yang paling sering ditimbulkan adalah jika digunakan dalam jangka panjang dan tidak sesuai dengan anjuran dokter. Jadi disarankan untuk mengonsumsi obat anti kolesterol dengan petunjuk dokter.


    Q:Apa saja gejala kolesterol? Sesignifikan apa susu apta+ kolesfit menurunkan kadar lemak jahat dalam tubuh? - Juanita Wahyuni

    DA: Kolesterol tinggi sering terjadi tanpa adanya gejala, namun gejala yang sering timbul pada beberapa orang adalah rasa sakit kepala, pegal di belakang leher/tengkuk yang menjalar ke pundak sampai punggung, dan rasa kesemutan pada ujung-ujung jari tangan. Susu apta+ kolesfit memiliki kandungan beta glucanyang sudah terbukti dan teruji dalam beberapa penelitian mampu membantu menurunkan kolesterol dalam darah dengan mekanisme kerja pada metabolisme kolesterol dalam hati.




    Q: Apa saja gejala awal kolesterol? Selain menjaga pola makan dan gaya hidup, makanan atau buah apa yang paling cepat menurunkan kolesterol? Dan makanan apa yang tidak boleh dikonsumsi oleh orang penderita kolesterol tinggi? - Lilywati

    DA: Kolesterol tidak selalu menimbulkan gejala, namun gejala yang sering timbul antara lain seperti rasa sakit kepala yang disertai pegal di belakang leher/tengkuk yang kadang menjalar sampai pundak dan daerah punggung serta adanya rasa kesemutan di ujung-ujung jari tangan. Makanan atau buah tidak ada yang secara spesifik menurunkan kolesterol, namun ada beberapa makanan yang membantu menjaga kolesterol, di antaranya ikan salmon, ikan tuna, ikan kembung, ikan sarden, kacang-kacangan, dan buah alpukat. Dan makanan yang perlu dihindari di antaranya makanan cepat saji, minyak kelapa yang digunakan berkali-kali, susu full cream, dan makanan bersantan.


    Q: Dok, ibu saya umur 58 tahun & menderita kolesterol sudah lebih dari 7 tahun. Pertanyaannya apakah ini bersifat genetis dan bisa menurun ke saya? Apakah penyakit ini bisa disa disembuhkan, atau setidaknya bagaimana cara mencegah kolesterol? -Hanna S.

    DA: Secara medis, kolesterol bukan penyakit yang dapat dikatakan sembuh maupun kambuh, namun kolesterol merupakan suatu tanda atau ciri dan faktor risiko terjadinya suatu penyakit misalnya jantung. Kolesterol dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya faktor genetik atau keturunan, faktor pola makanan, juga gaya hidup. Jika Ibu Anda mengalami kolesterol tinggi, kemungkinan besar hal ini akan menurun kepada Anda. Namun hal tersebut belum dapat dipastikan dan juga dapat dicegah, yaitu dengan menjaga pola makan dan menjalani pola hidup sehat.

    Namun, jangan khawatir! Anda masih dapat menurunkan kadar kolesterol tinggi dengan cara mengonsumsi makanan rendah lemak serta susu tinggi kalsium. Apta+ kolesfit merupakan susu berkalsium tinggi yang dapat membantu mencegah kolesterol tinggi dalam tubuh.

    Selain mengandung komposisi beta glucan yang sudah terbukti dan teruji dapat membantu menurunkan kadar kolesterol, produk susu ini pun memiliki kandungan omega-3, omega-6, dan omega-9 yang merupakan bagian dari lemak tidak jenuh (kolesterol “baik”) yang dibutuhkan tubuh, dan juga mengandung kalsium tinggi, sehingga produk susu apta+ kolesfit dapat membantu menurunkan kolesterol dan menjaga kesehatan tulang

    Ladies, apakah Anda pernah mengalami hal-hal seperti pada artikel di atas? Berikan bintang dan comment untuk artikel. Dapatkan produk Susu Apta+ Kolesfit dari Combiphar untuk 5 orang terpilih!