Better You

5 Hal Mengejutkan yang Bikin Anda Ngemil

  by: Hana A. Devarianti       23/10/2016
  • Meski sudah mengonsumsi makanan berat, Anda masih saja sulit untuk berhenti ngemil. Hmmm, kira-kira apa ya yang jadi penyebab dari kebiasaan yang bikin angka timbangan terus bertambah ini? Cari tahu jawabannya di bawah ini!

     

    Anda Sedang Penuh Konsentrasi



    Anda sedang penuh konsentrasi menyelesaikan pekerjaan di kantor? Well, ini yang membuat mulut ingin terus mengunyah makanan. Konsentrasi ternyata memakan banyak energi dan kondisi ini kemudian membuat otak mengirim sinyal kepada Anda untuk segera makan. Padahal sebenarnya perut belum dalam keadaan kosong.

     

    Anda Multitasking Saat Makan

    Ya, hal sepele seperti mengonsumsi makanan berat sambil menonton TV, asik dengan smartphone, atau ngobrol dengan si dia juga bisa jadi penyebab kebiasaan ngemil. Ini karena otak tidak dapat memproses rasa, bau, dan bentuk makanan berat dengan baik ketika Anda multitasking saat makan. Sehingga, tak berapa lama setelahnya otak akan mengirim sinyal untuk makan lagi.

     

    Anda Melihat Makanan yang Sangat Lezat

    Menurut hasil penelitian para psikolog, tubuh manusia ternyata didesain untuk merasa lapar ketika melihat makanan. Jadi, jelas saja kalau Anda langsung ngiler begitu melihat posting makanan yang terlihat lezat di Instagram.

     



    Anda Kurang Minum Air

    Tubuh yang dehidrasi ternyata tidak hanya mengirimkan perintah untuk minum air saja, dear. Ia juga akan menyuruh Anda untuk untuk segera makan. Hal ini terjadi karena kebanyakaan makanan juga mengandung air.

     

    Anda Baru Mengonsumsi Makanan yang Tidak Enak

    Rasanya logis memang kalau Anda ingin makan lagi setelah mengonsumsi makanan yang terasa tidak enak di lidah. Makanan enak tersebut seolah-olah menjadi reward setelah mengonsumsi makanan yang tidak disukai. Meskipun Anda tahu kalau ini hanya keinginan si lidah belaka, bukan keinginan si perut.

     

    via GIPHY

    (Hana Devarianti/VP/Image: outnow.ch, giphy.com)